My ID Is Leader Mafia In The World

My ID Is Leader Mafia In The World
Back to school


__ADS_3

Hubungan Nala dan Leon semakin dekat dan baik walaupun kadang cek cok.


~oOo~


Hari ini Nala mulai berangkat sekolah lagi gaes...., ganti nama deh jadi.. Nesya. Seninnya Nesya udah balik ke sekolah karna masa skorsnya udah selesai, pas turun dari mobil, Nesya langsung di hujani tatapan aneh dari siswa siswi yang lewat tapi Nesya bodo amat.


Nesya memakai seragam lengkap dengan sepatu hitam, rambut di kuncir 2, kanan dan kiri, menggunakan softlens coklat, no make up, tas ransel merah-hitam berukuran sedang, Nesya langsung pergi ke kelasnya.


'Eh eh itu bukannya anak baru yang baru dateng 2 hari trus di skors 1 bulan kan?,'


'Iya tuh masih nyantuy ae,'


'Anak baru cantiknya ga ketulungan!,'


'Anjirrr.... cantik bener,'


'Bule coy!,'


'Minta ID line nya dong,'


Kira² itulah bacotan² siswa siswi yang liatin Nesya, walaupun Nesya masih kelas 3 semester 2 tapi cantiknya bahkan udah nyamain Tasha -bundanya-, bahkan kegeniusannya ga usah di raguin lagi.


'Bacot banget dah mereka,' batin Nesya, yang memang bersikap brandalan/bad girl di sekolahnya, sering bolos tapi nilai tertinggi.


Nesya langsung masuk ke kelas dan duduk di salah satu kursi, Nesya merasa bosan lalu seseorang menghampiri meja nya.


"Hai!," sapanya, Nesya menatapnya datar.


"Boleh duduk di sini?," tanya cewe itu, Nesya mengangguk malas lalu memalingkan wajah, cewe itu duduk di sebelah Nesya.


"Eh kenalan dulu yok, nama gw Vyone Lynn," katanya sambil menyodorkan tangan kanannya, mengajak bersalaman.


"Ga salah pake lo-gue di sini?," tanya Nesya sambil menatap Vyone datar.


"Ya iyalah, why? ada masalah?," tanya Vyone balik.


"Nope, cuma heran aja. Kita kan baru kelas 3 semester 2 tapi ngomong nya udah lo-gue aja," jawab Nesya santai.


"Oh... mau kenalan ga?," tanya Vyone sambil masih mempertahankan tangannya.


"Nama gue Yuena Nesyanie Putri panggil aja Nesya, lo bad girl?," tanya Nesya sambil bersalaman dengan Vyone, lalu melepasnya.


"Oh... gue sering bolos sih tapi nilai tetap ga boleh turun, ya... kalo lo mau nyebut gue bad girl, not problem for me," jawab Vyone.


"Gue juga bad girl kali," sahut Nesya.


"Oh iya ya, lo kan habis di hukum 3 bulan sama kepsek, hahahaha.... tapi kemaren yang lo lakuin kocak bener *****...," balas Vyone dengan tawa yang meledak.


"Yee.... gue kan ga tau kalo bapak itu tu kepsek jadi deh nyungsep selokan," jawab Nesya kalem.


"Hahaha... ok ok," balas Vyone menghentikan tawanya.


"Oh iya, gue juga denger kalo hari ini ada 7 anak baru yang dateng," lanjut Vyone.


"Oh... dah tau tuh," jawab Nesya santai.


"Hem...," gumam Vyone maklum.


Trriing... trriiingg.... trriingggg


Bel sudah berbunyi dan tak lama guru² masuk ke kelas masing², seluruh anak kelas 3A mengeluh karna pelajaran pertama adalah IPS.


"Eh... ntar kita bolos yok," ajak Vyone sambil berbisik.


"Tapi habis IPS pelajaran Olahraga, trus praktek lagi. Gue suka olahraga soalnya," jawab Nesya sambil berbisik.


"Oh ok ok, gue nurut," balas Vyone berbisik.


