Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
* Episode 86


__ADS_3

Setelah beberapa jam, Baskoro telah sampai di rumah Handoko, Rumah sangat besar dan mewah dengan fasilitas yang lengkap.


"Kek, kakek,, " Teriak Baskoro mencari kakeknya


"Tuan di belakang Den, " Kata salah satu pelayan.


Baskoro menuju belakang rumah, yaitu taman tempat Handoko bersantai dengan memberi makan ikan.


"Kek, " Sapa Baskoro


"Akhirnya Kamu datang Bas? " jawab Handoko dengan senyum sumringahnya


"Perkenalkan ini sekar kek, "


"Mari kita duduk dulu sekar, kita ngobrol ngobrol dulu. " Handoko mengajak sekar duduk


Dan pelayanan menyajikan beberapa cemilan dan minuman.


"Silahkan di minum sekar"


"Iya kek"


"Kamu calon istri Baskoro ya, Apa kamu benar benar mencintainya? " Tanya Baskoro pada sekar


Mendengar pertanyaan itu membuat sekar tersedak dari minumnya


"Uhuk uhuk uhuk!!!! "


"Kamu kenapa sayang?" Tanya Baskoro pada sekar sambil mengelus elus punggung sekar dan merangkulnya, pura pura menenangkan sekar, padahal dia mencengkram bahu pura dengan keras, sebagai kode agar sekar mengikuti semua perintah Baskoro untuk mengiyakan pertanyaan kakeknya.


"Hati hati kalau minum, " kata Handoko


"Iya kek, maaf"


"Gak papa kok, kapan rencana kalian mau nikah? "


Sekar menatap Baskoro,Seakan dia berontak ingin bertanya ada apa ini? Apa maksud nya mau menikah dengannya, Bagaimana msu nikah kalau gak cinta, jangankan cinta, kenal aja baru semalam.Baskoro pun tau maksud dari tatapan sekar, dan ini adalah kesempatan buat Baskoro untuk menarik kail yang dia umpankan.

__ADS_1


"Aku sih ngikut kakek aja, yang penting Baskoro sudah tepati janji Baskoro, dan Baskoro harap kakek juga tepat janji. "


"Hahahahaaha, tenang aja, kakek pasti akan tepati janji" Jawab Handoko


"Mungkin kalau aku tidak bohong untuk mencoret daftar penerima warisan itu, Baskoro tidak akan segera menikah, dan akan terus terusan bermain main dengan perempuan perempuan gak bener. " senyum Handoko dalam hati


"Baiklah, kalau itu mau mu. Kita laksanakan pernikahanmu minggu depan"


"Bagaimana sekar?!! "


"Hah?!!!! " Sekar terkejut mendengarnya


"Kok kamu tampaknya terkejut gitu, apa kamu gak senang?! "


"Em em, maksud sekar kok mendadak banget gitu kek,"


"Emang kenapa? "


"Ya kan pernikahan itu butuh persiapan juga kek, "


"Jangankan satu minggu, nanti malam pun bisa di lakukan, kalau kamu mau. semua akan langsung beres. Satu minggu itu waktu yang cukup lama, "


tiba tiba henfon baskoro berbunyi, dan Baskoro menyingkir dari sekar dan Handoko untuk menerima panggilan itu.


"Bantar aku angkat telfon dulu kek" Kata Baskoro, di jawab dengan anggukan oleh Hsndoko


Dan pada saat Baskoro tidak ada, Sekar memberanikan diri bertanya pada Handoko


"Maaf kek,boleh Sekar bertanya?"


"Mau tanya apa sekar?"


"Apa kakek yakin dengan keputusan kakek?"


"Maksud kamu?!!"


"Gini kek, "

__ADS_1


"Kan kakek belum tau tentang sekar, siapa sekar, dari mana asal sekar, dan bagaimana kondisi keluarga sekar "


"Hahaha" Handoko tertawa terbahak bahak mendengar pertanyaan sekar


"Sekar, Kakek yakin dengan pilihan Baskoro, dia tidak bakal salah pilih. "


"Maksud kakek?!! "


"Aku tau, kalian tidak pacaran, tapi ketika Baskoro berani membawa seorang perempuan ke hadapan kakek, pastinya dialah perempuan yang akan jadi istri baskoro. "


"Untuk membawamu kesini, tentunya Baskoro sudah mempertimbangkan dan mempertanggungjawabkan semuanya. "


"Mendengar penjelasan Handoko, Sekar tertunduk."


"Sekar,,, " Sapa Handoko, dan sekar menjawab dengan mengangkat wajahnya.


"Sebenarnya Baskoro orang yang baik, hanya saja dia selalu kesepian, sehingga membuat sikapnya yang susah dikendalikan. "


"Ayah ibunya selalu meninggalkan dia dari kecil untuk berbisnis. "


"Sekar, kakek tau kamu anak yang baik, kakek mohon rubahlah sikapnya. "


"Sebelum kakek menutup usia kakek, kakek hanya menginginkan satu permintaan, kakek ingin melihat Baskoro menikah dan menjadi lelaki yang baik. itu sudah cukup buat kakek. "


"Karena umur kakek tidak lama lagi, "


"kek, jangan bilang seperti itu, "


"Sebenarnya kakek mengidap penyakit kronis, dan dokter memvonis kalau umur kakek tidak lama lagi"


"tapi kakek harap kamu tidak bilang ke badkoro tentang penyakit kakek ini, kakek gak mau Baskoro tau dan membuat dia sedih. Karena aku satu satunya keluarga yang dia miliki selain kedua orang tuanya yang tak pernah menjumpainya."


"Sekar, berjanjilah pada kakek, kamu akan selalu bersama Baskoro, dan menuntunnya ke jalan yang benar" kata Handoko dengan memohon


Mendengar semua cerita handoko, membuat hati sekar tersentuh.


" Iya kek, Sekar usahakan. "

__ADS_1


__ADS_2