
Yup, kali ini author bakal cerita tentang Kakashi, Yi Fan, Wang sik dan Lina nih, kalo ga suka/jelek mohon maaf ya
HAPPY READING...
#Mendirikan TAC dibawah perintah Nala
#Didirikan oleh Nala dan dibangun fondasinya oleh keempat orang kepercayaan Nala
#Lina, Wang sik, Yi Fan dan Kakashi. Selamat Berjuang! Fighting!
~oOo~
✌Flashback on✌
Malam itu setelah Nala berbincang tentang membuat TBB dan TAC, Nala memanggil Yi Fan dan Kakashi pada malam itu, pukul 10.30 malam, mereka menemui Nala di ruang santai tak jauh dari kamar mereka.
"Ada apa nona memanggil kami pada larut malam?," tanya Yi Fan sopan, saat ini dia dan Kakashi sedang duduk di sofa depan Nala.
"Aku punya tugas untuk kalian, apa kalian sanggup?," ujar Nala serius.
"Kami menyanggupinya, nona," jawab Kakashi mantap.
"Aku membuat organisasi pembunuh bayaran bernama The Assassin Club atau TAC, TAC ini akan berpusat di negara ini bersamaan dengan The Big Bos atau TBB, jika pusat TBB di kota C maka TAC di kota B, yang letaknya di Jawa barat," jelas Nala.
"Jadi nona ingin kami pergi ke kota B di Jabar untuk mendirikan TAC?," tebak Ui Fan, Nala mengangguk.
"Ya, kalian mencari tempat untuk dijadikan markas lalu cari anggota² nya, kita punya tingkatan dan aturan di TAC," jelas Nala.
"Lalu bagaimana kami akan menjalankan bisnis ini?," tanya Kakashi.
"Sebentar, kita bahas tingkatannya dulu ok," ujar Nala, Kakashi dan Yi Fan mengangguk setuju.
"Ini urutan tingkatannya," lanjut Nala sambil menunjuk pada kertas di meja, Kakashi dan Yi Fan mengamati tulisan di kertas itu.
Supaya lebih jelas, ini tingkatan TAC :
Wood/kayu adalah orang awam.
Silver/besi awal-menengah adalah orang yang memiliki kemampuan bela diri seperti preman dan lainnya juga pernah bunuh orang mungkin.
Silver/besi akhir adalah orang yang jauh lebih kuat dari Silver awal-menengah pastinya, dan dapat menahan 1-5% kekuatan 7 orang pendiri juga berkemampuan biasa.
Gold/emas adalah orang yang bisa menerima 5,1-20% kekuatan 7 orang pendiri dan berkemampuan cukup.
Zamrud adalah orang yang bisa menahan 20,1-50% kekuatan 7 orang pendiri dan pastinya berkemampuan hebat.
Diamond adalah orang yang bisa menahan 50,1-65% kekuatan 7 orang pendiri, kemampuannya lebih baik dari tingkat Zamrud.
Diamond hill adalah orang yang kemampuan dan kekuatannya hampir setara/setara dengan 7 orang pendiri.
Master adalah orang yang jauh lebih kuat dari 7 orang pendiri.
Sepertinya TAC akan menjadi organisasi yang sangat kuat dan ketat mengingat ketujuh pendirinya benar² kuat.
"Itu artinya kami tingkat Gold?," tebak Yi Fan.
"Ya, kalian tingkat Gold tapi kekuatan dan kemampuan kalian seperti 5-10% kekuatanku," jelas Nala.
"Siapa saja tingkat Diamond hill?," tanya Kakashi.
"Aku dan Leon," jawab Nala.
"Diamond?," tanya Yi Fan.
"Belum ada," jawab Nala.
"Master?," tanya Kakashi, mereka terus memberikan pertanyaan bergantian.
"Kak Gu mungkin, kakek dan Jendral," Nala menjawab semua pertanyaan itu, dia paham jika mereka penasaran.
"Zamrud?."
"Kak Alfie, tapi cuma 51% kekuatan ku saja."
"Gold?."
"Kalian berdua, Wang sik, Lina, Arya, Feter dan Vier."
"Silver akhir?."
"Dika dan Lyra."
"Silver menengah?."
"Karina, Veronica, pak Dicky, bi Maya, Mei dan Wendy."
"Silver awal?."
"Anggota TDB, juga anggota TBB nanti, jika ada yang lebih bagus maka tingkatnya akan naik juga."
