My ID Is Leader Mafia In The World

My ID Is Leader Mafia In The World
Bad boy di suruh jadi Good boy? ya ambyar


__ADS_3

Dika, Lyra dan Vyone berdiri lalu mereka menarik Arya secara paksa keluar rumah, jadi yang dimaksud anjing adalah Arya, wkwkwk😂😂.


~oOo~


Besoknya


Mereka semua sudah berangkat sekolah, Nesya dkk tetep santai padahal bel masuk udah bunyi dari 5 menit yang lalu.


"Hoamm... ngantuk, cari tempat buat tidor yok," ajak Nesya setelah menguap.


"Ck, elu mah tidur mulu pikirannya," balas Lyra.


"Bodo amat," balas Nesya nyantuy.


"Woi Nes, kemaren dapet hadiah apaan dari kakek lo itu?," tanya Lyra penasaran.


"Iya nih gue jadi ikutan penasaran," sahut Vier.


"Sama njay," sahut Vyone.


"Kemaren gue dapet private island dari kakek gue, males gue ngecek kesana," jawab Nesya dengan santuynya.


"Oh.. heh?! private island gitu lo kacangin gimana yang lebih gede, private town gitu?," celetuk Lyra.


"Gue kan dah punya, B'B company," balas Nesya.


Info : Untuk menutupi identitas asli akhirnya markas TBB di jadiin kaya pabrik/pusat dari perusahaan B'B company, jadi bentuknya kaya kota kecil perdagangan tapi semuanya itu anggota TBB dan leadernya Nesya dkk, B'B company punya banyak usaha, baik real estate maupun di bidang lainnya.


B'B company sendiri berhasil menjadi perusahaan gabungan terbaik, terkaya dan terhebat di seluruh dunia, banyak logo B'B company bertebaran di mana², tanpa mereka sadari malah membuat B'B company makin kaya apalagi pusat B'B company lebih canggih dan kaya dari kota D, di negeri E.


"Iya juga yak," balas Vier, Vyone dan Lyra bersamaan lalu tertawa.


"Eh eh gue penasaran sama Leon dkk loh," ujar Vyone.


"Halah.. palingan juga lu kangen sama si Feter 'kan?," goda Vier.


"Njerr.. punya mulut dijaga bambank," balas Vyone datar.


"Gue Vier bukan bambank, dasar maemunah," ujar Vier ikutan datar.


"Au ah," ujar Vyone kalah.


"Oiya, si Feter sama Dika ngerokok lagi ga ya?," tanya Lyra yang terdengar seperti gumaman.


"Ntar kalo mereka ngerokok, pulang² gue gebukin sampe masuk RS kalo perlu. Lagian kalo mereka ngadu juga gue ga bakal kena amuk," jawab Nesya sambil mengepalkan kedua tangannya.


"Di kutuk aja deh, jadi batu kaya malin kundang, haha😂," usul Lyra.


Sementara itu


"Hachiu!," Feter dan Dika bersin bersamaan, mereka lagi bolos bareng Arya dan Leon juga.


"Lu berdua demam?," tanya Arya.


"Kaga," jawab Feter dan Dika bersamaan.


"Kayanya ada yang ngutuk gue deh," gumam Feter.


"Ha? yang bener aja," balas Arya.


"Bodo amat dah, ngantin kuy," ajak Leon.


Leon dkk pun sampai ke kantin, di kantin banyak siswa yang bolos juga rupanya, mereka ga suka liat Leon dkk makanya mereka ngajak gelud di rooftop istirahat nanti, dengan senang hati Leon dkk menerima tantangan itu, lagipula mereka udah lama ga latihan mukul samsak berjalan kaya mereka.


Waktu istirahat mereka sudah berkumpul di rooftop, dengan songong ketua mereka menantang Leon dkk, puft..


5 menit kemudian


Mereka sudah terkapar di lantai rooftop dengan babak belur, Leon dkk hanya tertawa mengejek dan pergi dari rooftop hampir tanpa luka.


6 bulan kemudian


Ujian semester 1 untuk Leon dkk dan Nesya dkk, mereka semua sibuk belajar kecuali Nesya yang nyantuy bat, dasar si jenius yang jeniusnya kelewatan.


"Heh? lu ga bawa buku ato tas gitu?," tanya Lyra begitu mereka menyadari Nesya ga bawa tas sama sekali.


"Engga, males ah. Gue cuma bawa pulpen doang, nih liat," jawab Nesya sambil menunjukkan pulpen di sakunya.


"Gue juga cuma bawa pulpen trus ransel kecil ini sama 3 komik di dalemnya," sahut Vier.