Nesya tak memperhatikan pelajaran IPS itu, Nesya bosan, sangat bosan begitupula Vyone, Nesya hanya memainkan pulpen di tangannya saja, Vyone malah bikin pesawat kertas trus di warnain pake pulpen yang lain, guru IPS di depan ngeliatin Nesya sama Vyone terus sampai...


"Nesya! Vyone! maju dan kerjakan soal di papan tulis," perintah guru IPS itu.


Nesya dan Vyone saling tatap trus berdiri dan menghampiri papan tulis di depan, semua siswa siswi kelas 3A merhatiin Nesya and Vyone, dengan santai mereka mengerjakan soal di palan tulis secara cepat dan ringkas, lalu mereka kembali ke kursi masing², lalu....


Brak!


Pintu di dobrak dan masuklah 2 cewe, yang satu seragam lengkap+sepatu hitam, warna mata coklat, rambutnya di kuncir sebelah kiri dan tas ransel cute tercangklong manis di pundak kiri, yang Nesya kenali sebagai Lyra.


Yang satu lagi seragam lengkap+sepatu hitam, rambut panjang kecoklatan tergerai indah dengan sebuah headphone di lehernya, warna mata coklat (padahal pake softlens, warna mata aslinya hijau) dan tas ransel terlihat di pundaknya, yang Nesya kenali sebagai Vier.


'Anak baru lagi,'


'Cabe baru,'


'Gila bule lagi,'


'Neng minta ID linenya dong,'


'Cantik bener neng, meleleh abang,'


Kalo ga salah gitu ocehan anak kelas 3A.


"Kalian anak baru ya? silahkan perkenalkan diri kalian," kata guru IPS.


"Hallo, nama gue Kimberlly Chamara panggil aja Lyra," sapa Lyra sambil tersenyum.


"Dan gue Charlotta Zavier panggil aja Vier," sapa Vier datar tanpa senyum.


"Ok, Lyra dan Vier, kalian bisa duduk di 2 kursi kosong belakang Nesya dan Vyone," jelas guru IPS.


Bla...bla... bla...


Triinggggggg..........


Suara bel ganti pelajaran berbunyi dengan nyaring, siswa siswi kelas 3A berhambur ke ruang ganti untuk mengganti dengan seragam olahraga termasuk geng Nesya (Nesya, Vyone, Vier dan Lyra).


Geng Nesya udah turun ke lapangan nih, rencananya kelas 3A bakal main basket, berhubung mau ada lomba basket jadi seleksi sekalian, Nesya memutar bola matanya malas untuk kesekian kalinya saat gengnya di rayu habis²an sama kakel.


Secara Nesya yang berkulit putih bersih (kenapa bersih? karna pori² kulitnya hampir ga keliatan) nan halus, bermata coklat (softlens), berambut hitam panjang di kuncir 2, bibir kecil merah muda, bodygoals, mata agak sipit, deretan gigi putih yang terlihat manis nan imut, hidung kecil mancung, tinggi semampai dan bule di mata mereka.


Vier berkulit putih, bermata coklat (softlens), rambut tergerai panjang kecoklatan, tingginya lebih tinggi dari Nesya, bibir sedang merah ranum, mata sedang, bodygoals, hidung mancung and bule.


Lyra berkulit putih langsat, bermata coklat alami, rambut hitam dikuncir 1 sebelah kiri, bibir sedang merah ranum, mata sedang, tinggi di antara Vier dan Nesya, hidung agak pesek, bodygoals dan asiatic.


Vyone berkulit putih langsat juga, bermata coklat alami, rambut hitamnya tergerai hingga ke pinggul, hidung agak pesek, bibir sedang merah ranum, tinggi tak jauh beda dengan Nesya, bodygoals dan asiatic juga.

__ADS_1


Why main basket? kelas 3 SD? jangan salah bro and sis, sekolah ini udah go internasional lho, jadi jangan heran kalo kelas 3 udah di ajarin basket.


