
Setelah Arga meninggalkan semua nya yang ada di sana, termasuk para maid, Andre, dan Andi.
Desita mendekati Siska dan memeluk erat tubuh Siska.
"Yang sabar sayang, nenek janji akan mempersatukan kalian berdua," agar kalian bisa menghadirkan penerus Danuarta selanjutnya, ucap Desita.
'Kita lihat saja nanti mas Arga, siapa yang akan menjadi pemenangnya,' aku apa kamu, batin siska.
"Iya nek aku akan sabar, karena aku benar-benar tulus mencintai mas Arga," jawab Siska
"Nenek punya ide," ucap Desita yang membisikkan sesuatu ke telinga Siska.
Desita membisikkan sesuatu ke telinga Siska, dan mengata kan bahwa akan menjebak Arga dengan menggunakan dengan obat perangsang.
Karena sebelumnya saat Desita di rawat di rumah sakit, Siska mengatakan kalo selama tiga tahun ini, Arga tidak pernah menyentuh dirinya sama sekali dan bahkan Arga juga tidak ingin satu kamar bersama Siska.
Sebab itu sampai saat ini Siska tidak pernah hamil sama sekali, karena Arga tidak pernah menyentuh diri nya sama sekali.
"Apakah nenek yakin akan berhasil,?" jawab Siska.
"Percayakan semua nya ini kepada nenek sayang,!" jika tidak bersama kamu siapa lagi yang akan secepatnya memberikan nenek cucu dan pewaris semua harta ini, setelah nanti Arga tidak ada lagi di dunia ini.
"Aku setuju nek, aku ingin secepat nya nenek bertindak agar aku bisa menjadi perempuan satu-satu nya di dalam hati Arga,!" ucap Siska.
"Tunggu saja waktunya,!" jawab Desita dan pergi meninggalkan Siska sendirian.
'Maapkan nenek Arga, nenek terpaksa melakukan ini semua demi kamu dan demi penerus keluarga kita,' sebab kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan kamu sehingga tidak mempunyai waktu untuk memkirkan masalah cinta dan masa depan.
Setelah itu Siska juga pergi ke kamarnya, karena jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam.
Seperti biasa nya sebelum tidur Siska membersihkan seluruh tubuh nya, dan menggunakan pengharum di seluruh tubuh nya, dan tidak lupa Siska menggunakan baju tidur yang super se**i dan super tipis.
Karena itu sudah menjadi kebiasaan Siska, walaupun tidak tidur bersama suami.
Karena penting bagi Siska untuk kenyamanan saat diri nya akan tidur.
Siska mematikan lampu kamarnya, karena hari ini dia terlalu lelah dalam menjalani keadaan.
Tiba-tiba tanpa Siska sadari ada seseorang masuk ke dalam kamarnya, berjalan pelan-pelan seperti maling yang akan mencuri.
Tidak lupa seseorang itu mengunci pintu kamar Siska.
__ADS_1
Perlahan seseorang itu membuka selimut yang menutupi tubuh indah Siska.
Tanpa aba-aba seseorang itu ikut berbaring di samping Siska dan memeluk erat tubuh Siska sambil menciumi tengkuk leher Siska.
Dan membisikkan sesuatu.
"Aku sangat meinginkan kamu," ucap seseorang itu dengat terus mendusel-duselkan milik nya ke bagian belakang Siska.
Sehingga membuat Siska me*****h, saat Siska membuka mata nya dia sangat terkejut saat mengetahui Andre sudah ada di dalam kamar nya.
"Kenapa kamu tiba-tiba ada di kamar sini Andre,?" ucap Siska di sela-sela sentuhan-sentuhan tangan Andre.
"Maap, aku sangat merindukan kamu," saat aku ingin memejamkan mata ku, aku selalu teringat dengan kamu, jawab Andre.
"Lain kali lebih hati-hati Andre,!" jika semua orang mengetahui nya kita berdua dalam keadaan bahaya, ucap Siska.
Dan setelah itu terjadilah pertempuran panas di dalam kamar milik Siska.
