
"HAAaaaaaaa" teriak Ayu melihat Ivan yang tanpa pakaian mandi. Ivan menoleh ternyata Ayu juga mandi di bak.
Ivan langsung menarik handuk dan melilitkan di badannya.
"Kamu ngapain masuk, kan aku lagi mandi" Protes Ayu
"Mana aku tau kamu di sini? dari tadi gak ada suara apa apa, kirain kamu di luar"
Yaudah kamu menghadap sana aku mau ambil handuk.Ayu menutup dadanya yang masih di bak dengan menyilangkan tangannya.
Ivan mengambilkan Handuk nya, memberikan pada Ayu. Ayu melilitkan handuknya di tubuhnya, hanya menutupi dada sampai paha saja. Membuat Ivan tambah tidak kuat.
Ivan membopong Ayu ke dalam kamar, terdengar teriakan ayu untuk minta turun. "Terlanjur basah mandi sekalian. "
"Apa maksudmu" Ayu mangalungkan tanganya di leher Ivan sambil di bopong.
Kamu bikin junior ku bangun, kamu harus tanggung jawab. Ivan merebahkan Ayu di ranjang, masih dengan handuknya, handuknya sedikit tersibak sehingga terlihat pangkal paha yang begitu mulus putih, membuat Ivan semakin tak tahan.
"Kamu harus tanggung jawab, " bisik Ivan di telinga Ayu, sambil menggigit daun telinga Ayu.
"Tapi van, " Ayu tidak meneruskan kata katanya, saat bibir Ivan sudah menjelajah di leher ayu, dan tangan nakalnya yang menyusup di handuknya.
Ayu seperti terhipnotis, mengikuti arus gerakan gerakan yang reflek. Nafas Ivan dan Ayu sudah mendebu debu, bibir Ivan menjelajah setiap inci tubuh ayu, yang kini tanpa sehelai kain. Saat sampai puncak permainan,tiba tiba
Tok tok tok,,, suara pintu kamar mandi di ketuk oleh Ayu luar.
"Ivaaan,,, lama banget sih mandinya??? kamu ngapain di dalam? " Ayu berteriak dari luar. Ternyata Ivan hanya berhalusinasi melihat Ayu tadi di kamar mandi. Ayu keluar setelah mendapat handuk dan Ivan melanjutkan mandinya, tetapi pikiran Ivan masih berlanjut dengan dunia fantasinya. Alhasil kelamaan di kamar mandi.
"Bentar" Jawab Ivan dari dalam kamar mandi
"Jangan lama lama.Ayi kita cari makan,aku udah lapar."
"Iya. " Ivan keluar dengan handuk yang di lilitkan di perutnya.Dia mengacak ngacak rambut yang basah.Terlihat sangat **** dengan perut yang sixpack. Ivan mencipratkan sedikit air dirambutnya, ke Ayu karena bengong.
"Kamu kenapa bengong gitu? "
"Gak papa. " jawab Ayu dengan nyengir kuda nya.
"Terpesona ya lihat cowok tampan" Tanya Ivan dengan pedenya.
Ayu hanya menjawab dengan cibiran
Ivan melemparkan Handuknya ke ayu, sehingga menutupi wajah ayu.
"Ivaaaan,,,," teriak ayu sambil membuka handuknya
"Aaaaaaaa" Ayu menutup matanya melihat Ivan yang tanpa handuk
"kamu sengaja mau lihat punya aku ya,, "
"Tidaaaak"
__ADS_1
Buktinya, muka kamu aku tutupin pake handuk kamu sengaja buka, brati kamu emang penasaran kan?!! Tanya Ivan sambil mendekati Ayu.Ivan membuka tangan Ayu yang menutupi wajahnya. Dan menegok wajah Ayu, terlihat seperti tomat
"Engak gitu, Aku gak maksud gitu," Jawab Ayu dengan wajah yang tegang.
kamu ngapain wajah kamu tegang gitu, ejek Ivan sambil senyum.
"Kamu pake dulu handuknya"
"Makanya kamu liat aja, gak papa. "
"Gak mau! Ivan kamu jorok"
"Yang jorok tu otak kamu" Ivan menyentuh kening Ayu dengan jarinya,
"Ya kamu itu jorok, gak pake celana"
"Siapa yang gak pake celana?? Orang aku pake celana kok.Makanya liat,, " Ayu melihat dengan takut, ternyata Ivan pake celana boxser nya.
