Mimpi Musim Semi

Mimpi Musim Semi
Aku akan bercerita


__ADS_3

Waktu berlalu hari berganti pagi pun datang dengan mentari yang menyinari wajah Orin yang tampak seputih susu itu, teriakan sang ibu membangunkan gadis manis itu, Orin yang kepalanya sedikit berat karena pengaruh alkohol tadi malam membuatnya harus menghirup nafas dalam- dalam yang mungkin akan membuatnya banyak pertanyaan pagi ini kepadanya.


apa hari ini ada gempa kenapa aku melihat ada banyak barang berserakan di kamarku, aku harus segera mandi sebelum ibuku mengedor pintu dengan kemarahan level 30 ( orin)


Sang ibu yang ngomel sambil menata sarapan untuk anak gadisnya itu pun tampak begitu kesal karena orin tidak ada jawaban, padahal kamarnya dekat dengan dapur, sang ibu pun berjalan untuk melihat apakah anaknya masih tidur atau sudah bangun itu pun terhenti dengan suara ketukan pintu.


*tok.. tok nyonya ini saya Alberto ingin mengajak Orin berangkat sekolah bersama? ( al)


silahkan masuk nak al?


mari duduk dan ikut sarapan bersama juga, dari tadi ibu sudah memanggil orin tapi tidak ada jawaban, mungkin dia sedang mandi nak? ( ibu orin)


baiklah bu? mungkin Orin masih sedikit pusing ( al)


kenapa nak? apa yang terjadi dengan orin?


apakah kemarin terjadi sesuatu dengan orin nak al?


( ibu orin)


tidak bu? orin baik-baik saja, maksud al adalah akhir-akhir ini banyak tugas disekolah dan orin belum selesai karena orin harus bekerja sebelum pulang sekolah ( orin*)


orin tiba-tiba keluar kamar karena sudah selesai dengan kegiatannya yaitu mandi dan berseragam sekolah.


Orin duduk disamping kekasihnya itu dan memberi isyarat melalui makanan.

__ADS_1


*kalau begitu mari kita sarapan bersama


selamat makan nak Al? ( ibu orin)


selamat makan juga bu? ( Al)


uhuk.. uhuk ( suara tersedaknya Al) orin memang sengaja menginjak kaki Al dengan keras karena kelalaian yang hampir diucapkannya kepada sang ibu*.


*orin tuangkan air putih kedalam gelas nak Al ( ibu orin)


Alberto tidak minum air putih bu?


dia biasa minum minyak goreng ( orin*)


Orin tersenyum mengejek kepada Alberto dengan menjulurkan sedikit lidahnya, Alberto tampak sedikit malu kepada ibunya orin, sang ibu yang melihat mereka berdua hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


mereka berdua masuk kedalam mobil dan memulai perdebatan kecilnya itu.


*jika aku tidak segera keluar kamar pasti ibu akan marah padaku karena kelalaian ucapanmu itu Al!? ( orin)


aku sengaja agar kamu segera keluar kamar gadisku?


maafkan aku Orin ( Al)


aku maafkan dari pada aku diturunkan ditengah jalan ( orin*)

__ADS_1


mereka membuat sedikit lelucon di pagi hari yang tampak cerah secerah cinta mereka, Alberto tertawa kecil mendengar ucapan kekasih hatinya itu.


mereka berdua pun tiba di sekolah elit itu, dan masuk kedalam kelas untuk segera memulai pelajaran karena memang mereka berdua sedikit terlambat.


johan dan teman yang lainya tampak terlihat tenang melihat hubungan kedua sahabatnya itu, johan tersenyum kecil kepada orin dan gadis manis itu pun memberikan isyarat dengan melempar senyumnya, teddy dan Hanna yang melihatnya hanya berdehem kecil hingga saatnya guru pun datang.


selamat pagi para muridku sekalian semoga hari ini selalu dalam keadaan baik, pagi ini saya tidak akan menerangkan pelajaran saya, tapi akan memberikan tugas kelompok kepada kalian untuk mendengarkan dan meringkas apa yang akan kalian dengarkan nantinya, disini saya akan membagi kelompok menjadi lima orang dan kalian bebas mendengarkan tugas dimanapun yang penting tempat itu layak untuk pembelajaran kalian, tugas yang saya berikan kali ini mengenai cerita kehidupan, entah itu dari cerita teman kalian atau dari cerita drama yang kalian tonton, setelah kalian mendengarkan masing-masing, kalian bisa menceritakan kisah kalian nantinya, cukup disini pembelajaran nya dan saya yakin kalian paham dan mohon kerja samanya, Sekian dari saya ( ibu guru Sosiologi)


*sebaiknya kita berlima bekerja sama untuk mendapatkan nilai plus dari pelajaran sosiologi ini ( Hanna)


aku rasa bukan ini buruk han? ( johan)


bagaimana pendapatmu Al? ( teddy)


oke ( Alberto)


kalian berempat harus menyimak dan mendengarkan di cafe tempatku bekerja, karena tidak mungkin diriku ijin untuk waktu yang lama bukan ( orin)


maksudnya ( Al dan johan)


kalian berdua butuh waktu untuk mencerna pelajaran ini, itulah yang aku pikirkan ( orin*)


teddy dan Hanna tertawa mendengar penuturan orin yang secara langsung menyindir kekasihnya Al dan sahabatnya johan, karena mereka berdua memang tidak pernah serius dalam hal belajar, mereka berlima menyetujui permintaan orin.


dan mereka berlima pun berjalan bersama menuju cafe tempat orin bekerja untuk mengerjakan tugas kelompok yang diberikan oleh ibu gurunya tadi.

__ADS_1


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


__ADS_2