Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 10


__ADS_3

Di perusahaan Mahendra group,


tok tok tok, Alex mengetuk pintu ruangan Mahendra.


"Masuk"


"Saya ingin melaporkan perkembangan beberapa anak perusahaan tuan. "


"Silahkan duduk"


"Tuan,ada beberapa anak perusahaan yang ada di kota surabaya mengalami masalah. Ada karyawan yang sengaja memanipulasi data keuangan."


"Ada berapa perusahaan yang bermasalah"


"Untuk saat ini ada 3 perusahaan tuan. Di lihat dari kasusnya, mereka tidak bekerja sendiri, melainkan ada orang dalam dibelakang mereka. "


"Maksud kamu? Ada yang sengaja ingin menggulingkan perusahaan saya"


"Benar tuan. Tidak mungkin karyawan bisa melakukan hal itu dengan rapi kalo tidak ada orang yang mengawal jalannya rencana itu. Bahkan ada beberapa suplaiyer tidak lagi mengirim barangnya karena keterlambatan dana. "


"Kurang ajar!! "Siapa rupanya yang berani mencoba berurusan dengan Mahendra." kata Mahendra dengan marah.


"Tetap pantau terus perkembangan nya, jangan sampai orang luar tau. "


"Saya juga dapat laporan tuan, kalo besok karyawan akan mengadakan demo kalo uang gaji mereka belum di bayarkan. "


"Apa!!! jadi gaji mereka juga tertahan?!


Ini tak bisa di biarkan! Ini sama saja mencoreng nama baik saya. Cepat panggil manager masing perusahaan, dan bawa ke hadapan saya."


"Maaf tuan, manager keuangan di perusahaan itu sudah melarikan diri dengan membawa uang perusahaan."

__ADS_1


"Berdebah!! kejar mereka sampai ke ujung dunia pun.Bawa ke hadapan saya dalam keadaan apapun!


Untuk masalah gaji, jangan sampai terlambat, sekarang juga kamu kirimkan uang dan gaji mereka. Bilang pada semua karyawan,kalo perusahaan dalam keadaan baik baik saja. Saya tidak mau semua ini menjadi semakin rumit, dan memperkeruh keadaan. Saya yakin, ada seseorang yang sengaja ingin menggulingkan saya, mereka menyerang lewat anak anak perusahaan. Sungguh sangat luar biasa, ini orang bukan orang sembarangan, mereka tau tak tik dalam berperang rupanya.


Sekarang juga kamu pergi ke perusahaan itu. Atasi semua masalah ini. "


"Baik tuan. " Alex segera meninggalkan ruangan Mahendra dan menuju anak anak perusahaan yang bermasalah.


Dinda, kemana kamu nak,, untuk urusan seperti ini seharusnya kamu berada di samping papa, biar tidak menambah beban papa. Andai saja aku punya anak laki laki, pasti bisa aku andalkan untuk meneruskan perusahan aku. Sebagai generasi penerus perusahaan Mahendra. Tapi anakku perempuan dan meninggalkan aku. Andai waktu itu, aku tidak memarahinya, dan percaya padanya, mungkin Dinda tidak akan kabur. Maafkan papa nak, papa yang tidak pernah ada waktu buat kamu. Makanya aku pengen segera menikahkan kamu, supaya kamu punya pendamping hidup, dan juga ada yang membantu aku dalam menangani semua perusahaan aku. Aku yakin satya bisa di andalkan. Mahendra termenung dengan memikirkan semua masalah yang terjadi.


________________________


Adit, Kita langsung menuju ke perusahaan yang bermasalah."


"Baik bos"


pa, maafkan Dinda yang selalu membuat papa kawatir, dan memambah masalah pada papa. Aku yakin papa sekarang lagi bersedih,


maafkan Dinda pa,,, Dinda semakin merasa bersalah dengan papanya.


𝘗𝘦𝘯𝘨𝘶𝘯𝘨𝘶𝘮𝘢𝘯, 𝘏𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘗𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘴𝘢𝘵, 𝘺𝘢𝘪𝘵𝘶 𝘔𝘢𝘩𝘦𝘯𝘥𝘳𝘢 𝘨𝘳𝘰𝘶𝘱, 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘴𝘪𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘪𝘬.


Mendengar pengunguman itu, para karyawan pun antusias untuk mempersiapkan semuanya dengan rapi. Mereka sangat senang, karena pastinya gaji mereka tidak lagi di tahan.


"Yeeee,,,,,Akhirnya kita gajian.." saut salah satu karyawan saking senangnya.


Alex tiba di Perusahaan Matoya, dan di sambut dengan baik oleh para staf di perusahaan itu. "Selamat datang pak Alex," kata staf Matoya. Terlihat para staf seperti kebinggungan, karena melihat hanya Alex seorang sendiri, tanpa tuan Mahendra. Alex tau maksud dari para staf itu.


"Saya di utus oleh tuan Mahendra untuk datang kesini sendiri karena tuan sedang tidak enak badan."


Kata alex supaya tidak mengecewakan para karyawan dan staf disana.

__ADS_1


Alex masuk ke perusahaan itu, dan ternyata Dinda ada di sana.


"Non Dinda, " Alex sangat terkejut dan senang melihat Dinda.


"Ssssttt,,, "


Dinda menempelkan telunjuk di bibirnya sebagai isyarat untuk jangan keras keras. Karena takutnya ada yang dengar dan tau kalo Dinda anak satu satunya Mahendra.


"Kenapa non bisa sampe disini, "


"Aku tadi dapat laporan kalo perusahaan papa dalam masalah. Makanya aku langsung datang kemari."


"Pulanglah non, kasian Tuan Mahendra dia sekarang ini sedang sangat sedih. Siapa tau, dengan kepulangan non, bisa membuat semangat tuan Mahendra. "


Dinda termenung, dan memikirkan ucapan Alex.


"Baiklah, nanti aku datang ke perusahaan.


Oh ya Lex, aku akan bekerja di sini, tapi tolong tetap rahasiakan identitas aku sebagian putri papa. "


"Maksud non,"


"Aku ingin mencari tau siapa dalang di balik semua ini, aku yakin ini bersangkutan dengan kematian ibu. Pasti orang yang sama, yang sengaja ingin menghancurkan keluarga aku. Kita juga harus bermain cerdik Lex,halus dan rapi. dengan cara itu kita menangkap pelaku."


"Ide non Dinda sangat luar biasa. Baik non nanti saya atur semuanya "


Kemudian Alex mengumpulkan beberapa staf dan manager dalam segala bidang. Alex mengadakan meeting.


Saya umumkan untuk perusahaan Matoya,


besok akan dikirimkan seorang direktur dari Mahendra group. Dan dia putri tuan Mahendra sendiri, yang akan memegang beberapa anak perusahaan di Mahendra group. sehingga kalian tidak perlu khawatir, kesejahteraan para karyawan tetap aman, untuk masalah gaji, hari ini juga karyawan bisa menerima gaji.

__ADS_1


Perlu kalian tau, Mahendra group tidak bangkrut, ini hanya terjadi kesalahpahaman saja. Demikian meeting ini saya akhiri. selamat siang. "


Alex meninggalkan ruangan meeting,tetapi ada seseorang yang merasa sangat murka, karena rencananya gagal.


__ADS_2