My ID Is Leader Mafia In The World

My ID Is Leader Mafia In The World
Alex and Alexa


__ADS_3

3 detik setelah perbincangan singkat itu ruang tengah penuh dengan anak² yang mau kentang goreng.


~oOo~


"Hooaaammm...," Nesya menguap lebar, tentu saja Nesya menggunakan etikanya karna memang sudah terbiasa.


"Dih, ngantuk lo?," tanya Vyone.


"Tau nih, biasanya semangat banget kalo di ajak kesini," sahut Lyra.



Disini lah mereka berada, di perpustakaan daerah, terlihat kuno memang tapi banyak ilmunya.


"Gue ngantuk anjer, lagian kalo disini paling gue cuma numpang tidur kalo kaga cari buku ilmiah," balas Nesya.


"Yaelah, elu mah kebiasaan," balas Vier datar.


"Udehan ngobrol nya, yok cari bukunya kita kan harus blajar," sahut Vyone sambil berdiri.


"Iye ibu negara," balas Vier, Nesya dan Lyra bersamaan dengan nada malas.


"Anj*rr, buruan woy!," balas Vyone ketus.


"Sttt," ujar Nesya sembari meletakkan telunjuknya di bibir.


"Di perpus jan brisik paok," sambung Nesya berbisik.


"Yeuh, bodo amat," balas Vyone dengan cengiran lebar.


"Yosh lah," ajak Vier.


Mereka berpencar mencari buku di tempat yang berbeda.


"Ngapain sih kita di suruh nyari buku referensi buat gituan doang," gerutu Nesya sebal sembari mencari buku.


Nesya mencari buku dan menemukan buku yang dia cari di rak atas, Nesya mencoba menggapainya tapi ga berhasil.


"Aelah ngapain sih pake di taro di sana, ga tau apa ada orang yang masih pendek," gerutu Nesya makin kesal, dia melompat dan berjingkat jingkat guna menggapai buku itu.


"Butuh bantuan?," tanya seseorang dari arah belakang Nesya, dari suara nya sih cowo.


Nesya menoleh ke belakang lalu berkata....


"Ngapain lo disini?," tanya Nesya.


"Nyari buku lah ya kali mau main basket," jawabnya.


"Dih au ah, bantuin gue Lex. Susah tau ngambil bukunya," ujar Nesya.


"Iye², makanya jadi orang jan pendek²," ejek Alex sambil mengambil buku dan memberikannya pada Nesya.


"Anj*r lo!," balas Nesya merebut buku di tangan Alex.


"Di perpus jan treak² ogeb," tegur Alex dengan senyum.

__ADS_1


"Hilih, thanks," balas Nesya kesal lalu pergi meninggalkan Alex setelah mengucapkan terima kasih.


"Nes, gue masih sayang sama lo dan gue harap lo mau nerima gue. Gue tau semua hal tentang lo, tapi please terima gue walaupun lo pernah nolak gue," gumam Alex sembari.


Info : Masih ingat kan tentang Nesya yang di tembak di rooftop? dialah Alex, orang yang menembak Nesya dan berharap dia bisa berpacaran dengannya. Sebenarnya Alex terobsesi dengan Nesya sampai² dia mencari tahu semua tentang Nesya tapi tentunya Alex ga bisa tau lebih banyak lagi karna info Nesya/Nala terkunci di lautan internet terdalam (Overdark web)


~oOo~


Lautan internet dibagi menjadi beberapa bagian :


-Umum/terbuka (Open web), untuk orang² awam yang mencari info seperti di g***le dan beberapa web lainnya.


-Deep web, biasanya hacker yang bisa memasuki deep web guna mencari info.


-Dark web, sangat sulit di tembus dan mungkin hanya bisa di tembus Leon, Nala/Nesya, White, Lisa (hacker baru yang super jenius tapi masih di bawah Nesya/Nala dan Leon) dan 6 hacker yang terlampau jenius tapi masih di bawah Nesya/Nala, yap hanya 10 orang bisa masuk kesana.


-Overdark web, bagian terdalam dari lautan internet, hanya Nala dan Leon saja yang bisa masuk.


Orang² hanya tau sedikit tentang internet sedangkan hacker memahami setiap bagian internet walaupun ga rinci² amat, tapi mereka tau jenis web.


~oOo~


"Kak, kenapa bengong? ayo dong bantu cariin bukunya," ujar seorang anak perempuan cantik 4 tahun lebih muda dari Alex yang berusia 13 tahun.


"Iya sabar dong Alexa, perpus ini kan luas," balas Alex yang baru sadar dari lamunannya.


"Hm... tadi aku lihat kakak ketemu seseorang, apa dia orang yang kak Alex suka?," tanya Alexa.