"Gue mah cuma bawa latihan soal yang di kasih Nesya doang," balas Vyone bangga sambil menunjuk ransel kecil di punggungnya.


"Eh, kita sama Vyon," sahut Lyra dengan tangan mengajak Vyone tos.


"Yoi," balas Vyone, mereka berdua saling tos.


3 hari setelah ujian


Lagi² Nesya dapet peringkat pertama se Jawa tengah, sisanya ngekor di belakang, sama kaya Nesya, Leon juga peringkat pertama se Jawa tengah, padahal mereka semua banyak yang di sengaja buat salah tapi ternyata tetep aja bener, ck jenius emang beda ga kek Author yang kampang😭.


"🔉🔊Harap nama yang saya panggil segera pergi ke depan ruang guru," seru pemberitahuan di speaker B'B internasional junior high school tempat Leon dkk belajar.


Author : Belum lama mereka (B'B company) membeli SMP itu dan mengubah namanya menjadi B'B internasional junior high school, B'B company memiliki banyak sekolah dengan nama yang sama, dari TK sampe kuliah, sebagian guru²nya juga anggota TBB yang nyamar sebagian lagi cuma guru yang di pindahkan ke sekolah² itu, sekolahnya Nesya dkk (SD) juga udah dibeli malah jadi hadiah ultah ke 10 Nesya dari kakeknya, selain itu Rescha (kakeknya Nesya) juga nyuntikkin dana ke perusahaan B'B company.


"🔉🔊 Kelas 7A bla bla bla, Kelas 7B Anzacano Leon, Arya Hanson, ....bla bla bla...., Mahardika Joozhar, Feteraint Oliverdun, ...bla bla bla...," sambung speaker itu memanggil nama² siswa siswi di SMP itu.


"Ada apa lagi sih? kita ga bolos loh hari ini, eh ralat belum bolos," ujar Arya kesal.


"Au nih," balas Leon.


Mereka pun pergi ke depan ruang guru, setelah semua siswa siswi yang di panggil berkumpul, mereka di beritahu jika mereka akan mengikuti seleksi untuk menjadi anggota OSIS sekolah yang baru. Arya dan Dika menjatuhkan rahang mereka kaget, ya iyalah kaget, OSIS? ga banget dah.


"Bu, kita ini sering banget bolos loh masa iya kita di suruh ikut OSIS?," protes Dika membuat pandangan orang² tertuju padanya.

__ADS_1


"Justru karna itu kalian masuk OSIS, supaya lebih disiplin," ujar guru cewe itu sengit.


"Hah?! udah cukup kita bangun jam 4 pagi buat olahraga, tidur jam 8 malem, balapan cuma malem minggu, ngerokok cuma sebulan sekali, dan sekarang harus ikut OSIS?! argh!! menyebalkan!," celetuk Dika cepat tanpa sadar mengatakan hal² yang dilarang Nesya/Nala, dia juga mengacak rambutnya frustasi.


Bugh!


Dika mendapat pukulan dari Leon, Feter dan Arya secara berkala.


"Aw! sakit pe a," protes Dika.


"G0BL0K!!," seru Feter, Arya dan Leon bersamaan di dekat telinga Dika.


"Kalian ber-empat ibu hukum!," bentak guru cewe yang dari tadi mendengar kan perbincangan Leon dkk.


Mendengar hal tersebut Leon dkk berdiri lalu menatap datar guru cewe itu.


"Hukuman apa?," tanya mereka ber-empat serentak.


"Kalian mau tanggung jawab?," tanya si guru ga percaya.


"Meskipun kita br*ngsek, baj*ngan, bad boy dan sering ikut tawuran tapi kita akan selalu tanggung jawab selama itu memang kesalahan kami. Kami ber-empat mungkin tuan muda dari keluarga kaya tapi kesalahan tetap saja harus di pertanggung jawabkan dan kami tak akan lari dari tanggung jawab," jawab Leon datar dan mantap membuat guru² lain bertepuk tangan termasuk kepsek yang tadi lewat.


"Hukuman kalian lari keliling lapangan 10 kali dan push up 50 kali," ujar guru itu.


"Cuma segitu? cih, gampang," balas Dika meremehkan.


Mereka ber-empat pergi ke lapangan sekolah yang cukup luas itu, melepaskan atribut kecuali kemeja dan celana panjang, mereka mulai ambil ancang² lalu berlari atau lebih tepatnya balapan lari dalam hitungan ketiga, setelah hukuman di selesaikan bel istirahat berbunyi, Arya langsung ngambil bola basket dan yang lain ke lapangan basket.


"Yok mulai," ajak Arya memulai pertandingan basket antar 4 sahabat itu.


