My ID Is Leader Mafia In The World

My ID Is Leader Mafia In The World
Kesepakatan


__ADS_3

"Untuk menjadi kuat terkadang dibutuhkan pengorbanan," -Natalia Lavender Yuena Nero.


.


.


.


.


.


Tak berapa lama kemudian mereka sudah berangkat ke Inggris, mengingat mereka harus datang dengan cepat ke mansion utama.


~oOo~


Di mansion utama


Semua orang kecuali Ari dan Wira juga Gusion sudah berkumpul di aula, semuanya! 10 keluarga terkaya di dunia berkumpul semua di mansion utama, entah apa yang terjadi, yang aneh adalah mamanya Dika seorang demon wanita, tidak! demon wanita bangsawan sedangkan ayahnya setengah manusia setengah iblis.


"Dika, orang tua mu memang seperti itu?," tanya Nala berbisik.


"Ya, makanya aku bisa menjadi 3 ras sekaligus," jawab Dika berbisik pula.


Semua dipersilahkan duduk, para pewaris di tempatkan di satu tempat, mereka semua terlihat serius.


"Ini sudah saatnya kalian semua tau," ujar Rescha memulai pembicaraan.


"......"


Hening menyelimuti menbuat hawa di sekitar menegang.


"Sebenarnya kami semua adalah orang dari dimensi lain, dimensi persilatan," ujar Arga setelah hening yang mencekam.


. (belum mudeng)


. (belum mudeng)


. (mulai, nyadar)


"HAH?!!," seru para pewaris kaget.


"J jadi? k kami seperti ini ka karna kalian semua," tanya Arya ga percaya.


"Ga juga sih, kami cuma bisa keluar masuk dunia persilatan dengan mudah sama seperti Gusion dan Nala. Dan kebetulan di dalam tubuh kami terdapat darah ras dan kekuatan di dunia persilatan," jawab Rani.


"Mama Rani juga?," tanya Nala.


"Em... setengah elf setengah manusia," jawab Rani santai.


"Baiklah supaya kalian percaya, ayo tunjukkan ras masing²," ajak Rani.


Nala tak percaya dengan penglihatannya sendiri, bagaimana bisa begitu banyak orang yang bisa menggunakan beberapa jenis ras yang berlawanan? hanya ada 1 kemungkinan.


"Apa kalian semua masuk ras misterius?," tanya Nala hati².


Mamanya Ica agak tersentak mendengarnya, bahkan beberapa orang juga sedikit kaget.


"Ya, kami masuk ras misterius," jawab Park An Yeon, mamanya Ica.


Info : Masih ada 1 jenis ras yang sangat misterius, bisa berubah menjadi beberapa ras sekaligus, ras ini bernama ras misterius. Astaga!! ini mulai terlihat jelas.


"Jadi ke 10 keluarga terkaya di dunia merupakan ras misterius?," tanya Nala lagi.


"Ya, lebih tepatnya 10 keluarga besar, dengan Rescha pemimpinnya," jawab Fand Hav Hollarie, ayahnya Arya.


"Kakek? kenapa kakek?," tanya Ari.


"Tentu saja karna kakek yang paling kuat dan paling tua, benar begitu bukan?," tebak Nala disertai sindiran keras yang membuat Fand, Yeon, dan beberapa orang lagi terkekeh.


"Hah.............. terserah yang penting kau senang," jawab Rescha setelah menghela napas panjang.


"Kembali ke bentuk manusia," perintah Rescha yang langsung di turuti yang lain.


"Apa ada lagi yang harus di bicarakan selain memberitahukan bahwa kalian semua termasuk kami adalah ras misterius? ku yakin bukan hanya itu yang ingin kalian bicarakan," tanya Nala membuat beberapa dari mereka berdecak kagum dengan suara pelan.

__ADS_1


"Ya, kau benar nak. Leon, kau sudah meminum darah Nala 'kan?," tanya Arga memastikan.


"Ya, memang nya ada apa, pa?," tanya Leon balik.


"Huh... kami semua sudah memutuskan, kalian akan kami jodohkan secara random/acak," jawab Arga.


"Anda tidak bisa memutuskan hal sepenting itu begitu saja," balas Nala sengit.


"Apa yang telah kalian semua sepakati telah membuat masa depan anak² kalian menjadi hancur, kami kan tidak tau apa yang akan terjadi apabila kami di jodohkan apalagi secara random," sambung Nala membuat suara mereka tercekat.


"Jika kedua belah pihak setuju, apa masalahnya?," bantah sekaligus tuntut Rescha.


"Masalahnya adalah anda tidak memiliki hak untuk ikut campur dalam masalah kebahagian yah.. seperti cinta dan pernikahan, yang diinginkan kalian adalah memperkuat hubungan antar keluarga dengan jalan pernikahan. Menyatukan kedua belah pihak hingga membuat keuntungan yang sama," balas Nala cepat.