"Selamat pagi semuanya!," sapa laki² yang terlihat seperti leader tim.


"Pagi....!," jawab mereka semua, geng Nesya hanya menjawab dengan malas.


"Hari ini kalian akan di seleksi basket baik laki² maupun perempuan, harap bersiap," jelas si leader.


Semua sudah membuat formasi termasuk Nesya dkk, mereka berempat di barisan terdepan sambil nungguin guru olahraga dateng mereka di suruh pemanasan, setelah beberapa menit pemanasan guru olahraga mereka masih belum dateng, Nesya dkk bosen dan males.


"Gaes kalian bisa basketan kan?," tanya Nesya agak berbisik.


"Bisa!," jawab mereka bertiga serentak.


"Good, kita basketan, gue ambil bolanya dulu," kata Nesya, mereka bertiga mengacungi jempol mereka pada Nesya.


"Kak, boleh kita pinjem bola basket nya?," tanya Nesya pada si leader.


"Boleh, nih pake aja," jawab si leader sambil memberikan sebuah bola basket dan tersenyum.


"Makasih, kak. Kakak baik deh," puji Nesya sambil tersenyum tipis membuat si leader agak malu.


Nesya memanggil ketiga temannya dan mulai bermain basket, anak² yang lain cuma ngeliatin dari kursi penonton, kakel² yang jago basket cuma merhatiin dari pinggir lapangan, Nesya memulai, dia mendribel bola dengan lihai membuat kakel² ternganga, Vier berkelit dan mencoba merebut bola tapi gagal, Vyone dan Lyra juga sampai Nesya mencetak angka dari luar area 3 angka.


Shot! 3 poin


Terdengar tepuk tangan yang riuh dari kakel², kemampuan geng Nesya ga bisa di anggap remeh dan Nesya juga ga nyangka kalo Vyone jago juga main basket.


Shot! 2 poin


Shot! 3 poin jadi 8 poin (ditambah 3 skor punya Nesya)


Shot! 3 poin


Shot! 2 poin


Sekali lagi tepuk tangan terdengar dengan riuh bahkan yang masih berada di kelas menengok keluar untuk melihat permainan mereka, Vier kepanasan, mukanya mulai memerah, Vier duduk di kursi penonton sambil meminum sebotol air, banyak siswa dari berbagai kelas ngasih Vier air sebotol tapi ga ada yang di terima.


"Gimana keadaan lo?," tanya Vyone pada Vier.


"Lumayan lah," jawab Vier datar sambil memberikan botol² minuman pada Nesya, Lyra dan Vyone.


"Thank's say," ujar Lyra.


"Wah wah, ga nyangka kalo kalian jago main basket ya," puji si leader sambil tepuk tangan dan mendekati geng Nesya.


"Makasih atas pujiannya," jawab Vier dingin.


~oOo~


Di kelas 5A, lantai 2.


"Wuih keren amat," puji salah satu siswa.


Leon dan Arya masuk satu kelas, kelas 5A, Feter dan Dika entah dapet ilham apa juga satu kelas, kelas 4B.


"Leon! liat deh," ajak Arya yang duduk di sebelah Leon.


Leon menoleh ke arah lapangan agak malas tapi raut wajahnya berubah saat melihat Nesya dkk yang beraksi, Leon menopang kepalanya dengan tangan kanan, dia menatap Nesya dkk yang sedang bermain basket dengan asyiknya, Arya juga liat tapi susah karna posisinya kurang menguntungkan, Leon di dekat jendela sedangkan Arya di sebelahnya.


~oOo~


Di kelas 4B, di lantai 2 ga jauh dari kelas Leon dan Arya.


"Wow... itu dekel?," tanya salah satu siswa dengan terpukau, semua murid melihat ke arah lapangan dari jendela termasuk si bacot Dika dan peramal jitu Feter.


Setelah melihat sekilas Feter kembali ke kursinya, sedangkan yang lain masih fokus pada geng Nesya, Feter mengambil kartu nya, dan entah mengapa Feter malah mengocok kartu cops (14 kartu).


