
Hari berganti, waktu pun berlalu, setelah selesai dengan ujian kelulusan semua murid SMA Husada Karya pun tampak bersantai dijam kosong.
gadis manis berwajah oriental itu pun tampak sumringah dengan senyuman mengembang yang menunggu datangnya sangat pujaan hati yang berjalan menuju dirinya di sebuah taman sekolah favorit mereka.
sebuah boneka siput berwarna hijau berada ditangan orin, lelaki tampan dengan sejuta pesona itu menepati janjinya kepada kekasihnya untuk membelikan boneka yang sama dengan sahabatnya Hanna, Alberto memberikan boneka siput kesukaan orin satu hari setelah ujian kelulusan selesai.
tampan kejutan Alberto memberikan boneka siput ketika orin sedang tidur dan diberikan kepada ibunya orin.
orin yang sudah memahami kalau kekasihnya itu tak bisa romantis merasa sudah sangat bahagia, karena mengungkapkan rasa sayang tidak selalu harus dengan keromantisan, karena setiap orang punya cara mereka masing-masing.
bagaimana kalau Hanna tahu kau mempunyai boneka yang sama denganya! ( Alberto duduk disamping orin)
aku sengaja membawanya, biar semua tahu kalau pacarku yang membelikannya ( orin tersenyum kepada Alberto)
kau sangat manis hari ini... ( Alberto menatap orin)
kita sudah berjuang beberapa hari untuk masa depan, aku merasa sangat bahagia bisa sekolah di sekolah elit seperti ini, bertemu dengan teman-teman yang baik dan juga pacar yang baik pula... ( orin bicara dengan melihat langit pagi)
Tidak kusangka kita akan lulus dan berjalan dikehidupan yang sudah direncanakan, kuharap dirimu selalu disisiku orin? ( Alberto melihat orin)
aku penasaran doa apa yang kau panjatkan saat kau ulang tahun.. ( orin menatap wajah tampan Alberto)
__ADS_1
aku berdoa agar orang yang aku sayangi selalu bahagia... ( Alberto tersenyum kepada orin)
benarkah? hanya itu! ( orin)
aku bahkan sudah memimpikan ulang tahun ketika usiaku 25 tahun.. ( Alberto melamun membayangkannya)
seperti apa pesta ulang tahunmu kelak... ( orin pun terhanyut dengan halunya si Alberto)
sebuah pesta ulang tahun yang elegan, hanya dihadiri teman dekat dan keluarga tanpa koneksi bisnis...
papaku dan juga ibumu didalam satu ruangan pesta tanpamu tampak bahagia melihat kita berdua...
semua temanku sudah dewasa dan sukses dengan pekerjaan mereka masing-masing... ( Alberto membayangkan pesta ultahnya kelak diusia 25 tahun)
tak kusangka imajinasi mu sungguh luar biasa... ( orin tersenyum dan bertepuk tangan lirih)
bagaimana menurutmu...
saat itu apa kau sudah siap untuk menikah denganku? ( Alberto menatap mata orin)
apa kau sudah sarapan? ikut aku ke kantin ( orin mengandeng paksa tangan Alberto)
__ADS_1
kenapa kau tidak menjawabnya! ( Alberto berjalan sempoyongan karena orin)
aku akan menjawabnya saat itu tiba, yang penting sekarang kita lulus dengan nilai bagus... ( orin berjalan sedikit cepat)
apa harus berjalan seperti itu dirimu, kau kenapa?
memang wanita tidak bisa ditebak, hari ini good mod besok bad mod, besoknya lagi ambyar padahal tidak kenapa-kenapa... dasar wanita! ( Alberto berucap pelan)
orin merasa kikuk dengan pertanyaan kekasihnya tadi, sehingga dirinya berinisiatif mengajak Alberto ke kantin sekolah.
Alberto pun merasa sedikit kesal dengan sikap kekasihnya itu yang bisa berubah menurut keinginan hatinya.
tapi sifat manja dan juga tenang yang dimiliki orin membuat Alberto jatuh cinta setiap hari kepada pujaan hatinya itu.
entah apa yang dipikirkan orin, gadis manis itu pun sedikit binggung dengan pertanyaan Alberto, karena bagi dirinya belum memikirkan pernikahan muda sama sekali, karena bagi orin bekerja keras sewaktu muda adalah planning dirinya ketika sudah lulus dari SMA Husada Karya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Jangan lupa berikan like yang banyak kepada author...
Terimakasih 🙏😘
__ADS_1