Nara

Nara
Membebaskan Arga


__ADS_3

Beberapa menit setelah keluar dari hutan, tempat penyekapan Andi dan Laila.


Kini mereka ber empat menuju dimana Arga di tahan oleh anak buah Acnes.


"Kamu tahu tempat nya?" ucap Andi kepada Riko.


Sedangkan Andre sedang menyupir mobil tersebut hanya diam dan menurut apa yang di perintahkan oleh Andi dan Riko.


"Iya aku tahu!" jawab Riko.


Sedangkan Laila yang sedang duduk melamun, melihat ke arah jalanan yang banyak di lalui oleh motor dan mobil.


Hampir satu minggu Laila tidak bertemu dengan adik nya, dan tidak tahu bagaimana juga nasip adik nya, selama Laila tidak ada.


Andi yang melihat Laila duduk di samping nya merasa kasihan, karena diri nya, Laila juga ikut-ikutan dalam masalah ini.


Namun dalam satu minggu ini ada peningkatan, tinggal berdua dengan Laila semakin mengetahui sikap dan sifat kerakter masing-masing.


"Kamu kenapa?" ucap Andi kepada Laila.


"Tidak apa-apa aku hanya lelah saja!" jawab Laila.


Tanpa senghaja Laila melihat sebuah foto yang di taruh dekat Andre.


Foto seseorang yang sangat Laila kenali, dan orang yang selama ini Laila cari yang entah pergi kemana.


"Maap tuan Riko, apakah boleh saya melihat foto yang ada di dekat anda itu?" ucap Laila meminta dengan sopan kepada Riko.


Riko melihat ke arah Laila, sehingga membuat Andi yang juga melihat hal tersebut marah.


"Apa yang kau lihat Riko? dia meminta foto itu! kenapa kamu malah memandang dia?"


Andre yang ikut mendengar perdebatan mereka hanya tersenyum, karena biasa nya jika bertemu Andi dan Riko selalu asik dengan pembicaraan mereka.


Namun sekarang ini sangat berbeda, Andi dan Riko selalu berseteru jika bersangkutan dengan Laila.


"Aku hanya ingin melihat dia! kenapa kamu yang marah?" jawan Riko yang tidak mau kalah.

__ADS_1


Huhhhhhhhhh


Andi menghelai napas kasar, entah kenapa diri nya merasa tidak suka, jika Riko memandang ke arah Laila.


"Ini foto yang kau mau, memangnya kamu mengenali laki-laki ini?"


Saat Laila menerima foto tersebut, betapa terkejutnya Laila melihat dengan jelas foto itu.


Ada kesedihan yang mendalam, saat Laila dengan jelas memandang wajah laki-laki yang ada di foto itu.


Laki-laki di masa lalu Laila, Laki-laki yang pernah membuat Laila merasakah kasih sayang, setelah ke dua orang tua nya.


Andi dan Riko merasa bingung dengan sikap Laila yang berubah saat melihat dan memandang wajah laki-laki yang ada di foto tersebut.


"Aku mengenal nya." ucap Laila yang membuat Andi dan Riko menjadi bingung.


"Mengenalnya? dimana?" ucap Andi yang merasa penasaran.


"Dia teman lama ku, yang sudah lama menghilang entah kemana."


"Kalo begitu apakah kamu mau membantu untuk membebaskan Arga?"


"Aku tidak setuju!" ucap Andi kepada Riko.


"Hei bro! yang kita lawan sekarang bukan anak buah Arga lagi dengan mudahnya kita meminta dia mau menolong!"


"Tetap aku tidak terima! jika terjadi apa-apa dengan Laila bagaimana? apakah kamu mau bertanggung jawab?"


"Aku tidak keberatan! jika itu harus nyawa ku jadi taruhannya!" yang terpenting tuan Arga selamat, dan mereka bisa bersama lagi dengan istri nya." ucap Laila kepada Andi.


"Jangan meremehkan nyawa! aku tidak terima!"


"Tolong lah Tuan! aku juga harus bertemu dengan orang ini," aku ingin menyelesaikan masalah ku dengan dia, ucap Laila.


"Berikanlah kesempatan Andi! bukankah dia juga butuh privasi!" ucap Riko.


Setelah Andi berpikir sejenak, akhirnya Andi setuju karena ini demi Arga, walaupun mengorbankan perasaannya.

__ADS_1


"Baiklah," ucap Andi dengan sura khas pasrah nya.


Akhirnya mobil yang di tumpangi oleh Andre, Riko, Andi, dan Laila, tiba di sebuah pabrik yang sudah lama tidak berpenghuni.


"Apa kamu yakin tempat nya di sini?" ucap Andi kepada Riko.


"Iya benar, ini adalah tempat nya." jawab Riko.


Dari kejauhan Laila melihat seorang laki-laki yang sangat dia kenali.


"Mas Bayu," ucap Laila, yang masih terdengar jelas di telinga Andi.


Sebab Andi sekarang ini sedang duduk di samping Laila.


Andi juga mendengar, saat Laila menyebut nama laki-laki tersebut.


"Apa kamu mengenalnya?" ucap Andi kepada Laila.


"Iya aku mengenalnya Tuan."


"Apa rencana kita selanjutnya?" ucap Andre, yang kali ini membuka suara nya karena dari tadi Andre banyak berdiam saja.


"Aku akan kesana menghampiri mas Bayu." jawab Laila.


"Jangan terburu-buru Laila!" jawab Andre.


"Biarkan saja Andre! dia lebih mengetahui apa yang harus dia lakukan!"


"Apa kau tidak memikirkan keselamatannya hah?" ucap Andi yang kembali marah kepada Riko.


"Kenapa kalian ber 3 pada berantem?" aku tahu cara nya! biar aku yang akan bergerak, jawab Laila.


Sehingga membuat ke 3 laki-laki tersebut tercengang dan melongo dengan sikap Laila, yang tiba-tiba menjadi berani.


Maap kakak-kakak reader, jika cerita nya kurang baik dan masih banyak kekurangan nya 🤗🤗🤗


Tetap pantau terus kak. dan beri Like, Komen, Hadiah, dan Vote.

__ADS_1


Ada kejutan di bab berikutnya yang akan membuat kalian paham dengan alur cerita nya.


__ADS_2