Sentuhan-sentuhan dari tangan Andre membuat jiwa kesepian Siska terasa terobati, bahkan mereka berdua sama-sama menikmati tanpa paksaan.
Mereka bahkan berkali-kali mengulangi permainan panas mereka dalam satu malam.
Bahkan sering kali Andre memasuki tubuh Siska, Andre selalu melupakan untuk membeli alat pengaman nya, namun Siska tidak mengetahui saat sentuhan dari tangan Andre membuat Siska melupakan segala nya, termasuk melupakan bahwa dia akan mendapatkan masalah besar.
Hingga permainan panas mereka memakan waktu enam jam lama nya, hingga membuat tubuh Siska terkulai lemah di dalam pelukkan Andre.
"Sayang," panggil Andre.
"Hemmm," jawab Siska dengan deheman saja, karena dia sudah sangat lelah dan tidak mampu lagi membuka mata nya.
Andre yang merasa gemas, dengan wajah polos Siska.
Dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang masih teraisa beberapa menit lagi.
Andre langsung menerkam Siska kembali, tanpa untuk meminta izin.
Siska yang mulai terlelap kembali terbangun akibat hentakkan-hentakkan yang Andre berikan.
"Aku sudah lelah Andre, kenapa kamu masih belum puas juga,?" ucap Siska di sela de****n.
"Kamu mengabaikan aku sayang, itu balasan nya yang harus kamu dapatkan," dan mereka sama-sama saling tertawa menikmati sentuhan-sentuhan nikmat mereka.
__ADS_1
Sebenarnya Siska sudah mulai lelah dengan keadaan ini, Siska sudah ingin mundur dengan hubungan yang tidak sehat ini bersama Arga.
Bahkan Siska sudah sangat lelah dengan cacian dan hinaan yang selalu Arga berikan.
Namun orang tua Siska selalu memaksa agar Siska tetap bertahan, dan sampai menghasilkan keturunan dari Danuarta.
Karena orang tua Siska lapar akan kekayaan yang menjadikan mereka gelap mata.
Saat Siska dalam keadaan rapuh, Andre lah yang selalu ada dan memberikan sesuatu yang tidak pernah dia dapat dari Arga.
Namun keadaan mereka harus seperti ini, bahkan Siska sudah terima jika diri nya akan secepatnya mengandung anak dari Andre, agar Siska dapat terlepas dari dunia kejam ini.
"Aku mencintai kamu sayang, sangat mencintai kamu," aku ingin semua nya yang ada pada diri kamu akan menjadi milik aku, ucap Andre.
"Tapi semua itu mustahil Andre, karena jika kita bersama hidup kita dalam keadaan bahaya," termasuk papah aku yang akan memisahkan diri kita.
Itu sebab nya sampai saat ini Siska mampu bertahan di rumah Arga, agar dia selalu bisa bertemu kapan saja dan dimana saja bersama Andre.
"Akan aku usahakan sayang, agar kita dapat selalu bersama," ucap Andre.
Dan akhirnya ke sekian kali nya lahar panas itu menyemburkan ke dalam milik Siska.
Jam menunjukkan pukul setengah enam, itu artinya Andre harus siap-siap untuk keluar dari kamar Siska.
Siska sudah terlelap saat Andre melepaskan miliknya dari dalam milik Siska.
Andre kembali keluar seperti maling yang sudah mendapatkan hasil curian nya.
Di kamar Arga.
sampai jam enam pagi, Arga tidak dapat memejamkan mata nya.
Tubuh Arga terasa gerah, walaupun ac di kamar arga sudah sangat ful.
'Kenapa aku tidak bisa tidur tanpa kamu sayang, aku merindukan kamu Nara,' saat ini hanya kamu yang ingin aku peluk dan menceritakan semua masalah yang ada di dalam pikiran ku, batin Arga.
Hai gaes aku up lagi 😊😊😊
Jangan lupa Like, Komen, Vote, dan Hadiah gaes.
Agar aku lebih semangat up nya 🤗🤗🤗🤗🙏🙏
__ADS_1