Nara

Nara
Menemani Bekerja


__ADS_3

"Apakah sebelumnya bapak tidak pernah membawa pacar bapak ke apartemen ini.?"


Kata-kata itu lolos begitu saja, sehingga tanpa ragu Laila ucapkan.


"Saya tidak pernah membawa perempuan ke tempat peribadi saya, bagi saya hanya istri yang akan saya bawa ke tempat ini."


Lagi-lagi Laila di buat terkejut dengan ucapan Andi.


"Jika seperti itu, kenapa bapak terima tawaran dari Nenek waktu itu.?"


"Saya tidak memiliki keluarga lagi, selain Nenek," walaupun Nenek bukan keluarga saya.


"Maap pak."


"Tidak apa-apa, kamu juga harus tahu," orang tua saya sudah lama meninggal, dan saya tumbuh bersama cucu nya Nenek yang bernama Arga Danuarta.


Namun karena ke egoisan Nenek yang selalu mementingkan kehendaknya yang selalu menjodohkan Arga, dan sempat Arga menikahi perempuan sekali 3 dalam hari yang sama.


Namun Arga tidak pernah mencintai dan menyentuh tubuh istri nya.


Sehingga kami sedang berlibur di sebuah desa, Arga bertemu dengan seorang gadis cantik yang sekarang ini sudah menjadi istri sah Arga.


Namun karena ke egoisan Nenek, Nenek tidak merestui hubungan mereka dan sekarang kembali ingin menjodohkan Arga dengan perempuan pilihannya.


Sehingga Arga memilih untuk pergi dari rumah dan meninggalkan segala nya demi sang istri yang sekarang ini sedang hamil.


"Ya ampun, segitu besarnya cinta pak Arga dengan istri nya," kenapa Nenek tidak mencoba mengerti, apakah Nenek tidak suka dengan orang miskin.?


"Sebenarnya Nenek tidak seperti itu," hanya saja Nenek gengsi mengakui dan malu kepada teman-teman nya jika memiliki cucu mantu orang kalangan rendah.


"Semoga Nenek cepat sadar ya pak, semoga bisa berkumpul lagi dengan cucu nya," terus apa hubungan nya dengan saya pak.?


"Apa kamu lupa, jika saya tidak menerima kamu untuk bekerja di apartemen ini,?" maka Nenek juga akan menjodohkan aku seperti Arga.


"Mungkin pilihan Nenek pasti bagus pak, wanita berkelas dan tehormat."


"Aku tidak suka dengan perempuan seperti itu."


"Kenapa pak.?"


"Sudah menjadi tradisi nya, jika perempuan yang terbiasa hidup dengan kemewahan akan susah untuk menjadi istri yang ideal."

__ADS_1


Laila tertawa dengan ucapan Andi.


Mereka sangat cepat untuk saling mengenal, dan mereka juga sama-sama suka berbicara sehingga tanpa mereka sadari melupakan waktu untuk perjalanan nya hari ini.


"Tidak apa-apa pak saya hanya ingin tertawa saja," oh ya ampun pak, ini sudah jam berapa, ayo cepat sarapan.!


Dan sekarang Andi sudah berada di meja makan dengan di depannya menu masakan yang sederhana, namun mampu menggoda perut Andi.


"Laila kamu mau kemana.?"


"Saya mau ke belakang pak, kalo ada lagi pekerjaan yang bisa saya kerjakan."


"Duduklah di sini dan temani saya.!"


"Maap pak saya tidak sopan kalo seperti itu."


"Duduklah Laila, bukankah dari tadi sudah saya bilang anggap saja apartemen ini milik kamu juga,!" jadi semua tempat ini sesuka hati kamu.


"Maap pak."


Dan akhirnya Laila juga ikut bergabung untuk menemani Andi sarapan pagi nya.


'Benar kata Nenek, tidak ada salah nya aku mengikuti perintah nya kali ini,' kenapa Nek smua ini juga tidak berlaku kepada Arga, aku akan membantu Arga untuk berbaikan lagi kepada Nenek, batin Andi.


Setelah mengantarkan Laila pulang ke rumah nya.


Andi segera pergi ke mansion untuk menemui Nenek nya.


"Nek aku mengetahui ini akal-akalan kamu Nek."


"Kenapa, apakah kamu mau Nenek jodoh kan.?"


"Jangan jadikan aku seperti Arga Nek, biarkan aku memilih nya sendiri.!"


"Kalo memang seperti itu, tunjukan kepada Nenek dalam waktu singkat temukan jodoh mu.!"


"Terus apa hubungan nya Nek dengan bekerja nya Laila di apartemen milik ku,?" bukankah dia bisa bekerja di kantor, apa lagi dia sangat pintar.


"Sepintar-pintarnya wanita karir, belum tentu dia pintar dalam hal rumah tangga."


"Maksud Nenek.?"

__ADS_1


"Kamu pikir saja sendiri,!" Nenek capek mau istirahat.


'Nek, aku akan berjanji agar hubungan mu dengan Arga kembali seperti dulu,' batin Andi.


#Flsahback Off


Setelah selesai sarapan pagi, seperti ucapan Andi tadi.


Laila juga harus ikut mememani Andi untuk pergi meninjau turun ke lapangan.


Andi akan mencoba mendekati Laila dan akan mencari tahu asal-usul kehidupan Laila dengan cara seperti ini.


***


"Wah banyak orderan sayang.?"


"Iya mas Alhamdulillah, ini semua rezeky anak kita mas," hitung-hitung buat tabungan juga.


"Iya sayang, semangat ya.!"


"Terimakasih suami ku."


"Sama-sama sayang, mau mas bantu.?"


"Boleh mas, tolong kumpulin barang-barang pesanan orang ke sini ya mas.!"


"Ini punya siap saja sayang, dan ini kok banyak banget sih di jadiin satu lagi.?"


"Oh ini punya.?"


Belum sempat Nara mengatakan, tiba-tiba ada yang mengetok pintu rumah mereka.


Tok tok tok


"Siapa sayang.?"


"Mungkin orang yang mau mengambil barang mas, tolong bukain pintu nya ya mas.!"


"Iya sayang sebentar ya."


Saat Arga membuka pintu rumah nya, Arga terkejut dengan sosok perempuan yang datang bertamu ke ruamh nya.

__ADS_1


Hayo ada yang tahu siapa yang datang gaes 😅😅😅 tebak yah.


Ayo agar author lebih semangat lagi kasih author hardiah ya Like, Komen, Hadiah dan Vote sayang 😘😘😘😘


__ADS_2