
Seminggu sudah berlalu, namun belum juga ada panggilan dari perusahaan Danuarta.
Isi dompet Laila pun sudah mulai menipis.
Hanya berdoa dan menunggu hasil dari panggilan yang tidak tentu kapan datangnya.
"Kak Laila, aku perlu uang kak untuk bayar semester."
"Sabar ya dek, nanti kakak cari kerjaan deh.!"
"Jangan lama-lama ya kak."
"Iya dek, akan kakak usahakan secepatnya untuk membayar uang semester kamu."
'Apa aku harus mencari pekerjaan lagi, aku tidak mungkin mengharapkan bekerja di kantor itu,' batin Laila.
***
Saat Andi sedang memperiksa berkas-berkas kantor, tiba-tiba dari arah luar ada suara ribut-ribut.
Dan ternyata yang membuat keributan itu adalah Desita, nenek dari Arga Danuarta.
Desita datang ke kantor hanya mencek bagaimana keadaan kantor.
Desita sempat berpikir kantor akan berantakan jika tidak ada Arga, namun ternyata walaupun tida ada Arga, Andi pun bisa di andalkan.
"Andi, Andi, ayo keluar, temuin nenek.!"
"Maap pak Andi, nyonya Desita meminta untuk bertemu dengan anda."
"Tidak apa-apa pak Ridwan, biarkan nenek masuk,!" ini juga perusahaan beliau.
Tidak lama setelah itu Desita masuk ke dalam ruangan Andi.
"Kenapa kamu tidak bilang kepada nenek, apa kamu sudah merasa hebat.?"
"Bukan begitu nek, hanya saja tidak ingin nenek merasa khuatir masalah kantor."
"Omong kosong kau ini."
__ADS_1
"Jangan marah-marah terus Nek, nanti cantik nya hilang.!"
"Bisa saja kamu ini."
"Nek mau makan siang dengan ku.?"
"Apakah kamu tidak ingin makan siang dengan pacar kamu,?" tanya balik Desita.
"Lupakan hal itu Nek, aku belum sempat mencari nya," ayo kita pergi Nek.
Sepanjang perjalanan banyak para pegawai kantor yang asik membicarakan Desita dengan Andi.
Walupun di usia yang sudah sangat tua, namun kecantikan dan postur tubuh Desita masih sangat sempurna.
Seperti masih berusia 50 tahun, namun memiliki body goals.
Andi dan Desita sudah sampai di sebuah restoran yang sangat mewah.
Jika saja saat ini Andi tidak bersama Desita, mungkin makan siang dia hanya di sebuah warung lesehan.
Karena bagi Andi, tidak perlu makan yang berlebihan, yang ada hanya membuang-buang uang saja.
Tidak senghaja Andi bertabrakan dengan seorang perempuan, yang sepertinya sedang buru-buru.
"Iya saya juga minta ma-," Laila, hei kita bertemu lagi."
"Eh bapak kan orang yang di kantor kemaren kan.?"
"Oh ya ampun, saya mencari-cari keberadaan kamu selama beberapa minggu ini, kamu kemana saja.?"
"Maap pak, saya kira anda tidak mencari saya."
"Andi dia siapa, apa kamu mengenal nya.?"
"Iya Nek saya mengenalnya, Laila kenalkan ini nenek saya.!"
"Laila Nek.
"Desita, panggil saja Nenek seperti Andi.!"
__ADS_1
'Nek, jika saja Nenek tidak egois," mungkin Arga dan Nara sangat bahagia, dan Nenek juga segera menjadi Nenek buyut, batin Andi.
"Ayo Andi, sekalian ajak dia untuk makan siang.!"
"Ayo Laila, sekalian kita bahas masalah pekerjaan.!"
"Saya tunggu di sana saja ya pak, sialahkan bapak dan Nenek makan bersama.!"
Andi berbisik di telinga Laila, sehingga Laila menuruti apa kata-kata Andi.
"Yang punya perusahaan itu adalah Nenek, ayo ikut makan, beliau tidak suka kata penolakan.!"
Setelah mereka duduk sambil menunggu pesanan mereka datang, Desita sedikit mengobrol dengan Laila.
Terlihat sekali, Laila juga pandai menjaga kata-kata nya saat berbicara kepada Nenek.
"Kamu sekolah lulusan apa.?"
"Saya sempat kuliah Nek, namun hanya beberapa bulan," ucap Laila sambil menundukan kepala nya.
"Kenapa, apakah ada masalah.?"
"Saat itu ayah dan ibu saya mengalami kecelakaan dan meninggal dunia, sehingga saya harus berhenti kuliah," dan meneruskan biaya sekolah menengah adik saya.
"Andi, kamu mau dia bekerja sebagai apa di kantor.?"
"Menurut aku dia sangat ceketan Nek, dari yang aku lihat di semua berkas-berkas nya semua nilai nya juga sangat bagus," dia lumayan berprestasi, namun hanya keadaan yang membuat dia seperti sekarang.
Kalo menurut Nenek dia harus menjadi apa.?
Aduhhhhh Laila di jadikan Nenek Desita sebagai apa ya gaes 🤔🤔🤔 author juga bingung nih.
Kasih author semangat ya, biar bisa berpikir cocok nya sebagai apa Laila 😊😊🙏
Kasih author Like, Komen, Hadiah
Vote
Vote
__ADS_1
Vote
Vote 😘😘😘