
Masih berada di sekolah SMA Husada Karya meski jam sudah menunjukkan pukul: 2 siang.
Alberto yang sudah pulang duluan bersama orang kekasihnya tidak membuat pasangan terimut Hanna dan teddy ikut dengan mereka, teddy diberikan kepercayaan untuk mengumpulkan foto-foto semua teman seangkatan dan dibantu oleh pacar setianya Hanna.
di Koridor menuju ruang guru seorang lelaki berusia sekitar 55 tahun dengan pakaian formal jas abu dan sepatu hitam pekat berjalan mencari ruang percetakan foto, beliau adalah ayahnya teddy, ayah teddy memang sengaja datang untuk menemui putranya, dirinya menyempatkan untuk mengajak teddy makan direstoran Jepang kesukaannya. bukan tidak tahu tapi ayah teddy sengaja bertemu dengan para guru pendidik untuk mengucapkan rasa Terima kasih karena sudah menjadikan putranya anak yang cerdas dan pintar.
Hanna yang tidak sengaja melihat ayahnya teddy pun berlari dan tersenyum sambil memberikan salam hormatnya.
*selamat siang ayah mertua! ( Hanna sedikit berlari dan tersenyum)
oh.. Hanna, dimana putraku teddy kau sembunyikan.. ( ayahnya teddy dengan candanya)
teddy sedang mencetak beberapa lembar foto lagi, dan aku dengan setia membantunya?
bukankah aku termasuk calon mantu idaman? ( Hanna dengan manjanya)
kurasa teddy sangat tertekan, kurasa dia perlu asupan gizi yang baik.. ( ayahnya teddy dengan candanya lagi)
kenapa ayah mertua kejam sekali... seharusnya anda jangan terlalu sibuk, lebih perhatikan gizinya darling ku!
aku harus segera kembali, mungkin darling sudah hampir mati menungguku ( Hanna dengan senyuman imutnya)
sampaikan pada anaku, aku menunggunya untuk memberikan asupan gizi yang baik Hanna cantik? ( ayahnya teddy tersenyum)
seharusnya anda memanggilku menantu kesayangan.. ( Hanna tersenyum dengan memanyunkan bibirnya)
lain kali jangan panggil ayah mertua di sekolahan, kau mengerti Hanna! ( ayahnya teddy)
__ADS_1
baiklah, kalau begitu aku akan panggil anda ayah mertua kesayangan Hanna! aku pamit ayah mertua.. ( Hanna sedikit berlari dan melempar senyumnya)
Hai! panggil aku tuan candra... ( ayahnya teddy sedikit berteriak dan senyum*)
ayahnya teddy tersenyum melihat tingkah gemas pacar anaknya itu, dirinya merasa bahagia karena teddy memiliki seorang pacar seperti Hanna, meski Hanna dari keluarga konglomerat tetapi dirinya tidak melihat status sosial anaknya itu. ayahnya teddy pun tidak jadi mengajak putranya makan diluar, dirinya memilih belanja bahan makanan dan memasaknya sendiri dirumah.
*darling aku tadi bertemu dengan ayah mertua, aku ngobrol dengan beliau, makanya lama, maafkan aku ya? ( Hanna disamping teddy)
dimana sekarang ayahku.. pasti dia ingin mengajaku makan wasabi ( teddy masih memilih foto)
selesaikan besok dan pulanglah! pasti ayah mertua tidak jadi pergi dan lebih memilih masak dirumah bersamamu ( Hanna membantu teddy membereskan foto-foto)
terimakasih sweety, kau tidak ikut bersamaku kerumah? ( teddy)
Tidak! ayahmu pasti ingin berduaan denganmu darling, ayo bereskan dan segera kita pulang ( Hanna dengan manisnya)
setelah selesai teddy pun mengantarkan Hanna pulang kerumahnya. teddy pun langsung kerumah untuk menemui ayahnya yang mungkin sudah siap dengan masakannya.
*ayah aku pulang... ( teddy)
ganti pakaianmu dan kita memasak bersama ( ayahnya teddy)
kukira sudah siap! baiklah aku akan menjadi asisten koki terbaik ayahku ( teddy dengan manjanya)
apa Hanna yang menyuruhmu cepat pulang ( ayahnya teddy sambil merajang daun bawang)
iya? dia sangat imut setelah bertemu ayah mertuanya tadi ( teddy tersenyum melirik ayahnya)
__ADS_1
ha.. ha.. kurasa benar, itulah yang membuatmu sangat terpedaya olehnya ( ayahnya teddy)
kenapa ayah tidak memesan saja, kenapa harus memasak disaat ayah sedang sibuk? ( teddy membantu masak ayahnya)
ayah hanya ingin lebih memperhatikan gizi putra ayah, cepat siapkan mangkuk dan kita makan selagi panas ( ayahnya teddy)
Terimakasih ayah untuk waktunya, anda juga harus jaga kesehatan dan seringlah pulang ( teddy menatap sang ayah)
hem! jangan pikirkan ayah, ayah pasti akan menjaga kesehatan ayah sendiri, kau harus lebih baik dan sukses dari ayahmu ini, biar Hanna bisa bahagia bersamamu nanti, cepat makanlah bihunya selagi panas ( ayahnya teddy mulai makan)
oke ayah, sebelum makan akan kuambil gambar dulu ( teddy memfoto masakan ayahnya)
apa Hanna yang menyuruhmu! ( ayahnya teddy sambil makan)
dia bilang akan memasakan apa yang ayah masak untuku ketika ayah sedang bekerja diluar ( teddy mengirimkan gambar masakan ke Hanna)
selamat makan ayah ( teddy mulai makan)
ayah sudah makan dari tadi! ( ayahnya teddy*)
Ayah dan anak itu menikmati bihun kuah kari masakan sendiri,teddy sangat lahap dengan makanya, karena memang sengaja sang ayah memasak kesukaan anaknya itu, seorang ayah dan ibu tunggal yang sangat memperhatikan anak tunggalnya itu, bagaimanapun keinginan seorang ayah untuk anaknya adalah hidup bahagia dan sukses.
teddy pun merasa sangat berterimakasih kepada Tuhan karena diberikan seorang ayah yang selalu menyayangi dan mendukung setiap keputusan yang dirinya buat, dan teddy pun berjanji kepada dirinya sendiri tidak akan pernah mengecewakan ayahnya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
jangan pelit like untuk author dong? makasih 😘
__ADS_1