Nara

Nara
Membebaskan Arga 2


__ADS_3

Dari kejauhan terlihat beberapa orang laki-laki yang mulai berjaga-jaga, mereka di perintahkan untuk menjaga Arga dari luar.


Rencana nya hari ini Bos besar mereka ingin datang ke tempat tersebut.


Tidak lama setelah itu datanglah seorang perempuan cantik dan bertubuh se*si seperti model majalah.


"Bagaimana dia?" ucap Acnes kepada anak buah nya.


"Sudah Bos, tinggal menunggu waktu nya saja," dalam hitungan menit laki-laki itu akan menjadi milik Bos selama nya, jawab anak buah Acnes.


"Kerja yang bagus." jawab Acnes


Setelah itu Acnes masuk ke dalam dan meminta anak buah nya untuk membuka kunci kamar tersebut.


"Apakah dia sudah meminum dan memakan, makanan itu?"


"Seperti nya sudah Bos."


"Baiklah."


Setelah pintu kamar tersebut terbuka lebar, ternyata Arga tidak ada di dalam ruangan tersebut.


Acnes terus mencari dan membuka kamar mandi, dan ternyata Arga berada di dalam kamar mandi sedang berendam, seperti nya obat per***sang tersebut telah beraksi.


"Mas Arga," ucap Acnes yang mulai mendekat ke arah dimana Arga berada.


"Jangan mendekat Acnes! aku tahu ini semua ulah mu."


"Ahahahaha, kalo iya kenapa mas Arga? aku juga ingin merasakan apa yang ada di dalam tubuh mu itu." ucap Acnes.


'Sialllll,' batin Arga.


Acnes semakin mendekat di mana sekarang ini Arga yang sedang berendam di dalam bathup.


Sedangkan di luar.

__ADS_1


Laila mulai turun dari mobil nya, dan mendekat ke arah dimana ada beberapa orang anak buah Acnes yang sedang berjaga, termasuk Bayu.


Namun setelah Laila mulai mendekat, ternyata Bayu pergi menaiki motor nya.


Entah pergi kemana, namun gagal sudah harapan Laila untuk bisa bertemu dengan Bayu, hari ini.


'Akan aku pastikan mas, jika gagal hari ini, masih ada hari esok pertemuan kita lagi,' batin Laila.


Laila menuju dimana anak buah Acnes yang sedang berjaga-jaga di depan pabrik yang lama tidak berpenghuni.


Dengan drama yang telah di rencanakan oleh Laila dan ke 3 laki-laki yang tidak lain adalah Riko, Andi, dan Andre.


"Tolong!!!!!, tolong!!!!, apakah ada orang di sana?" teriak Laila yang sedang minta tolong.


Ternyata anak buah Acnes mendengar teriakan dari Laila.


"Ada apa Neng? kenapa teriak-teriak?" ucap salah satu anak buah Acnes yang berbadan Cungkring.


"Tolong mas!!, tolong aku." jawab Laila.


"Iya tolong kenapa Neng?"


"Dimana Neng?"


"Di sana mas! tolong bantu aku."


"Yasudah Neng, tetap di sini dan jangan kemana-mana! kami akan kembali lagi Neng."


"Iya mas, aku tunggu di sini," jawab Laila.


Setelah semua anak buah Acnes pada pergi untuk menemui yang kata nya ada banyak laki-laki bertubuh besar.


Ini adalah kesempatan Laila mencari dimana keberadaan Arga sekarang.


Laila mulai memasuki ruangan satu, persatu.

__ADS_1


Nasip baik berpihak kepada Laila, semua anak buah Acnes tidak ada di dalam gudang itu, dan tidak lama Laila mendengar teriakan antara laki-laki dan perempuan di dalam ruangan yang pintu sedikit terbuka.


Laila mencoba melihat dan menghintip sedikit, Laila terkejut saat mendengar ada nama Arga yang di sebut oleh perempuan itu.


"Jangan mendekat Acnes!" teriak Arga.


"Mas Arga, apakah kamu tidak ingin mencoba tubuh ku ini?" kamu akan merasakan nikmatnya tubuh ini, dan sangat berbeda daripada istri kamu yang kampungan itu.


"Aku tidak akan pernah sudi menyentuh tubuh mu itu, atau wanita lain! hanya istri ku yang akan selalu menikmati tubuh ini dan selama nya tidak akan pernah terganti!"


"Hahahaha, tapi kenyataannya tubuh ini yang akan menjadi candu mu mas Arga!" setelah kamu mera.


Belum sempat Acnes selesai berbicara tiba-tiba dari belakang Laila memukul keras tubuh Acnes dengan kayu balok besar.


Buk buk buk buk


Dan akhirnya Acnes pingsan dan tidak sadarkan diri.


Begitu kencang nya pukulan Laila, sehingga Acnes tidak sempat sedikitpun untuk sekedar melihat siapa yang berani memukulnya.


"Siapa kamu?" ucap Arga Kepada Laila.


"Jangan bertanya sekarang mas, ayo naik! aku akan menyelamatkan mu sebelum anak buah Nona ini kembali."


Dalam setengah sadar Arga bangkit dari bathup nya dan menghampiri Laila, sambil berjalan terseok-seok.


Laila menangkap Arga, sambil berjalan memeluk Arga.


"Maap mas aku lancang memeluk mu! aku akan membawa kamu pergi dari sini," ucap Laila.


Tanpa ada penolakan Arga menurut saja kepada Laila.


Suasana di depan pabrik terlihat masih sangat sepi, kemungkinan anak buah Acnes, masih berkelahi dengan anak buah Arga yang sempat Riko panggil untuk segera ke tempat itu.


Dan sekarang ini nasip tidak berpihak kepada Laila dan Arga.

__ADS_1


Tiba-tiba mobil Riko, tidak ada di tempat.


'Kemana mereka,?' batin Laila.


__ADS_2