Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 69


__ADS_3

"Hah?!! " Kata Alex kaget, sambil memandang Nayla


"Emang saya terlihat tua ya Non?"


"Hem em,, " Jawab Nayla polos


Emang umur bapak berapa?!


"25 non"


"Hanya beda 5 tahun donk,Kirain udah 35 pak, "


"Waduh, terlihat tua banget donk aku non"


"Mungkin bapak, jarang tersenyum kalik, makanya kelihatan tua. "


"Non Nayla tau aja. "


"Sibuk Non, banyak kerjaan jadi jarang dapt hiburan. "


"Segitunya ya,,, Tapi perasaan dari tadi bapak tersenyum terus ngobrol sama saya. "


"Brati terhibur donk, hayo ngaku,,,, " Kat Nayla menggoda Alex. membuat Alex jadi malu


"Makanya Non, jangan panggil say bapak, nanti dikira saya sudah bapak bapak lagi. Hancur nama saya sebagai lajang Non, "


"Oh,,, jadi pak Alex belum nikah?!! "


"Belum Non, "


"Yah,, aku doa in deh,, moga cepet dapat jodoh,"


"Amin"


Setelah beberapa lama, akhirnya Mereka sampai di sebuah mension yang sangat megah. Perjalanan cukup menyenangkan, jadi tak terasa sudah sampai.


Alex masuk ke halaman rumah, Alex membuka kan pintu untuk Nayla.


"Kita sudah sampai Non, silahkan turun"


"Ini rumah siapa pak?Kok gede banget"


"Ini rumah Tuan Mahendra Non, "


"Wah,,, besar banget rumahnya,,buat tinggal satu kampung pun cukup nih rumah. "

__ADS_1


Mendengar pernyataan Nayla membuat Alex kembali tahan tawa.


Di depan pintu, para pelayan sudah menunggu dengan berjejer rapi. Mereka menunggu kedatangan Nayla. Saat nayla turun, semua pegawai di rumah itu sangat kaget melihat wajah Nayla yang sangat mirip dengan Ayu.


Mereka sangat senang, Akhirnya Ayu masih hidup.


"Alhamdulilah Non Ayu, akhirnya Non Ayu masih hidup dan sehat, " Kata salah satu pembantu di rumah itu sambil membawakan tas nya Nayla.


"Ayu?!!" Tanya Nayla bingung.


"Dari mana ibu embak kalau nama saya Ayu?!! "Oh ya, perkenalkan mbak, Nama saya Nayla Rahayu mbak, panggil saja Nayla bukan Ayu "


Semua pembantu disitu bingung dengar kata kata Nayla. Mereka karena kejadian tersebut membuat Ayu jadi lupa ingatan.


"Mari Non, bibi antar ke kamar Non. "


Alex langsung menuju ke rumah sakit untuk memberi tahu minah. Kalau Nayla sudah sampai di mension.


Akhirnya minah pulang untuk bertemu dengan Nayla, dan ingin menceritakan hal yang sebenarnya.


Sesuatu yang terjadi 20 tahun silam. Dimana minah menemukan Nayla, dan siapa Nayla sebenarnya.


Di dalam kamar, Nayla sangat heran melihat kamar yang begitu luas.


kamar yang sangat indah. Dan terpajang foto dirinya di kamar.


"Siapa dia? Kenapa mirip dengan aku?" pikir Nayla


Bibik masuk ke kamar dan menawari minuman pada Nayla.


"Non Ayu,,, akhirnya Non Ayu kembali lagi di rumah ini, bibik sangat seneng banget. "


"Udah lama sekali Non tidak kesini, "


" Oh ya Non, mau di buatkan minum apa? "


"Apa mau di bikinin bakso kesukaan Non? "


" Bakso?? "


"Saya gak suka bakso bik, saya sukanya sate"


"Baik Non, bibik buatin sate ya, " Kata bibik


"Oh ya bik,ibu dimana? Kok gak kelihatan dari tadi."

__ADS_1


"Oh,, bu minah lagi di rumah sakit Non, "


"Ibu sakit?!! "


"Bukan Non, tapi Tuan Mahendra? "


"Beliau menderita serangan jantung ketika tau Non Ayu mengalami kecelakaan. "


"Jadi, foto itu namanya Ayu?! "


"Iya Non, Apa Non Ayu memang lupa semuanya?" Tanya Bibik itu, tapi Nayla hanya diam tidak menjawabnya.


"Bolehkan saya istirahat dulu bik?" Tanya Nayla


"silahkan Non, kalau begitu bibik pamit dulu."


"Ya bik,, silahkan"


Selang beberapa lama akhirnya minah datang juga.


Dia langsung menuju ke kamar Ayu, karena tadi sudah di kasih tau sama bibik itu


Minah membuka pintu kamar, dan melihat Nayla sedang rebahan di kamar Ayu.


"Nay,,, " Kata Minah


"Ibuuukkk,, Nayla kangen,, "dengan nada manjanya.


"Ibu juga kangen nak, "


Oh ya bu, Nayla mau tanya bu, kenapa foto itu mirip dengan Nayla, dan orang orang disini nyebut Nayla dengan Ayu, bahkan banyak yang panggil dengan sebutan Dinda.


"Udah Nayla kasih tau sih bu, kalau panggilan saya bukan Ayu, tapi Nayla.yah,,, walaupun nama Nayla ada ayunya sih,, Rahayu. "


Minah hanya tersenyum mendengar curhatan Nayla.


"Nay,, ibu mau bilang sesuatu sama kamu. "


"Sebenarnya Ibu juga baru tau hak ini beberapa hari yang lalu, sebelum Tuan Mahendra mengalami koma. "


"Tuan Mahendra, Majikan ibu?!! "


"Iya nak,, Dia bukan hanya majikan ibu, tapi juga papah kamu. "


"Hah?!!! Papah Nayla?!!! "

__ADS_1


"Maksud ibu??!!!! "


__ADS_2