"Kapan kami berangkat?," tanya Yi Fan.
__ADS_1
"Sekarang," jawab Nala datar tapi serius, mereka tersentak tapi akhirnya mengangguk setuju.
"Aku sudah transfer ke rekening kalian untuk membeli markas dan fasilitas nya," lanjut Nala.
"Selalu gunakan penyamaran, ajari itu juga ke anggota TAC nanti," sambung Nala.
"Kami mengerti, nona," jawab mereka sanggup, mereka membicarakan bagaimana mendirikan bisnis ini dan bagaimana cara kerjanya.
Malam itu juga atas perintah Nala, mereka pergi ke kota B di Jabar untuk mendirikan TAC.
✌Flashback off✌
Sekarang Yi Fan dan Kakashi beristirahat sejenak di rumah kecil kosong di sekitar perbatasan kota, juga di sebelah hutan kota B, mereka ijin 2 minggu pada pihak sekolah.
"Kita akan ke pusat kota?," tanya Yi Fan.
"Ya, kita cari markas dulu di sekitar sini, tapi kita istirahat dulu sebentar," jawab Kakashi.
Mereka beristirahat dari pukul 4 pagi sampai pukul 7 pagi, hanya 3 jam memang tapi untuk mereka tak masalah.
"Cari markasnya atas nama nona muda kan?," tanya Yi Fan memastikan.
"Iya, lalu kita beli penyamaran untuk itu," jawab Kakashi.
Mereka pergi mencari gedung bertingkat yang bisa dijadikan markas, mereka menemukan sebuah gedung bertingkat 7 yang kosong dan bobrok tapi itu berguna untuk mereka, mereka membeli gedung itu juga daerah sekitarnya, Yi Fan dan Kakashi diam² merenovasi bagian bawahnya, untung saja ada basement yang bisa digunakan untuk menampung alat².
Besoknya Wang sik datang untuk mengecek.
"Ini markasnya? luas juga ya," puji Wang sik.
"Begitulah, kenapa kau di sini?," tanya Yi Fan.
"Oh, nona menyuruh ku memeriksa keadaan kalian, lalu membuka cabang di tempat lain," jawab Wang sik.
"Sendirian?," tanya Yi Fan lagi.
"Tentu saja tidak, Lina akan menemaniku, nona dijaga oleh mereka jadi kami tak khawatir," jawab Wang sik dengan nada sedikit bercanda.
"Lina mana?," Yi Fan kembali bertanya.
"Langsung survei, dia nitip salam buat kalian, aku juga cuma liat² doang kok, aku pergi dulu ya, bye," jawab Wang sik, dia pergi sambil melambaikan tangannya pada Kakashi dan Yi Fan.
"Ok, hati² bro," balas Kakashi.
"Yoi," sahut Wang sik.
2 hari kemudian, Yi Fan dan Kakashi memutuskan pergi ke pusat kota B untuk mencari anggota, hari pertama mereka tak menemukan anggota tapi untung menemukan penyamaran, hari selanjutnya mereka pergi ke pusat kota lagi.
Yi Fan dan Kakashi berpencar mencari anggota.
Yi Fan mengikuti para preman itu ke gang yang buntu, pria kecil itu terpojok, dia mencoba melawan tapi dari cara bela dirinya saja sudah terlihat tidak bisa bela diri, Yi Fan mengamati dengan baik pertarungan itu, si pria kecil kalah telak melawan segerombolan preman itu, Yi Fan sudah tak tahan lagi melihat nya.
"Hei..! kalian tak malu melawan anak kecil?!," seru Yi Fan sarkatis mengejutkan mereka.
"Eh dek, jangan ikut campur deh kalo ga mau babak belur," balas salah satu preman.
"Oh, tapi kalo kalian mencoba melakukan sesuatu padanya, jangan harap bisa kabur tanpa lecet," ancam Yi Fan dengan tatapannya.
"Aduh... takutnya," ujar preman lain dengan nada sarkatis lalu tertawa berjamaah, Yi Fan menajamkan tatapannya membuat mereka agak merinding.
"Pergi!," suruh Yi Fan dingin.
"Cih.. emang adek kecil siapa?! beraninya nantang kita," balas preman² di dalam mata mereka sebenarnya takut tapi harus tetap garang sebagai preman apalagi di hadapan anak kecil yang mereka anggap remeh.