'Cops? ada apa ini?,' batin Feter bertanya tanya.


Saat dia meletakkan kartu² itu di meja dengan posisi gambar di bawah dan mengambil salah satunya.


Kartu two of cups!


DUARRR!!!


"Two of cups? why?," gumam Feter terkejut dan penasaran.


Di buka buku ramalannya dan...


Menyatukan Hati – Cinta – Daya Tarik – Kasih sayang – Persahabatan dan Kemitraan.


Diskusi dengan teman anda atau meminta pendapat untuk menyelesaikan masalah kepada rekan anda


Artinya:


Cinta, keharmonisan dan kepuasan emosional dalam hubungan. bahagia berhubungan dengan rekan-rekan. membuat rencana untuk masa depan. Persahabatan. Kejujuran. Koneksi emosional dan komunikasi. Kekasih yang baik. Teman yang baik. Dukung. Keterbukaan. Lingkungan kerja yang sehat. Rumah yang bagus. Keutamaan di semua bidang kehidupan.


Arti Kebalikannya:


Hubungan bermasalah mengarah ke perpisahan atau perceraian.pemisahan jangka pendek. gangguan komunikasi. menentang pendapat. nafsu


'Ada apa sih? kenapa two of cups yang keluar? semoga arti yang sesungguhnya bukan arti kebalikannya,' batin Feter berkecamuk.


Feter terdiam sambil menatap kartu two of cups di tangannya sampai guru datang dan teman²nya kembali ke tempat duduk masing².


"Feter! lu kenapa si? woi!," seru Dika sambil agak berbisik.


"A ah? ada apa?," tanya Feter agak gelagapan sambil menoleh sekilas ke arah Dika lalu membereskan kartu² copsnya.


"Ada guru, lo kenapa si?," tanya Dika lagi.


"Gapapa kok," jawab Feter.


"Ouh... yodahlah," balas Dika acuh.


Mereka kembali belajar, Feter kurang fokus pada pelajaran, pikirannya berkecamuk memikirkan kartu two of cups yang dia dapatkan.


~oOo~


Siswa siswi kelas 3A sudah menyelesaikan pelajaran olahraga, yang jelas geng Nesya dapet nilai tertinggi, mereka sudah berganti pakaian menjadi seragam sekolah.


"Wuih... tadi lo keren banget sumpah!," puji Vyone.


"Thank's lah, bro," jawab Lyra PDnya.

__ADS_1


"Lah kok elu yang jawab? orang gue ngomong ke Nesya ama Vier kok," sahut Vyone.


"Ye... kamvret," kata Lyra datar, Vier tersenyum tipis, sangat tipis dan Nesya terkekeh kecil.


"Bentar lagi bel istirahat kan?," tanya Nesya.


"Ho'oh," jawab Lyra dan Vyone bersamaan.


"Bolos kuy," ajak Vier.


"Kuylah," ujar Lyra.


Mereka ber-empat langsung pergi ke kantin setelah usai berganti pakaian, mereka duduk di salah satu kursi di kantin dan memesan makanan.


"Kalian mau makan apaan?," tanya Nesya.


"Gue nasgor sama es teh aja," jawab Vier.


"Gue samain aja," sahut Vyone.


"Gue juga," balas Lyra.


"Ok. Bu, nasgornya 4 sama es tehnya 4," teriak Nesya pada ibu kantin.


"Siappp," jawab ibu kantin sigap.


"Eh kalian ini udah pada kenal ya?," tanya Vyone.


"Iya," jawab Lyra santai.


"Widih... kok bisa?," tanya Vyone dengan wajah terkejutnya.


"Ya bisa lah, ogeb kao," jawab Vier datar.


"Hm... kenapa si elu datar+dingin?," tanya Vyone pada Vier.


"Gue? gue cuma ga terlalu akrab sama orang yang baru gue kenal," jelas Vier melembut.


"Ntar kalo lo udah kenal sama dia, lo bakal tau seberapa absurdnya dia, puft... Hahahaha....," jelas Lyra, tawa Nesya dan Lyra meledak, Vier menatap mereka datar.


