
Sani berdiri di depan cermin, memutar mutarkan badannya, takut ada yang kelewatan.
Kemudian mengecek lagi hasil make up nya. "Semuanya sudah oke, tinggal nunggu pak Adit datang. Tapi kenapa aku yang deg degan gini yah,, " Kata Sani dalam hati
Selang berapa menit, mobil Adit datang. Dia turun dan mengetik pintu Sani.
Tik tok tok, suara pintu di ketok. Sani membukakan pintunya, dan mempersilahkan masuk.
"Masuk dulu pak, " kata Sani, Adit melihat ke dalam rumah ternyata sepi.
"Gak ada orang? "
"Gak ada pak, "
"Kita langsung berangkat aja yuk, "
"Bentar aku ambil tas dulu pak. " Sani lari ke dalam mengambil tas. Sementara Adit menunggu di luar.
Mereka menyusuri jalan dengan berputar putar untuk mencari tempat makan yang kira kira cocok, padahal bukan itu niat Adit sebenarnya, dia hanya ingin berduaan dengan Sani di dalam mobil.
"Emang kita mau kemana pak, kok dari tadi cuma mutar mutar? "
"Kamu mau makan apa? "
"Apa aja dech pak, yang penting halal. "
"Makanan Jepang mau? Apa makanan Korea, yang lagi viral. "
"Gak ah pak, Makanan nusantara aja, yang pasti dijamin enak. "
"Tapi masakan Jepang enak loh, "
"Tadi katanya pak Adit mau ngajak makan di pinggir jalan. Tuh ada kedai yang lagi fenominal pak, bagaimana kalau kita kesana aja."
"Boleh, kita coba. "
Mereka turun dan masuk ke kedai itu, terdapat beberapa menu masakan Indonesia, yang sangat lezat. Pengunjung pun sangat ramai, karena memang kedai itu sangat terkenal, di samping harga yang murah, di sana juga ada pengamen yang selalu bernyanyi menghibur para pengunjung.
Para pengunjung pun sangat terhibur, karena suara emas pengamen itu, para pengunjung banyak yang memberikan uang sebagai ungkapan rasa senang.
__ADS_1
Adit sangat heran dengan suasana kedai itu, melihat hal itu membuat Sani tersenyum
"Pak, pak Adit mau nyanyi? "
"Hah?!!" jawab Adit kaget
"Kan kita mau makan, bukan nyanyi"
"Ya,, barang kali pak Adit mau menyumbangkan suaranya, " Senyum Sani
"Kamu bisa nyanyi?! "
"Bisa pak, tapi nyanyi di kamar mandi"
"Hahahaha" Mereka tertawa bersamaan.
"Kamu mau pesan apa? "
"Aku mau pesan nasi goreng seafood aja pak. "
"Oke, nasi goreng seafood satu sama sate kambing satu. "
"Minumnya apa? "
Adit menulis semua menu yang di pesan, dan menyerahkan pada pelayan.
Setelah beberapa saat, menu yang di pesan datang. Terdapat nasi goreng seafood, dan beberapa seafood lainnya yang di pesan oleh Adit, hingga meja makan mereka sangat penuh dengan makanan.
"Loh kok yang datang banyak banget pak, tadi kan cuma pesan nasi goreng sana jeruk hangat, kenapa yang datang banyak banget" kata Sani kebingungan
"Udah, gak usah bawel, ayuk dimakan. "
"Beneran nih pak, gak salah kejadian kan?! "
"Iya beneran, Ayok dimakan. di habiskan ya" Kata Adit sambil tersenyum.
Melihat Sani makan dengan lahap membuat Adit sangat senang. Sani makan seperti orang kelaparan, Awalnya Adit yang mengajak Sani makan malam, tapi melihat aksi Sani makan, membuat Adit sudah merasa kenyang. Baru dua tusuk Adit makan Satenya, dia berhenti dari makan, menaruh sendoknya dan malah memandangi Sani yang lagi makan.
"Baru kali ini aku melihat cewek makan dengan sangat lahap, tanpa ada rasa gengsi. " Kata Adit dalam hati.
__ADS_1
Sementara Sani yang di pandangi saat makan, tidak tau, karena saking lahapnya, Sampai belepotan. Melihat hal itu, Adit mengambil tissu dan membersihkan mulut Sani yang belepotan.
Sontak Sani berhenti mengunyahnya, dan melihat ke Adit . Adit yang di pandang Sani malah membalas dengan senyuman.
"Kamu makan sampai belepotan gitu, udah berapa lama kamu gak makan? "
"Emang kenapa pak? "
"Kamu makan kayak orang kelaparan "
"Hihihi, aku terahir makan tadi siang"
"Pantes kamu kelaparan, "
"Bukan kelaparan pak, tapi menang aku lagi laper apa lagi melihat menu makanan yang begitu banyak. Gratis pula. "
Yaudah kamu habisi makanannya.Ntar kalau mau nambah bilang aja "
"Iya Pak, tapi pak Adit gak jadi makan?" Tanya Sani, sambil mengunyah seafood
"Udah kenyang, melihat kamu makan dengan lahap aku ikut kenyang"
"Pak, boleh bungkus?! "
"Boleh, mau pesan apa? "
"Nasi goreng aja pak, 20 porsi. "
"Hah,, 20 porsi?!! "
"Iya Pak, kan Adik2 Sani banyak. "
"Adik kandung semua?!! "
"Bukan, tapi adik panti"
Mendengar kata sani, membuat Adit seperti di tampar keras oleh Sani.
"Sungguh mulia hati kamu San, dengan hidupmu yang sangat sederhana , mampu menafkahi anak yatim. Tak heran kalau aku semakin sayang padamu San. " Kata Adit dalam hati
__ADS_1
jangan lupa vote ,like dan comment ya,,,
Nantikan Episode selanjutnya,,,,