"Kalian pikir saya tidak punya ability untuk menentang hal ini? anda semua salah besar, saya bisa menolak perjodohan ini tapi saya tidak tau apa mereka bisa menolak perjodohan ini juga," sambung Nala cepat membuat teman²nya tertegun dan sadar.


"Nala...," panggil Rescha.


"Jika anda ingin mencabut dana pada B'B company maka silahkan saja, B'B company, LV company dan Emperor group sudah bisa berdiri sendiri tanpa campur tangan anda. Saya juga tidak takut jika anda membekukan aset saya karna anda hanya bisa membekukan aset atas nama anda dan keluarga Nero sedangkan saya bisa menghasilkan uang sendiri tanpa ketergantungan pada aset keluarga Nero membuat sebagian besar aset milik saya tidak bisa anda sentuh," balas Nala makin sengit.


Semua orang kecuali Rescha terkejut begitu mendengar nama 3 perusahaan yang berkembang begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir, Nala bisa mengendalikan 3 perusahaan itu dengan 4 sekretaris dan 2 bodyguard saja? imposible! bahkan Nala mendirikan mafia dan organisasi pembunuh bayaran!! gila!!!!! seberapa hebat sih Nala itu.


"Saya hanya memberi anda 3 pilihan saja kok," ujar Rescha tetap santai.


"Yang pertama adalah kau menolak dan orang² di sekitarmu termasuk orang baru kau kenal akan menderita," sambung Rescha membuat Nala sedikit terkejut tapi kemudian dia menyeringai kejam.


"Yang kedua adalah kau menerima perjodohan ini dan menikah saat berusia 21 tahun," sambungnya.


"Aku takkan menerima opsi kedua," bantah Nala cepat membuat Rescha menyeringai.


"Yang ketiga adalah saat kau berusia 17 tahun harus berlatih ya anggap saja wamil (wajib militer) di klan Ashura," ujar Rescha membuat orang² ternganga kecuali Nala yang tampak berpikir keras.


Klan Ashura adalah klan pelatihan super sadis di dunia modern dan dunia persilatan, kemungkinan lulus dari klan itu adalah 0,00001% karna sistem pelatihan yang begitu kejam dan menyakitkan baik mental dan fisik, setiap tahun hanya ada 1-5 orang yang berhasil lulus, setiap kali latihan kemungkinan besar ada yang cedera dan ada juga yang mengalami kematian, sebelumnya para orang tua juga keluarga sudah pasrah pada klan Ashura ini.


"Baik, aku terima opsi yang ketiga," jawab Nala membuat orang² di sekitar nya terkejut bahkan membeku di tempat termasuk Leon.


"Sudah kuduga, baguslah. Nanti akan ku beritahu untuk peninjauan," balas Rescha puas.


"Ada 1 hal lagi," ujar Rescha menggantung.


"Disana ada kakak keduamu yang akan mengajarimu dengan cara yang bahkan lebih keras dari klan Ashura, kau sudah siap?," tanya Rescha setelah menjelaskan.


"Em... ada kakak ya di sana, ya sudahlah. Aku akan bersiap, kakek jadi tenang saja," jawab Nala.


"Kau yakin?," tanya Leon memastikan.


"Ya, untuk menjadi kuat terkadang dibutuhkan pengorbanan," jawab Nala.


"Gaya lu sok bijak," sindir Lyra membuat suasana mencekam menjadi hangat.


"Iri bilang boss!," balas Nala menaikkan suaranya.


"Gue kaga iri, kata² lu cuman copy paste doang," balas Lyra keras.


"Sejak kapan ada kata² begitu di buku ato film gitu, idih... iri bilang aje bos," sindir Nala makin sengit.


"Gue kaga iri bambank, cuma ngingetin jan sok bijak," balas Lyra.


Terjadilah adu bacot antara Nala dan Lyra sampai mereka mengeluarkan unek² mereka, maksudnya kata² kasar, Rescha menghentikan adu bacot mereka dan menyuruh mereka makan malam karna waktu menunjukkan pukul 7 malam.


Usai makan malam, Nala menemui Leon dan memintanya untuk memasukkan dirinya ke dimensi Dominiq, tentu saja hal itu di iyakan Leon karna Nala terus²an merengek pada Leon. Di dimensi Dominiq Nala meningkatkan kemampuan berkultivasi nya sampai tingkat Alam dewa level 50.


"Sudah 6 jam diluar loh kamu kultivasi di dimensi Dominiq," ujar Leon yang melihat Nala masih berkultivasi.


"......"


Nala dengar apa yang Leon bilang hanya saja saat ini dia ingin berfokus pada latihannya sebelum mendapat pelatihan di klan Ashura, setelah itu Nala malah melatih kemampuan bela dirinya dengan begitu keras membuat Candy dan An Ye yang baru bangun dari hibernasinya merasa iba.


"Nyonya, sebaiknya nyonya istirahat dulu," ujar Candy saat Nala beristirahat di bawah pohon dengan napas terengah-engah.


"Ya, terima kasih Candy, An Ye. Dan aku sudah biasa berlatih seperti ini," balas Nala.