"Ohh....," dan Vyone hanya ber-Oh-ria.


"Ini nasgor dan es tehnya," kata bu kantin sambil memberikan 4 piring nasgor dan 4 gelas es teh.


"Terima kasih, bu," ucap Nesya dkk.


Nesya dkk makan dengan lahap sampai jam istirahat pertama berbunyi, siswa siswi sekolah ini mulai berhambur keluar kelas yang membosankan, banyak kakel dan dekel yang pengen duduk di dekat gengnya Nesya, gak lama gengnya Leon dateng ke kantin sampe kantin riuh banget.


"Eh kita boleh duduk sini ya?," tanya Dika.


"Duduk aja si," jawab Lyra acuh, Leon dkk duduk di dekat Nesya dkk dan memesan makanan.


Brak!


"KAGET! ANY*NK," latah Vyone.


Meja tempat Nesya dkk di gebrak sama seseorang membuat perhatian tertuju pada mereka, Nesya melihat si empu sekilas lalu melanjutkan acara makannya yang terganggu, Vier juga, Lyra menatap si empu tajam setajam silet dan Vyone biasa aja.


"Minggir kalian! gue mau duduk di sebelah Leon!," seru si cewe yang udah ganggu acara makan Nesya.


"Duduk tinggal duduk apa susahnya," jawab Vyone kesal.


"Ga punya pantat kali, puft... Hahahaha..," ejek Lyra.


"Iya kali ya, Hahahaha....," sambung Vyone.


"Heh! kalian itu kelas berapa sih??! ga sopan!!," tanya cewe di sebelah si bangs*d (cewe yang gangguin Nesya dkk jadi kita panggil aja si Bangs*d).


"Kita? kita kelas 3A, kenapa? ada masalah, mulut² kita kok situ yang ribut," jawab Lyra santai.


"Tau tuh, ganggu aja," sahut Nesya.


"Kalian! kita kelas 5C! kalian harus hormati kita! sopan dikit napa?! udah sana minggir," bentak cewe yang lain di sebelah si bangs*d.


"Oh.. minta kita sopan? ya anda harus sopan, minta kita hormati, lu pikir lu apaan pake di hormati segala, emang lu bendera, hah?!," ujar Vyone ngegaz.


"Good job, Vyon," puji Vier.


"Ga usah ngegaz lah coy," balas Nesya.


"Kezel aku tu," jawab Vyone.


"Mantab kali lah kao," puji Lyra.


"Ehehehe... kira² gue kaya tadi bisa menang penghargaan ga ya? ," tanya Vyone sambil terkekeh.


"Mana gue tau," jawab Lyra, Vyone melanjutkan acara makan nya dan mengacuhkan si bangs*d dkk, merasa terasingkan si bangs*d dkk nyari masalah lagi.


"Woi!," seru si bangs*d.


"Lah masih ada di sini rupanya si bangs*d, kupikir dia udah mati di caplok gajah," ejek Lyra.


"Ya kali gajah makan orang," saut Vier.


"Kali aja gitu, gajah purba wkwk," sambung Lyra.


Leon dkk ga keganggu sama adu bacot Nesya dkk VS si bangs*d dkk, mereka malah asyik makan makanan yang mereka pesen.


"Ih... Leon😍😘, masa mereka ga mau pindah si," ujar si bangs*d manja bikin eneg.


"Maaf anda siapa ya? saya ga kenal," balas Leon dingin.


"Puft... si Leon ga kenal rupanya, xixixi," ejek Lyra sambil nahan tawa.


"Cuma ngaku² dia tuh," balas Vyone nahan tawa juga, karna merasa malu si bangs*d dkk pergi dari kantin.


Bersambung....


~oOo~


Sorry buat kata²nya yang ga sopan, so ini biar lucu aja gitu


Next eps juga mungkin ada kaya gitunya (kata² kasar)


Sorry ya gaes... bye..

__ADS_1


__ADS_2