"A ahh... iya, tapi dia belum mau menerima kakak jadi... ya sudahlah kakak akan tetap mengejarnya," jawab Alex dengan senyum.


"Iya, Alexa sayang. Udah ayo cari lagi bukunya," ajak Alex.


Back to Nesya dkk


"Woaahh... udah banyak banget bukunya," ujar Nesya begitu kembali ke meja tempat mereka berkumpul.


"Wo iya dong dari pada elu yang baru bawa 1 buku," balas Lyra.


"Dih walaupun cuma 1 buku tapi palingan gue yang paling bagus referensinya, wkwk," balas Nesya sambil tertawa kecil.


"Iye dah caya kok, secara kan elu hacker paling jenius di muka bumi," balas Vyone.


"Woi, tu muka kenapa sat? kek baru nabrak dinding aje lu," ejek Nesya.


"Gegara si bocah gue jadi kejedot tembok nj*r," balas Vyone kesal.


"Awokawokawok😂," Lyra dan Nesya tertawa kecil kan ga mungkin mereka ketawa keras di perpus bisa² malah di depak keluar.


"😂," Vier ikut terkekeh pelan sejenak lalu kembali fokus.


SKIP


Nesya dkk udah nyelesaiin tugas mereka, mereka langsung pergi ke supermarket guna membeli air minum karna tenggorokan mereka sudah kering, mereka beristirahat sejenak di depan supermarket yang memang di sediakan tempat duduk.


"Capek bat gila," gerutu Vyone setelah meneguk minumannya.

__ADS_1


"Iye anj*r, besok² gue kaga mau kesitu lagi dah. Jenuh," balas Lyra.


"Mendingan ke markas, maen game, nonton drakor ato latian gitu," sambung Lyra.


"Lanjutkan mamank," comment Vier.


Mereka melanjutkan pembicaraan sampai ada seorang anak perempuan yang di ganggu preman, Nesya berdiri dan menghampiri preman² itu.


Setelah beberapa menit Nesya bisa mengurus preman yang berjumlah 5 orang, buru² Nesya menghampiri anak perempuan tadi yang ternyata adalah Alexa.


"Dek, kamu gapapa?," tanya Nesya sembari menenangkan Alexa.


"Gapapa kok kak, makasih ya udah nolongin Alexa," jawab Alexa polos.


"Oohh.. jadi nama kamu Alexa?," tanya Lyra yang sudah menghampiri Nesya diikuti kawan²nya.


"Iya kak...?," ujar Alexa menggantung.


"Oh iya, nama kakak Nesya dan ini Lyra sedangkan yang itu Vyone trus yang datar banget itu Vier panggil aja dinding," jawab Nesya mengejek Vier di akhir kata.


"Haha... Salken kakak², namaku Alexa. Senang bertemu kalian," balas Alexa sambil tersenyum.


"Eh, kesana dulu yuk. Duduk² dulu daripada disini kan panas,” ajak Vyone.


Sejak saat itu mereka akrab dengan Alexa tapi Alex ga tau tentang hal itu karna dia tadi di suruh pulang ke Inggris, ya Alex adalah blasteran Inggris-Indo, Alex punya seorang adik kandung tapi dia bukanlah Alexa, Alexa hanya adik angkat Alex, orang tua Alex menghilang bersama adik kandung Alex.


Seminggu kemudian


"Alexa baek trus asik juga ya," ujar Lyra di ruang tengah.


"Ho'oh walau kadang polos nya masih keliatan tapi wajarlah," balaa Vyone.


"Eh eh, kita bentar lagi lulus ga sih," ujar Vier menunjukkan sikap hangatnya.


"Masih beberapa bulan lagi, Vier," balas Nesya.


"Iye maksud gue gitu," ralat Vier datar.


"Lu kaya pengatur suhu dah," celetuk Vyone.


"Maksud lu?," tanya Lyra, Nesya dan Vier ga maksud.


"Si Vier, kadang dingin kek es batu trus kadang jadi pemarah kek penggorengan abis itu b aja kek human, kaya pengatur suhu tau kaga," jawab Vyone.


"Eh iya anj*r," balas Lyra.


"Awokawokawok ada julukan baru buat si Vier guys," sahut Nesya.


"Si pengatur suhu and si dinding," sambung Vyone.


Mereka bertiga tertawa kencang, Leon dkk masih di sekolah karna di sekolah mereka lagi ada acara, btw itu masih jam 4 sore guys.


Bersambung...


~oOo~

__ADS_1


Sorry pendek bat, cuma lebih dari 1100 kata doang🙏.... maapppppp🙏🙏


__ADS_2