"Na, udah ya latihannya," bujuk Leon yang baru saja datang.


"Gapapa, aku kan ga tau kapan mau peninjauannya. Mungkin nanti aku bakal di tes karna bagi keluarga Nero yang memang di haruskan berlatih di klan Ashura," balas Nala.

__ADS_1


"Ha? kakak² kamu pernah?," tanya Leon.


"Pernah, kak Wira sama kak Ari lagi latihan di klan Ashura. Kak Gu juga cuman... udah lulus karna disana kak Gu bisa lulus karna pelatihan sekitar 2-3 tahun yang lalu," jawab Nala.


"Kak Wira kayanya bentar lagi lulus, soalnya 3 tahun yang lalu kak Wira baru masuk," sambung Nala membuat Leon mengangguk paham.


"Kalo kak Ari sih mungkin butuh 1-2 tahun lagi, kalo di hitung kak Ari udah 3 tahun disana," gumam Nala.


"Emang mereka masuk klan Ashura umur berapa?," tanya Leon penasaran.


"Kalo kak Wira 2 bulan setelah penyerahan hak waris yang berarti umur 17 tahun, trus kalo kak Ari waktu umurnya 12 tahun kalo kak Gu kayaknya umur 12-13 tahunan," jawab Nala.


"Oo... masuk akal," gumam Leon.


"Yuk keluar kasian kamunya," sambung Leon.


"Santai lah kaya sama siapa aja sih," balas Nala lalu mereka berdua keluar dari dimensi Dominiq setelah berpamitan dengan An Ye dan Candy.


"Ye ge, tuan dan nyonya sangat cocok bukan?," tanya Candy setelah Nala dan Leon pergi.


"Ya," jawab An Ye dengan senyum tipis.


~oOo~


"Ya udah, thanks udah biarin aku latihan di sana. Bye," ujar Nala sembari berlalu ergi.


"Bye...,” balas Leon lirih, dia pun masuk ke dalam kamar dan menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang.


"Huh... aku koq ngerasa ga rela sama keputusan Nala di aula tadi," gumam Leon murung.


"Ah sudahlah! aku tidur saja," sambungnya bomat lalu mulai terlelap.


Sedangkan di kamar Nala, Nala sedang bersiap pergi ke istana bintang, tujuannya tentu untuk memperkuat skill dan kemampuan lainnya, jika dia hanya fokus berkultivasi maka teknik dan skill yang dia miliki tak bisa terasah dengan baik apalagi dia mengandalkan kemampuan bertarung baik jarak dekat maupun jarak jauh.


Di dunia modern yang menganggap sihir sebagai hal tabu, bisa² dia di pandang aneh dan disorot karna kemampuan mengendalikan elemen alam, sulit jika menggunakan sihir di dunia modern, kalau di dunia persilatan si ga masalah.


Nala cepat² pergi ke jurang yang ada di belakang mansion, lalu Nala mengeluarkan kunci dan seketika air di bawah jurang membentuk pusaran, Nala terjun ke pusaran air tersebut dan langsung berada di gerbang istana bintang.


"Paman Liu, guru," panggil Nala begitu melihat 3 sosok yang tidak asing di ruangan milik Liu Chen.


"Oh.. ada Yue disini, ada apa nak?," tanya Tianchai dengan suara berat yang menenangkan.


"Guru, paman Liu. Harap latihlah Yue supaya Yue menjadi lebih kuat, Yue tidak masalah jika sistem pelatihannya sekejam apapun, Yue sudah siap menerima kembali pelatihan dari kedua guru dan paman Liu," jawab Nala sopan dan memohon.


"Memangnya ada apa hem? sampai² meminta kami bertiga melatihmu?," tanya Tianqu/Kojhiro dengan gaya khasnya.


"Eum... sebenarnya saat usiaku 17 tahun, aku harus berlatih di klan Ashura," jawab Nala pelan.


"Pufttt....!!," Liu Chen terkejut sampai menyemburkan sedikit air di mulutnya ke wajah Tianqu yang duduk di hadapannya.


"Liu Chen......!!!!!," ujar Tianqu geram sembari mengusap wajahnya.


"Maaf maaf, ga sengaja," balas Liu Chen dengan cengiran lebarnya.


Bugh


Argh


Bugh


Bugh


Liu Chen sukses mendapatkan pukulan dari Tianqu sampai pipinya agak bengkak, mereka berdua seperti bocah saja, padahal umur ketiganya sudah lebih dari 1000 tahun.


"Kalian tidak malu dilihat Yue?," tegur Tianchai dengan suara berat khasnya.


"Ekhem, pegel nih berdiri terus," balas Nala menyadarkan kedua sahabat itu atas tingkah kekanak kanakan mereka.


"Duduklah Yue," perintah Tianchai.


Nala/Yue duduk di sebelah Liu Chen, mereka mulai berbincang sejenak lalu Nala/Yue di latih oleh 3 orang yang dia anggap sebagai guru.


Bersambung...


~oOo~

__ADS_1


Hm... next eps yok!


__ADS_2