
Ivan masih menunggu Ayu di ruang tamu, yang sedang ganti pakaian. Ivan bercakap cakap dengan Mahendra, sedangkan Siska istri Mahendra sudah pergi dengan sopirnya ke acara Helena.
Acara kali ini, dengan kostum bertopeng. Ivan dan Ayu pergi ke acara itu dengan mobil mewahnya.
"Kita pergi dulu ya Om, " Kata Ivan sambil bersalaman dengan Mahendra
"Hati hati di jalan, jangan ngebut ngebut" pesan Mahendra
Di dalam mobil, Ayu masih senyum senyum sendiri, mengingat kejadian lamaran tadi. Hati Ayu sedang merekah merekahnya.
"Kamu kenapa senyum senyum sendiri" Tanya Ivan sambil melirik Ayu
"Aku lagi bahagia,, karena ternyata kamu yang jadi calon suami ku, aku tak jadi berpisah denganmu. " Jawab Ayu sambil menyandarkan kepalanya di bahu Ivan
Ivan tersenyum mendengar pernyataan Ayu, sambil mengelus elus kepalanya
"Gimana, masih mau telfon kekasihmu? "
"Mau ajak kabur? " Tanya Ivan mengejek
Oh jelas donk,, Ayu membenarkan duduknya, mengeluarkan HP dan menelfon Ivan yang di sebelah nya.
HP Ivan berbunyi, tertera nama Sayangku,
"Hallo Yu, "
"Hallo van, kamu dimana? "
Aku lagi di jalan, ada apa?!!
"Ayok ajak aku kabur"
"Jadi, kabur,, kamu gak nyesel hidup bersama aku? "
"Gak van, Satya orang nya jelek, jutek aku pengen melarikan diri dengan mu, malam ini juga!!"
"Oke, lets go,, !!! " Ivan memutar balik arah jalan dan pergi ke sebuah toko pakaian.
"Loh, bukanya rumah tante helena kesana? kok putar balek. " Tanya Ayu bingung.
"Aku beli pakaian dulu. "
"Emang pakaian mu kenapa,?! "
__ADS_1
"Kan kamu mau ngajak Ivan, bukan Satya, " Jawab Ivan simpel
Ivan masuk di sebuah toko pakaian, Dia membeli hem panjang, dan celana jeans panjang. Kini terlihat seperti orang biasa, bukan orang kaya lagi. Mereka berangkat pake motor buntut nya Ivan, yang sudah di susulkan oleh sopir pribadinya di toko itu.
Tapi sopir Ivan tetap mengikuti Ivan sampai rumah helena dengan mobil mewahnya itu.
Ivan dan Ayu, sampai di rumah Helena, Mamanya Rudi. Acara yang sangat mewah dan meriah, di hadiri orang orang kaya di kota itu.
Para tamu melihat Ayu dan Ivan yang datang dengan motor buntut nya, jadi bahan ejekan orang banyak.
Rudi yang melihat itu, langsung menyambut mereka berdua.
"Hei Van, Yu, kalian udah datang, yuk langsung masuk aja. " Rudi mengajak mereka masuk ke dalam rumah, kebetulan di dalam ada helena yang sedang bercakap cakap dengan para tamunya.
"Selamat ulang tahun tante Helena,, " Kata Ayu dengan senyum ramahnya
Makasih Ayu,, kamu datang dengan siapa?! Tanya Helena
"Dengan Ivan tante,"
"Dia juga teman kampus Rudi mah, " jawab Rudi
"Selamat ulang tahun tante" Kata Ivan sopan
"Makasih,, Sepertinya saya pernah lihat kamu ya,, tapi dimana ya,," kata Helena mengingat ingat
"Pembantu?!!!!" Batin Ayu dan Rudi bersamaan, Mereka kaget mendengarnya, mereka saling memandang ivan, kemudian saking pandang satu sama lain.
Rudi pun tak dapat menahan tawanya, karena seorang konglomerat di sangka pembantu.
