Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 76


__ADS_3

"Sel, tolong kamu jawab jujur sama aku."


Kata Ivan


"Dulu ketika kemping, siapa yang nyulik Ayu. "


"Aku gak tau van, "


"Bohong! Kan kamu yang paling benci sama Ayu."


"Beneran van, aku gak tau,, kan waktu itu aku juga ikut kemping. "


"Kalau ternyata kamu bohong?"


"Sumpah van, demi apapun aku gak tau. "


"Aku cuma sebatas ngerjain dia doang, karena dia selalu deket deket dengan kamu."


"Tolong lepasin aku, buka pintunya, aku gak tahan!!"


"Pertanyaan terakhir, " Kata Nayla


"kamu tau sesuatu gak tentang kecelakaan aku waktu itu"


"Aku gak tau, "


"okey,, siap siap kamu pulang 2 hari. sama seperti waktu kamu kurung aku di toilet ini waktu itu. " Kata Nayla melanjutkan


"Hah?!! di kurung di toilet 2 hari???!! " Tanya Ivan gak percaya


Nayla hanya mengangguk.


"Kurang ajar!! " Kata Ivan


"Biar 3 hari dia di sini. Biar dia merasakan apa yang kamu rasakan. "


"Oh ya,, aku masih baik hati. Ini ada roti, buat ganjal perut. "


Mereka pun pergi meninggalkan toilet itu.


"Tunggu!!!" Kata teman Sela. sehingga Ivan dan nayla menghentikan langkah kakinya


"Sel, bukankah kamu tau sesuatu tentang penculikan Ayu, kenapa kamu tidak kasih tau aja?!! "


"Aku gak mau terus terusan di sini. Bauk, jorok tau gak?!!"


"Emang kamu mau tidur di tempat seperti ini?!


Mendengar ocehan teman Sela, Ivan jadi semakin geram.


"Baiklah, kamu aku keluarkan. "


"Tapi kamu bilang dulu padaku, siapa yang menculik ayu" Ivan mengeluarkan teman Sela dari toilet.


"Kali yang menculik siapnya aku kurang tau, Tapi aku dengar Sela di telfon orang tentang penculikan itu."


"Baiklah kamu pergi. Biarkan Sela di sini sampai 3 hari. "


"Oh ya sel, apa kamu mau di tambah teman lagi? "


Nayla memasukkan kecoa lagi di dalam toilet itu. membuat Sela semakin menjerit ketakutan.

__ADS_1


"Tidak!!!! Ampun!!! oke oke aku jawab. tapi tolong keluarkan aku dari sini dulu. "


"Bilang aja dari dalam, aku orangnya gak pernah ingkar kok. " kata Ivan


"Tapi janji kamu keluarkan aku? "


"Ya!"


"Rina yang tau tentang penculikan itu. "


"Waktu itu aku cuma ditelfon Rina, tanya keberadaan kamu. "


"Kenapa tanya tentang keberadaan aku? "


"Biar dia bisa menculik kamu. "


"Aku gak tau selanjutnya, yang aku tau Rina cuma mau ngerjain kamu gitu doang. "


"Sekarang tolong lepaskan aku. "


Ivan membuka kunci toilet itu. dan Sela pun keluar dari toilet.


"Apa perkataan kamu bisa di pertanggung jawabkan? "


"Sumpah van, aku gak bohong. "


"Ya, walupun aku emang benci sama dia, tapi aku gak pernah se ektrim itu. sampai menculik atau membunuh segala. "


"Tapi mengurung di toilet juga ekstrim loh?! "


"Tapi kan dia juga gak mati?!! aku cuma mengurung dia sehari. Tapi Rina mengurung lagi jadi 2 hari. "


"Karena Dia yang sudah merebut Rudi?!! "


"Hah aku?!!! " Tanya Nayla menunjuk hidungnya sendiri.


"Bukankah, saat penculikan itu Rina sudah bertunangan dengan Rudi?!! Ngapain masih bawa bawa Ayu?"


"Ya,, aku gak tau,, tanya aja pada Rina kenapa?! "


Nayla mengajak Ivan pergi dari tempat itu.


Di luar Nayla bertanya tentang Rudi pada Ivan.


"Siapa Rudi dan apa hubungannya dengan Ayu dan Rina. "


"Rudi adalah Mantan Ayu. Mereka putus karena orang ketiga, yaitu Rina. Rina yang menjebak Rudi, sehingga Rudi tidur bersama Rina. "


"Hah?!! Dia yang merebut, kenapa masih menyalahkan Ayu?"


"Ya, mungkin karena Rudi masih mencintai Ayu kalik. " Kat Ivan sambil memalingkan mukanya.


"Kamu juga cemburu?!! " Tanya Nayla


"Enggak,,!! Ngapain cemburu. Mantan ya mantan."


"Ye,,, bilang aja cemburu. Gak perlu bohong gitu kali,,"


"Diakan sahabat aku, ngapain juga cemburu sama sahabat sendiri? "


"Beneran??!! Tanya Nayla menggoda sambil m ngintip muka Ivan

__ADS_1


"Apaan sih kamu!" kata Ivan sambil mendorong muka Nayla dengan telapak tangannya.Ivan malu karena Nayla tau kalau dia cemburu.


"Hahahaha,,, ketahuan. "


Wo o!! Kamu ketahuan,, cemburu lagi, sama si dia sahabatmu,


Kamu ketahuan, cemburu lagi, sama di dia,,


Nayla bernyanyi mengejek Ivan dengan parodi lagu Mata Band. Sambil terus menari nari


"Dasar beo!!" Ivan pergi meninggalkan Nayla.


Sungguh aku kangen banget sama Ayu, "Seandainya kamu Ayu, sudah aku peluk kamu nay,, Untungnya karakter kalian berbeda. sehingga aku bisa menahan diri dan menyadari siapa kamu. " Kata Ivan dalam hati


"Woi!!! Aku ditinggalin lagi. Woi!!! tunggu!! "


Nayla mengejar Ivan.


"Brisik tau gak!"


"Kalau kamu mau menyamar jadi Ayu,jangan kayak preman gini. Mereka pasti akan curiga. "


"Ayu orangnya lemah lembut, bukan kayak preman gini. "


"Oh... gitu ya,,, "


"Tapi aku memang kayak gini orangnya. "


"Makanya belajar, jadi cewek lembut dikit napa?!! "


"Aku takut" kata Nayla melembut


"Napa Takut ??!"


"Takut kalau kamu jatuh cinta padaku.Hahahahahaa" canda nayla di kuping Ivan


"Dasar, beo!!! pecah gendang ku,, " sambil mengusap ngusap kupingnya.


________


"Tante,,,,,, I'm coming,,," kata rina sampai dirumah Helena


"Hay Rina,,udah datang,,tante ambil tas dulu ya,,"


"Okey tante,, "


"Yuk Berangkat"


"Rudi belum pulang tan?! "


"Belum.Kamu kangen ya??? Emang tadi di kampus gak ketemu? "


Di mobil,,


"Tan, tau gak ternyata Ayu masih hidup"


"What!!! Masak??!!"


"Bukankah waktu itu beratnya sampai di makan buaya?!! "


"Ya,, aktualnya dia masih hidup. dan tante tau gak, sekarang Ayu bahkan jago bela diri. "

__ADS_1


__ADS_2