Permainan basket yang dahsyat dan memukau mengundang guru olahraga untuk merekrut Leon dkk masuk tim basket untuk berpartisipasi dalam ajang lomba antar sekolah.


"Kami akan pikirkan dulu mau bergabung atau tidak," ujar Leon datar menanggapi ajakan guru olahraga.


"Persiapkan diri kalian karna minggu depan, hari senin. Kalian ber-empat tetep ikut ujian seleksi anggota OSIS," sahut guru perempuan yang tadi.


"Hm😒," jawab Leon dkk dingin.


Mereka pun pergi dari tempat itu ke kantin.


"Woi! lu pada yakin kita ikut OSIS?," tanya Arya.


"Ogah gue, males bat njer," jawab Dika malas.


"Sama njay," sahut Arya dan Feter bersamaan.


"Ikut atau engga kita liat aja nanti, kalian pikir cuma kalian doang yang males? gue juga males bro, belom lagi ngurus usaha yang jadi tanggung jawab kita," balas Leon yang diangguki kawan²nya.


1 Minggu kemudian


Hari yang membuat Leon dkk sangat malas, pasalnya hari ini mereka harus ikut seleksi anggota OSIS, ck bad boy suruh jadi good boy ya ambyar😂😏, ga nyangka loh kalo Dika sama Feter bisa jadi anggota OSIS apalagi si Leon sama Arya jadi kandidat ketos dan waketos terbaru.


Pastinya Leon yang jadi ketos dan Arya jadi waketos, ck kepilih lagi, kacian bat deh😂. Ketos kutub (Leon) sama waketos garang (Arya), untung aja Dika sama Feter cuma jadi anggota.


"Bac*t lu, Ka!," balas Arya yang sedang mengamati berkas.


"Kaciannya yang jadi ketos sama waketos," ejek Dika masih berlanjut dengan cengiran lebarnya.


"Umpp...!," mulut Dika di sumpal kulit pisang yang pisangnya belom lama Arya makan.


"Mamp*s!," balas Arya dengan nada ketus.


Setelah itu Dika membuang kulit pisang yang di jejalkan Arya ke tong sampah, Leon tampak sangat malas sama seperti Arya tapi mau bagaimana lagi? mereka sudah diberikan tanggung jawab ini maka ya sudahlah.


"Ceritanya kita jadi good boy nih?," tanya Feter setelah duduk.


"Ho'oh kayanya, ahh... males bat anying kaga ada seru²nya," jawab Dika malas.


"Iya jadi nerd aja sanah," usul Arya.


"Hii.. ogah," bantah Dika mengundang tawa teman²nya termasuk Leon.


"Woi! misi pertama nih, mau ngapain kita?," tanya Feter.


"Cari anak bolos lah," jawab Leon sambil berdiri.


"Gaya bad boy dong, OSIS tapi tetep cool," sahut Dika.


"Mantap jiwa," balas yang lain serentak.


Mereka pun pergi ke kantin, di kantin masih banyak siswa siswi yang membolos, langsung saja Leon dkk membubarkan mereka tapi malah...


"Woi! lu ketos baru itu 'kan?," tanya salah satu di antara mereka garang (cowo), jari telunjuknya menunjuk wajah Leon.


Leon hanya menatap jari itu datar lalu dia menangkap jari itu dan..


Krak


Terdengar suara persendian yang patah, eum... bengkok maksudnya.


"Argh!!!," teriak yang punya jari kesakitan lalu menatap horor si Leon.


"Kalian serang!," perintahnya.


Sontak saja orang²/antek²nya si cowo itu menyerang Leon dkk tapi respon Leon dkk hanya diam di tempat dan...


Krak


Bugh


Argh


Bugh

__ADS_1


Aww


Plak


Krak


Suara² yang terdengar akrab di telinga Leon dkk kini terdengar sampai ke penjuru kantin, banyak siswa siswi lain yang tadinya niat bolos trus langsung kabur ke kelas masing² karna takut kena bogem Leon dkk.


'OSIS baru ngeri banget,' batin mereka yang menyaksikan pertarungan ga seimbang antara Leon dkk VS kurang lebih 15 siswa lain tapi tetep aja Leon dkk yang menang.


"Masih mau bolos?," tanya Leon dkk datar sambil membenarkan posisi dasi mereka.


"Eng enggak!," jawab siswa yang udah babak belur.


"Arya," panggil Leon, Arya menoleh ke arah Leon.


"Kalian bertiga seret mereka semua ke lapangan," perintah Leon mutlak.


"Okyu!," jawab Dika, Arya dan Feter serentak.


