
Setelah sampai di kota xxx Arga dan Nara, juga beserta Arkana.
Mereka bertiga tidak langsung ke tempat yang mereka tuju, melainkan mereka pergi ke salah satu penginapan untuk beristirahat sebentar.
Sedangkan Arkana, masih betah dalam tidur nya yang semakin nyenyak.
Nara yang baru keluar dari kamar mandi terlihat sangat segar, setelah perjalanan yang lumayan menguras tenaga.
Hanya air yang mampu mendinginkan suhu tubuh nya, yang sangat lelah.
Tatapan Arga penuh arti, saat Nara keluar hanya menggunakam kimono saja.
"Sayang, apakah kamu mau menggoda Mas?" ucap Arga kepada Nara.
"Aku tidak menggoda Mas, hanya saja pikiranmu semakin hari, semakin bertambah mesum nya." jawab Nara yang juga berani menggombali Arga.
Arga mendekat kearah Nara.
Tanpa meminta persetujuan dari Nara, Arga langsung membawa Nara ke shoopa.
Karna di atas ranjang ada Arkana, yang saat ini masih tertidur lelap.
"Aku tidak akan melepasmu sayang! Sedari tadi aku sudah menahannya, namun semakin hari tubuh mu ini semakin menggoda ku saja." ucap Arga yang langsung melancarkan aksi nya.
Hingga gelak tawa terdengar dari bibir manis milik Nara.
"Mas kau ini semakin hari semaki tua! bukannya semakin loyo, malah semakin kuat saja." jawab Nara.
"Kau puas sayang?" ucap Arga di sela ci"man panas nya.
Hingga ci*man itu sampai di daerah tempat sensitif Nara, sehingga Nara semakin men*esah di buat Arga.
"Sangat puas Mas." jawab Nara.
Hingga permainan panas mereka berdurasi satu jam lama nya.
"Terimakasih sayang, selama ini kamulah menjadi penyemangat Mas, kamu yang membuat hidup Mas berarti dan menjadikan Mas laki-laki yang paling sempurna."
"Dan tetaplah menjadi Nara yang Mas kenal dan tidak akan pernah berubah, serta menjadi Ibu buat anak-anak Mas nanti nya." ucap Arga sambil memeluk Nara, yang sudah dalam keadaan setengah sadar.
Sore hari nya, Arga beserta Nara dan juga Arkana, pergi ke Rumah Makannya yang tidak terlalu jauh dari penginapan yang mereka tempati.
Arga dan juga Nara di sambut hangat oleh semua karyawan yang bekerja di Rumah Makan tersebut.
Semua karyawan Arga, rata-rata sudah berumur.
Dan Arga tidak ada mempekerjakan satu pun yang masih muda atau yang janda.
Semua Karyawan Arga sudah bersetatus bersuami dan juga beristri.
Arga mengucapkan banyak-banyak berterimakasih selama ini sudah setia, dan menemani nya dari titik nol, hingga sampai berkembang pesat seperti ini.
"Terimakasih semua nya, berkat kalian dan kerja keras kalian, Rumah Makan ini semakin bertambah kemajuannya, dan saya harap kedepannya akan semakin maju! Buat kalian semua, semangat dan terus semangat, ini semua demi keluarga kita masing-masing."
"Dan juga ini semua demi istri saya, yang selam ini selalu ada mendampingi saya dari awal hingga sampai detik ini."
"Terimakasih sayang, jadilah istri serta ibu dari anak-anak yang selalu kami banggakan." ucap Arga yang menghadiahkan kecupan termanis di kening Nara.
__ADS_1
Dan itu semua di saksikan oleh semua karyawan Arga.
***
Setelah satu minggu pertemuan, dan malam itu Riko langsung menyatakan perasaannya kepada Saras.
#Flashback On.
Ketika Saras yang masih berada di balkon, tiba-tiba Riko datang menghampiri Saras.
"Hei Saras." panggil Riko kepada Saras.
"Hei juga kak Riko." jawab Saras.
"Oh iya Saras, apakah aku boleh bertanya sesuatu?" ucap Riko kepada Saras.
"BoLeh kak, mau tanya apa kakak kepada ku." jawab Saras.
"Apakah kamu sudah memiliki kekasih Saras?" ucap Riko kepada Saras.
"Aku tidak ingin pacaran kak, aku ini orang yang tidak punya dan menumpang hidup bersama kakak ku! walaupun Kak Laila dan Kak Andi tidak mempermasalahkan itu, namun tetap saja aku merasa tidak enak, aku di kuliah kan sampai sekarang pun ini lebih dari syukur kak."
"Jadi aku tidak ingin sekolah ku berantakan, hanya karena urusan percintaan yang tidak pernah masuk akal." jawab Saras.
"Terus kalo kamu tidak ingin pacaran, bagaimana bisa kamu akan memiliki suami?" ucap Riko kepada Saras.