"Mah,, dia bukan pembantu tapi,,," Jawaban Rudi langsung di potong oleh Ivan.
"Tapi Asistennya tante. " Jawab Ivan asal omong.
Helena menerima penjelasan Ivan dengan manggut manggut, Tanda mengerti.
"Silahkan kalian nikmati hidangannya, sesuka kalian, mumpung gratis. Jarang jarang loh, makanan mewah tersedia gratis, kalo tidak diundang di acara orang kaya. " Ejek Helena sambil pergi meninggalkan mereka
Beberapa langkah kemudian, Helena terhenti, mengingat baju yang di pake Ayu sangat bagus. Helena memutar badannya dan berkata,
"Malam ini kamu tampil cantik Ayu, kamu pinjam pakaian siapa? "
Tanpa butuh jawaban Ayu, Helena pergi dengan wajah mengejek.
__ADS_1
Ivan yang mendengar hal itu, merasa tidak Terima calon istrinya di permalukan oleh Helena. Ivan mengepalkan tangannya, Ayu yang melihat hal itu mencoba menenangkan Ivan.
"Udah,jangan di ambil hati, Aku udah biasa di perlakukan seperti itu" kata Ayu meredam kan amarah ivan
Pengunguman pengunguman, puncak Acara akan segera di mulai, yaitu Dansa bertopeng.Kami harap hadirin yang terhormat, mempersiapkan diri dan pasangannya.
Bagi pasangan yang Dansanya terbaik, nyonya Helena akan memberikan Hadiah kalung seharga 50juta rupiah.
pengunguman itu, di akhiri dengan tepuk tangan meriah para tamu undangan.
"Nyonya Helena memang tajir, kalung 50 juta aja di berikan secara cuma cuma. " Kata salah satu tamu undangan.
Helena yang mendengarnya, sangat puas, dan kesombongannya semakin timbul.
Saat pesta dansa di mulai, Ayu mencari ivan yang menghilang. Ayub tidak ada pasangan saat dansa, kemudian Rudi datang menghampiri Ayu.
"Maukah kamu berdansa bersamaku, " Rudi menawarkan diri pada ayu
Ayu menolaknya, karena masih mencari Ivan.
Maaf, aku tak bisa. Aku mencari Ivan
"Apa kamu sekarang kekasih Ivan?!! kenapa yang ada di pikiranmu hanya Ivan? "
Rina yang melihat, Ayu ngobrol berdua dengan Rudi, akhirnya menghampiri dengan niat jahatnya. Rina sengaja menumpahkan minuman ya, di baju Ayu.
"Ops,,,sorry,,gak sengaja." Kata Rina pura pura.
Rina dan Sela merasa puas melihat baju Ayu yang kotor, mereka merasa berhasil bisa mengerjai dan mempermalukan Ayu di acara itu. Kejadian itu menjadi pusat perhatian banyak tamu undangan.
Saat itu juga Ivan melihat kronologinya, dan kini Ivan sudah merubah penampilannya, sebagai Satya lengkap dengan topengnya.
Satya datang menghampiri Ayu, mereka terpesona dengan penampilan Satya. Aura ketampanannya terpancar, walaupun dengan topeng yang menutupi sebagian dari wajahnya.
Satya memakai, topeng warna gold silver, dengan penampilan sangat mewah dan elegan. Setelan Jas yang dipakai sangat mahal,terbukti dengan logo yang ada di kancing kancingnya. Hanya konglomerat ternama yang mampu memesan set jas tersebut.
"Ivan menghampiri Ayu,dan menggandeng Ayu.
Apa kau sangka aku tidak melihat dengan apa yang kamu perbuat? " Tanya Ivan geram.
"Kenapa kau bela dia? Apa kau mengenal nya?!"
Jawab sela, merasa iri ada cowok tampan membela Ayu.
__ADS_1
haduh,, tanganku sudah pegel readers,,,
break dulu yak,, tunggu episode selanjutnya,,, jangan lupa dukung author dengan vote like dan comment,💪💪 😍😍🥰🥰