Yi Fan maju dan menendang salah satu preman hingga terpental dan terpojok di dinding, yang lain terperangah melihatnya, Yi Fan tak banyak omong saat di pertarungan, Yi Fan sebenarnya sudah cukup lama tak berkelahi seperti ini sekalian 'sekalian latihan sama samsak berjalan' itu kata² yang sering di ucapkan Nala saat bertarung.
Bugh...
Lagi² 1 preman terpental, lalu sisanya sudah terkapar di tanah, Yi Fan menatap mereka dingin hingga membuat mereka agak merinding.
"Hei kau, kau baik² saja bukan?," tanya Yi Fan melembut.
"Hem...," dehemannya mengatakan 'ya', para preman itu diam² pergi meninggalkan Yi Fan dan pria kecil itu.
"Siapa namamu?," tanya Yi Fan.
"Ryuki," jawabnya singkat.
"Dimana rumahmu?," tanya Yi Fan beruntun.
"Aku tak punya rumah," jawabnya dingin dengan ekspresi datar.
"Keluarga?," tanya Yi Fan lagi, dia agak terkejut melihat perubahan ekspresi orang di depannya.
"Keluargaku mati saat kebakaran," jawabnya dingin tapi Yi Fan dapat mendengar kekecewaaan dan kesedihan mendalam dari suaranya.
"Kau mau ikut denganku? menjadi orang yang ditakuti dan disegani? dan bisa berdarah dingin?," tawar Yi Fan.
"Apa maksudmu?," tanyanya bingung.
"Ikutlah bersamaku, nonaku mendirikan sebuah organisasi, apa kau mau bergabung?," tawarnya lagi.
__ADS_1
"Organisasi apa?," tanyanya balik dengan ragu.
"The Assassin Club," jawab Yi Fan pelan di telinga Ryuki.
"***-assassin?," gumam Ryuki tercekat, bagaimana tidak Assassin artinya pembunuh bayaran, itu berarti organisasinya termasuk organisasi gelap.
"Kau jadi memiliki tujuan untuk tetap hidup, kau akan mendapat banyak uang, dan kau bisa melampiaskan kemarahanmu, dan juga kau bisa membalas dendam pada orang lain, jika memang ada," ujar Yi Fan.
Terselip keraguan di mata Ryuki tapi dia benar² ingin membalas dendam, akhirnya Ryuki setuju dan pergi mengikuti Yi Fan ke gedung, di sana Kakashi sudah membawa 3 anak yang tak jauh beda dari Ryuki.
"Dapat anggota juga ternyata," ujar Yi Fan agak sinis.
"Gue dapet 3 dan elo 1," balas Kakashi.
"Cih.... songong lu," sahut Yi Fan, orang lain di tempat itu hanya menyimak.
"Dahlah bodo amat, semuanya kenalin nama gue Kei, 9 tahun," ujar Kakashi pada ke 4 anggota baru.
"Dan gue Lani, 8 tahun," balas Yi Fan, mereka menggunakan nama samaran untuk mengelabui, bahkan mereka menggunakan tetap menutupi wajah mereka.
"Kalian jauh lebih muda ya, gue Ryuki, 11 tahun," sahut Ryuki dingin.
"Gue Vattyana, Ana, 9 tahun," balas Ana.
"Gue Yanli, 8 tahun," sahut Yanli.
"Gue Joshie, 11 tahun," balas Joshie dingin.
Bla... bla... bla..
Banyak yang mereka bicarakan, selama seminggu penuh mereka berlatih menjadi pembunuh, dan baru tingkat Silver awal.
"Ck, nona benar² tidak mempermudah hal ini ya, bagaimana jika nona makin kuat bukankah akan makin sulit," ujar Yi Fan sambil memijit pelan pelipisnya, saat di sebuah ruangan yang hanya ada mereka berdua saja, Yi Fan dan Kakashi.
"Yang lu omongin ada benarnya, nona tak membiarkan ini menjadi mudah," balas Kakashi tak kalah pusing.
"Siapa yang kalian maksud?," tanya Yunli yang tiba² datang, diikuti yang lainnya.
"Nona muda kami, bos kami, leader TAC," jelas Yi Fan.
"Sungguh, Lani?," tanya Ani tak percaya.
"Ya, nona Phoenix, Phoenix yang terhormat," jawab Kakashi, tersirat rasa bangga di suaranya.
"Bukankah itu nama leader mafia TBB yang bisa berkembang sangat pesat dalam 1 minggu terakhir," ujar Ryuki terkejut tapi tetap dingin.