Dengan terus menjawab pertanyaan dari Riko, dan tidak memiliki rasa curiga, karena Riko terus bertanya kepada Saras.
"Jika ada yang serius kepada ku, dan mau menjadikan aku istri nya, maka aku akan bersedia menerima nya kak! Setidak nya aku tidak akan selalu menambah beban buat Kak Laila." jawab Saras.
"Tapi kamu tidak mengenalnya? Bagaimana bisa kamu dengan mudahnya untuk menerima?" ucap Riko kepada Saras.
Saat mendengarkan jawaban yang singkat dari Saras, Riko dengan yakin bahwa diri nya harus secepatnya untuk melamar Saras.
Riko tidak ingin hal itu terjadi lagi, saat diri ny juga menyukai Laila, namun sudah terlambat karena Andi juga menyukai Laila.
"Saras, jika Kak Riko adalah laki-laki itu, apakah kamu mau menerima lamaran Kakak?" ucap Riko kepada Saras.
"Apakah aku boleh tahu apa alasan kakak mau kepada ku?" jawab Saras yang juga tidak terlalu basa-basi.
"Umur kakak tidak muda lagi Saras, dan jaman sekarang mencari perempuan yang tulus apa ada nya itu sangat susah! dan kakak yakin, kamu perempuan baik dan berhati lembut."
"Izinkah kakak menjadi pendamping hidup mu Saras, dan izinkan kakak menjadi laki-laki satu untuk selama nya buat kamu." ucap Riko.
Tidak mungkin Riko mengatakan bahwa diri nya jatuh cinta kepada Saras, karena Saras adalah adik dari Laila, bisa-bisa kena tolakkan Riko.
"Bismillah kak aku mau jadi istri kakak." jawab Saras dengan penuh keyakinan.
Saras menerima Riko, tulus apa adanya, karena Saras juga sudah mengetahui siapa Riko sebenarnya kepada Andi.
Saras sering melihat Riko, namun tidak dengan Riko yang baru pertama kali melihat Saras.
Saras juga mengetahui sikap dan keperibadiaan Riko dari Andi, sebab karena itu Saras yakin sepenuhnya karena Riko dapat menuntunnya menjadi istri yang sholehah.
#Flashback Off.
Acara pernikahan di rayakan di mansion Danuarta.
__ADS_1
Yang di hadiri hanya orang-orang tertentu.
Selain itu hanya ada pelayan di mansion yang juga ikut meramaikan acara tersebut.
Hingga kata Sahhhh menggema di dalam Mansion Danuarta itu.
Sedangkan Arga tidak dapat ikut menghadiri hari bahagia Riko bersama Saras.
Namun sepanjang acara, Riko senghaja ber video call bersama Arga, agar terasa kehadiran Arga di mansion ini.
"Selamat buat kamu Riko beserta istri, jadilah laki-laki yang baik, setia, serta bertanggung jawab! Jagalah dia dan jangan sakiti dia Riko!"
"Aku berharap kedepannya rumah tangga mu akan selalu dalam lindungan Allah." ucap Arga yang berada di seberang sana.
"Terimakasih Arga, terimasih doa serta apa yang selama ini kamu berikan kepada ku, aku tidak akan pernah melupakan jasa-jasa mu selama ini." jawab Riko di sela tetesan air mata nya.
"Kita semua keluarga Riko! Aku, Andi, dan kamu, kita sama dan kita tidak memiliki siapa-siapa lagi di dunia ini, jadi kita suadara! Kita satu keluarga Danuarta." ucap Arga.
Setelah itu sambungan telepon terputus.
"Kita saudara Riko! ucap Andi yang juga ikut langsung memeluk Riko."
"Terimakasih Andi." jawab Riko yang juga memeluk erat tubuh Andi.
"Jadilah laki-laki yang bertanggung jawab, serta iman yang baik bagi makmum nya! ucap Andi kepada Riko.
"Selamat Kak Riko, tolong jaga adik ku kak, tolong terima dia apa adanya." pinta Laila kepada Riko.
"Aku akan menjaga nya dan tidak akan pernah melepaskannya, karana dia satu-satunya untuk selama nya." jawab Riko dengan penuh keyakinan.
Tamat
Hei kakak-kaka reader ku yang selalu setia dan selalu ada.
Terimakasih sudah sampai sini mengikuti perjalanan kisah Nara dari awal sampai akhir.
Tanpa kalian, aku tidak akan pernah bisa sampai sekarang ini.
Jangan lupa ya gaes kasih Like, Komen, Hadiah dan Vote 🥰🥰🥰
Sekali lagi author banyak-banyak minta maaf, jika selama ini kata-kata author kurang enak di dengar atau cerita nya sering banyak typo.
Apa lagi saat ini autor sering lama up nya, maafkan author ya gaes 🤭🤭🙏🙏🙏
Arga Danuarta
Faranisa Inara
Kesayangannya Mas Arga
Arkana Jayantaka Wisam
__ADS_1
Baby Shilla, anak dari Andi dan Laila