
Kini Arga sudah berada di depan semua warga.
Saat ini Arga bagaikan tersangka, orang yang sangat bersalah.
Semua warga pada ribut saling menyalahkan sikap Arga yang katanya keterlaluan.
"Tenang-tenang! semua nya!" saya harap kalian semua pada tenang, bagaimana bisa kita akan memberi pertanyaan kepasa Pak Arga? jika kalian ribut seperti ini, ucap Pak Rt.
Akhirnya semua warga pada terdiam, dan akan mendengarkan penjelasan dari Arga sendiri.
Nara yang melihat dari kejauhan merasa sangat sedih, sebab kenyataannya tidak seperti yang semua mereka banyangkan.
Sedangkan Arga merasa sangat bingung, dengan semua tuduhan-tuduhan yang warga berikan.
"Maap sebelumnya Pak Arga, saya selaku Rt di sini hanya ingin memperjelas bagaimana semua yang terjadi!"
Arga menjawab dengan nada khas Bos Besar, saat ini Arga berdiri di depan semua warga seperti sedang mengadakan rapat penting bersama rekan-rekan bisnis tertinggi.
"Silahkan apa yang akan kalian pertanyakan!"
Degggggggg
Saat mendengar nada bicara Arga, hati Nara saat ini merasakan bahwa bukan seperti Arga biasa nya.
Nara merasakan jiwa pembisnis Arga lah yang keluar saat ini.
Tatapan mata Arga, terlihat jelas seperti menghadapi ribuan-ribuan berkas yang banyak kesalahan dan siap-siap untuk di perbaiki.
__ADS_1
"Siapa Pak Arga sebenarnya?" ucap salah satu warga yang ada di sana.
"Apa kalian semua pada membawa Hanphone?"
Pertanyaan Arga kali ini membuat semua warga pada bingung, namun mereka kembali menetralkan perasaan masing-masing.
"Iya kami pada membawa nya Pak Arga," ucap mereka semua.
"Cari di halaman google kalian! Arga Danuarta," ucap Arga kepada semua warga.
Seketika para warga mengetik nama itu di handphone mereka masing-masing, seketika saat itu juga wajah mereka menjadi pucat dan kaku.
"Apa yang masih ada di pertanyakan?"
"Berarti apakah benar yang ada di handphone saya ini?" jawab salah satu warga.
"Dan saya dulu nya pernah di paksa oleh Nenek saya untuk menikahi 3 perempuan sekali gus dalam 1 hari."
Semua warga pada tercengang mendengar jawaban dari Arga saat ini.
Saya bertahan dengan mereka ber 3 selama 3 tahun, dan berpisah setelah saya sudah memperistri Nara.
Semua warga pada teriak histeris, saat mendengar kenyataan bahwa Nara adalah pelakor, 'dan berarti perempun saat itu yang datang ke sini memang benar adalah istri sah Pak Arga,' batin mereka semua.
"Sayang tolong Mas Pinjam handphone kamu sebentar!" ucap Arga kepada Nara, terdengar jelas suara nya kembali seperti pertama kali mereka berkenalan dengan Arga.
Nara mendekat ke arah dimana saat ini Arga sedang berdiri.
__ADS_1
"Tetaplah di sini sayang!" ucap Arga kepada Nara, saat Nara ingin menjauh.
Arga mulai mengetik sesuatu di handphone Nara, mencari satu per satu akun sosial media mantan istri mereka.
"Ini mantan istri saya yang pertama, nama nya adalah Dina, dan ini adalah mantan istri saya yang ke 2 adalah Siska, dan ini adalah mantan istri saya yang ke 3 adalah Melani."
Satu persatu Arga jelaskan dari awal sampai akhir, dan kenapa mereka jadi berpisah.
"Di sini saya perjelaskan, selama saya berumur 40 tahun dan hampir masuk ke 41 tahun," saya tidak pernah menyentuh siapa pun terkecuali istri saya Nara!
"Nara bukanlah pelakor yang kalian katakan! jika dia adalah pelakor, berarti saya memiliki perasaan dan memberi nafkah batin kepada ke 3 mantan istri saya."
"Namun yang jelas, saat saya beberapa hari berada di sini sebelum saya menikahi Nara pada malam itu!" saya masih seorang laki-laki tua perjaka.
"Dan setelah malam itu saya menikahi Nara, walaupun itu adalah paksaan kalian!" namun sebelumnya saya juga memiliki perasaan kepada Nara, dan entah Nara pun juga sama atau tidak.
"Namun Nara adalah perempuan baik, dia memberikan Nafkah batinnya kepada saya saat malam itu juga."
"Jadi berhentilah! menghujat keluarga kami!" apa yang kalian dengar itu tidaklah apa yang terjadi kepada saya dan keluarga kecil saya.
"Saksi nya adalah Ibu Heny!" Ibu Heny adalah mantan kepala Maid saya di Mansion, beliau juga terkejut saat mendengar bahwa pada malam itu anak nya di nikahkan para warga.
"Namun Ibu Heny lebih terkejut saat mengetahui bahwa menantu nya adalah mantan majikannya."
Semua warga pada mengerti dan percaya, setelah Arga menjelaskan semua nya, dan mereka juga meminta maap kepada Arga dan Nara, sudah bersangka buruk dan telah memfitnah yang bukan kenyataan terjadi.
Kini Arga sudah merasa tenang, saat mengatakan apa yang selama ini Arga tutup rapat-rapat.
__ADS_1