"Ngapain gak bilang dari tadi?!!! " kata Ayu kesal
"Kan aku udah bilang, kamunya aja pikirannya jorok. ngata ngatain aku jorok segala, padahal kamu kan yang lagi jorok?!" goda ivan dengan tatapan intensnya
"Engak! "
"Bohong,,, "
" Engak! "
"Itu kelihatan kamu penasaran"
"Engak! "
"Enggak! " Jawab Ayu spontan, tersadar dengan jawaban nya yang salah ayu menutup mulutnya.
"Emh Maksudku"
"Enggak salah maksudnya." Ivan langsung memeluk ayu dan mencium Ayu
Mereka terhanyut dalam ciuman itu, bahkan ******* ******* Ayu terdengar **** di telinga Ivan
Kali ini Ayu sudah pasrah,
"Apapun yang ingin kau lakukan, lakukanlah,, aku menyerahkan semua untuk mu." Kata Ayu pasrah karena sudah tidak tahan dengan sentuhan sentuhan Ivan.
Ivan hanya sebatas mencumbu Ayu saja, walaupun sebenarnya Ivan gejolak jiwanya sudah di ubun ubun, tapi Ivan tak ingin melakukan hal itu sebelum resmi jadi istrinya.
Ivan melarikan diri di kamar mandi, dan menguyur kepalanya dikamar mandi.
Melihat Ivan membasahi kepalanya di bawah shower, Ayu pun masuk ke kamar mandi. Ayu memeluk Ivan dari belakang di bawah guyuran air.
"Kamu kenapa ikut kesini?"
__ADS_1
"Aku ingin melakukannya denganmu Van, Aku juga udah gak tahan".Kata Ayu tanpa malu, karena para setan sudah mengelilinginya.
"Tapi aku gak mau merusak mu Ayu,, kamu keluarlah,, "
"Aku rela Van, demi cintaku padamu. "
Ayu semakin kencang memeluk Ivan dengan tangan yang menggoda.
"Kali ini baku kalah Yu, ternyata setan lebih kuat daripada imanku." Ivan membopong Ayu dan meletakkan di ranjangnya, adegan demi adegan dilakukan dengan sempurna dan hati hati.
Kini mereka terkapar di ranjang tanpa pakaian dan kecapekan.
Senyum Ivan dan Ayu merekah setelah hajatnya terkabulkan.
"Maafin aku sayang,, tak seharusnya aku lakukan itu" kata Ivan
Ayu menutup mulut Ivan dengan telunjuknya,,
"Sssst,, Kita melakukan atas dasar cinta.
Ini akan jadi sebuah kenangan terindah kita. "
"Apa kamu tidak menyesal?! "
"Tidak. Karena aku mencintaimu" Ayu memeluk Ivan dan Ivan mencium kening Ayu
Ayu meneteskan Air matanya, tanda sedih bakal berpisah dengan Ivan.
"Kamu kenapa menangis?! "
"Aku gak mau berpisah dengan mu Van,
Bagaimana kalo kita kabur aja" kata Ayu
Ivan tersenyum mendengar ide konyol Ayu.
jangan kabur, pokoknya kamu harus nurut dulu sama orang tua kamu.
"Tapi aku gak mau di jodohkan"
"Kamu nurut dulu. kalo kamu nanti liat calon kamu kok jelek, kamu telpon aku, kita kabur. "
"Kalo cakep gimana"
"Ya,, terserah kamu. mau di Terima apa enggak"
"Ya, pokoknya aku tetep mau sama kamu. "
Ivan tersenyum sambil mengacak ngacak rambut Ayu. Karena kamu memang di jodohkan dengan ku Yu, tapi aku ingin bikin surprise untuk mu.
*Jangan lupa vote, like dan coment yang positif bisa menambah semangat author dalam menemukan ide ide yang menarik.
__ADS_1
Author sengaja tidak memberikan diskripsi Ataupun khayalan yang muluk muluk terlalu tinggi, atau terlalu lebay.Karena Author tidak terlalu suka berhalu. (bohong kalek) 😅😅😅 Walupun ceritanya Sultan, tapi tak perlu berhalu terlalu tinggi yak,,, biar gak mbosenin. 😇😇
Tunggu episode selanjutnya*~~