Nara

Nara
Extra Bab


__ADS_3

"Yakin besok mau berangkat? Papah rasa, lebih baik kamu mengurus usaha di kota ini saja," Pinta Arga kepada anak tunggal nya itu, hasil dari pernikahannya dengan Nara.


"Iya Papah, Arkana yakin. Kalo Arkana akan memilih mengurus usaha di kota itu saja." Jawab Arkana kepada Ayah nya.


"Baiklah kalo itu memang pilihan kamu, Papah serahkan semuanya dan tanggung jawab usaha di sana sepenuhnya kepada kamu." Pinta Arga kepada Arkana.


"Baik Papah." Jawab Arkana.


Kini usia Arkana sudah memasuki Umur 28 tahun. Arkana selalu mengikuti apa ucapan Arga.


Namun entah kenapa Arkana merasa harus mengurus usaha di kota xxx, yang cukup jauh dari rumahnya sekarang.


Kini cabang usaha Pisang Keju AD ada di mana-mama. Bahkan bukan usaha itu saja, melainkan masih ada usaha Kuliner, Cafe, dan Rumah Makan besar, yang ada di berbagai kota.


Setelah kepergian Desita. Arga sudah tidak pernah lagi menginjak Mansion tersebut, ataupun Perusahaan Danuarta. Karena bagi Arga, itu semua adalah milik Andi.

__ADS_1


Walaupun Andi selalu mengelak, bahkan tak jarang Andi selalu meminta Arkana untuk mengurus Perusahaan tersebut. Namun secara halus, Arkana menolak apa yang di pinta oleh Andi.


Karena Arkana tak beda jauh sikapnya dengan Arga. Karena Arkana terlahir sebagai Laki-laki sederhana dan tidak berniat menjadi Lali-laki pengusaha.


Keesokan harinya.


Arkana sudah mulai membawa keperluannya untuk tinggal di kota tersebut. Arkana melewati Arga yang sudah menunggu di ruang makan. Dan bersiap-siap untuk makan bersama.


Jika ada yang bertanya kemana Nara? Saat Arkana berusia 18 tahun. Nara mengalami sakit keras dan sempat di rawat di Rumah Sakit selama Dua Bulan. Namun kondisi Nara yang saat itu tidak bisa di tolong lagi. Karena seluruh penyakit tersebut menjalar ke seluruh organ tubuh Nara, sehingga Nara di nyatakan Meninggal Dunia.


Namun saat Nara meninggalkan Arga untuk selamanya, disaat itu lah dunia Arga terasa hancur dan Arga tak mampu berdiri dengan kokoh lagi.


Sampai saat ini Arga tidak pernah berniat untuk mencari pengganti Nara lagi. Hanya Nara lah, sosok terakhir yang ada didalam hidupnya.


"Papah, nanti kalo ada apa-apa cepat hubungi aku ya! Aku akan cepat pulang untuk Papah," Pinta Arkana, kepada Ayah nya itu.

__ADS_1


"Iya tenang saja, Papah bisa jaga diri baik-baik. Kamu juga di sana jaga kesehatan dan jangan terlalu kelelahan!" Ucap Arga, yang tahu jika Arkana sering melupakan kesehatannya jika sudah mulai fokus dalam pekerjaannya itu.


"Iya Papah, akan selalu aku ingat." Jawab Arkana.


Kini Arkana dan Arga, menikmati masakan yang di sajikan oleh Asisten rumah tangga tersebut.


Walaupun Arga dan Arkana selalu merindukan masakan Nara. Namun sekuat hati mereka semua itu akan selalu di kenang sampai kapanpun.


Setelah selesai sarapan, Arkana berpamitan kepada Arga, untuk segera berangkat, karena Arkana takut akan terjebak macet saat di perjalanan dan akan terlambat sampai di tempat tujuan.


Setelah perjalanan cukup lama. Akhirnya Arkana sampai di Apartemen miliknya.


Arkana akan mengawasi usaha yang di berikan oleh Ayah nya yaitu Cafe dan juga warung kecil yang berada di pinggir jalan, yang menjual Aneka rasa Pisang Keju AD.


Yang masih ingin lanjut, komen ya gaes 😘😘

__ADS_1


__ADS_2