"Ya, nona kami adalah pendiri TBB dan TAC, nona sangatlah hebat, padahal nona baru berusia 8 tahun yang artinya seumuran denganku," balas Yi Fan dengan rasa bangga.
"Tapi, meskipun umur nona masih terbilang sangat muda tapi kemampuannya benar² hebat, bahkan kami, semua anak buah TBB kecuali tuan Lion bisa babak belur dalam hitungan menit," sahut Kakashi, mereka semua duduk di sofa ruangan itu.
"Sepertinya nona Phoenix yang kalian bicarakan sangat hebat ya?," tanya Ana agak meremehkan.
"Iya, nona sangat hebat bahkan baik tapi walaupun nona adalah atasan kami, dia jarang sekali memperhatikan status seseorang kecuali pada orang yang telah membuatnya naik pitam, bahkan nona sangat ahli dalam menyamar," jawab Yi Fan.
"Oh... begitu, sepertinya gue perlu ningkatin kemampuan menyamar gue ya," balas Joshie makin tertarik dan tetap dengan sikap datarnya.
"Cukup semuanya, kalian istirahat, besok kita cari anggota baru, ingat! tekad kuat, pendirian teguh, dingin/datar, bukan karna apa² tapi kalian tau kan kerasnya dunia ini," ujar Kakashi.
"Baik, bos," balas mereka serentak, mereka pergi ke kamar masing² untuk istirahat begitu pula Yi Fan dan Kakashi.
Keesokkan paginya mereka kembali mendapatkan anggota baru, setelah terkumpul 10 orang yang kemampuannya lumayan di atas manusia normal, bahkan kemampuan dan kekuatan Yi Fan dan Kakashi sudah jauh melebihi batas manusia normal dan Nala lebih jauh lagi pastinya.
Mereka banyak menjalankan misi membunuh, selama 1 minggu mereka terus membunuh sampai mendapatkan bayaran lebih dari 5 M, dan mereka semua menjadi buronan polisi tak terkecuali Yi Fan dan Kakashi.
~oOo~
Lina dan Wang sik mendirikan TAC di pulau Sumatra, di kota M tepatnya di provinsi J, Indonesia.
Di kota M, Wang sik dan Lina gencar mencari info misi dan anggota, mereka terus²an mencari sampai terkumpul ±15 orang termasuk mereka, 1-2 minggu kemudian setelah didirikan, nama organisasi TAC sudah menyebar di Indonesia, Wang sik dan Lina menempatkan orang kepercayaan mereka yang bekerja dengan baik, mereka bersama sama pergi ke pulau Sulawesi.
Kenapa mereka percaya sama orang itu buat ngurus TAC cabang Sumatra? karna jika mereka berani bermain kotor dengan Lina dan Wang sik maka siap² mendapat siksaan yang sangat kejam, Wang sik dan Lina tak akan membiarkan seseorang pengkhianat begitu saja, walaupun menjadi buron, tapi Lina dan Wang sik tetap bisa pergi dengan cukup leluasa, karna apa? karna kemampuan mereka dan Nala pastinya.
Setelah membuka cabang di kota P tepatnya di pulau Sulawesi, mereka terus membuka cabang sampai di luar Asia, Yi Fan dan Kakashi memantau dari pusat, atau di kota B, mereka merenovasi bagian bawah gedung itu sedangkan bagian atasnya di biarkan jelek hanya saja pondasinya di perkuat.
~oOo~
1 bulan....
2 bulan...
Nama TAC benar² menjadi terkenal dan di takuti, pertama, karna itu organisasi gelap, kedua, punya banyak cabang, ketiga, orang² di dalamnya benar² kuat.
Setelah ulangan Nala berkunjung ke kota B menggunakan penyamaran ditemani Leon, mereka sengaja supaya mengejutkan Yi Fan dan Kakashi, juga mengawasi gerak gerik mereka, Nala tersenyum puas melihat mereka berlatih sangat keras di halaman belakang.
"Sekarang aku cukup puas dengan kemampuan mereka," gumam Nala.
TBB juga tak kalah terkenalnya di dunia gelap, TBB, TAC dan Guardian menjadi 3 dari sekian bisnis gelap Nala dkk.
Bersambung....
~oOo~
__ADS_1
Kita bakal flashback dulu nih buat ngelanjutin eps sebelumnya
Next eps! bye...