3 orang ikut mengikat ke 15 anak bolos itu, masing² seret 5 anak bolos, si Leon memimpin jalan, sepanjang jalan banyak siswa siswi juga guru yang menatap horor OSIS baru yang sadis banget, padahal baru ngejabat jadi pengurus OSIS, ck ck ck kasian banget angkatan mereka.


Leon memanggil guru BK, sedangkan ketiga temannya menyeret ke 15 anak bolos sampe ke depan tiang bendera, Leon berteriak keras sampai terdengar ke setiap kelas.


"SIAPA PUN YANG MELANGGAR PERATURAN AKAN KAMI BERI HUKUMAN BAIK LAKI² MAUPUN PEREMPUAN, WALAUPUN KALIAN ADALAH KAKAK KELAS KAMI! TAPI KAMI SAMA SEKALI TIDAK TAKUT, KEADILAN AKAN TETAP DI TEGAKKAN SELAMA KAMI MASIH MENJABAT SEBAGAI PENGURUS OSIS!! JANGAN HARAP ADA YANG BISA LOLOS, KALO SALAH YA TANGGUNG JAWAB JANGAN JADI PENGECUT!! PAHAM KALIAN?!! CAMKAN ITU BAIK²!!!!," seru Leon membuat seisi sekolah bergidik ngeri.


"Bu, ini semua anak² yang bolos, jumlahnya ada 15 orang dan mereka bolos di kantin," ujar Leon datar tapi terdengar sopan pada guru BK.


"Baik, terima kasih Leon," jawab guru BK, Leon mendekati siswa yang tadi jarinya dia bengkokin.


"Jari yang tadi," ujar Leon dingin dan datar dengan tangan yang meminta sesuatu.


Otomatis siswa tadi nyembunyiin tangannya yang bengkok, takut di apa² in.


"Ck," gumam Leon lalu menarik kasar tangan yang di sembunyikan.


Krak


"Argh!!," serunya kesakitan, semua orang kecuali 3 sahabatnya menatap Leon horor dan ngeri.


"Ken," panggil Leon.


Wush..


"Ya tuan muda," jawab Ken cepat, semua kecuali 3 sahabat Leon kaget dan penasaran.


"Beri mereka biaya konpensasi, kalo masih ada keluhan beritahu saya," perintah Leon.


"Baik tuan muda," jawab Ken datar dan sigap.


"Maaf tuan, saya membawa pesan dari nona Nix," ujar Ken, Leon menyuruh Ken untuk maju dan berbisik.


"Nona Nix meminta para tuan muda kembali ke mansion setelah sekolah selesai," ujar Ken berbisik.


"Baiklah, nanti kami pergi," balas Leon berbisik juga.


"Arya! Dika! Feter! pertunjukkannya sudah selesai! ayo pergi, ini bukan urusan kita lagi," perintah Leon sambil berbalik lalu pergi.


"Yah... padahal masih pen mukul orang," gumam Dika lesu.


"Lu mau gue bogem?," tanya Leon.


"Jangan! auto muka lebam kalo sama elo," jawab Dika cepat.


"Cepet woi!," teriak Leon dari atas tangga, cepet amat udah sampe tangga😮.


SKIP pulang sekolah


Mansion Night Clair


Nala dkk sudah kembali ke mansion, langsung pulang sih dari sekolah ke mansion, mereka langsung ganti baju di kamar masing².


"Woi! ada apaan sih? sampe di suruh ke mansion segala," tanya Dika sambil menjatuhkan tubuhnya di sofa.


"Kita cuma mau ngajak doang," jawab Nala.


"Ngapain?," tanya Leon dkk bersamaan.


"Nobar di bioskop pribadi yok," ajak Lyra.


"Ha? cuma gitu?," tanya Arya ga percaya.


"Ya iyalah, btw kalian jadi OSIS?," tanya Vyone sambil menunjuk jas OSIS yang di sampirkan di pundak oleh Leon dkk.


"Ho'oh," jawab Leon dkk serentak.


"Puft... OSIS? bwahahaha...," seketika tawa Nala dkk meledak.


"Jadi anggota semua?," tanya Nala di sela tawa.


"Gue jadi waketos dan Leon jadi ketos," jawab Arya datar.


"Waketos? Ketos?," tanya Lyra ga percaya sambil menunjuk Leon dan Arya bergantian lalu kembali tertawa.


"Astaga... ketos kutub sama waketos garang, auto mamp*s angkatan kalian," ejek Nala.


"Ya ya ya, jadi nobar ga?," tanya Dika, Nala dkk langsung berhenti tertawa.


"Jadi lah, ganti baju dulu sana," jawab Vier lalu menyuruh mereka pergi.


"Ck, iye²," jawab mereka bersamaan.


Bersambung...

__ADS_1


~oOo~


__ADS_2