Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 21


__ADS_3

Ivan mencium kening Ayu, seperti layaknya sepasang kekasih.


Untuk menghilangkan rasa canggung nya Ivan pura pura merasa kesakitan, karena bibirnya terbentur kening Ayu.


Auw!! pekik Ivan sambil memegangi bibirnya.


"Maaf maaf,, mana yang sakit?" Tanya Ayu karena merasa bersalah melihat Ivan kesakitan.


Nih berdarah bibir gue, gara gara loe, masak bibir di adu sama kening, sakitlah.


Sini aku obatin,, Ayu menarik tangan Ivan untuk duduk di sofa.


Ayu mengobati Ivan dengan telaten.Dan tanpa sadar, Ivan memandang Ayu dengan penuh kekaguman.


"Masih ada ya, wanita secantik elu yang rela bersembunyi di balik berlimpahnya harta. Sementara mereka yang di luar sana, berpura pura kaya, bahkan memaksa diri agar terlihat kaya, walau sebenarnya miskin. Kurang apa sih Elu,,hem,,, Udah Cantik rajin sederhana perhatian pula. Pokoknya elu wanita yang sempurna Yu, Bagaimana bisa gue melupakan lu, kalau kita berdua selalu sedekat ini. Bukanya melupakan lu, tapi malah menambah cinta gue pada elu. Andai gue belum di jodohkan Yu, gue pasti langsung melamar lu, tak peduli elu masih kuliah apa enggak, yang penting gue selalu bersama lu" Ivan bicara dalam hati, dan berkhayal. Di sisi lain Ayu masih mengobati luka Ivan, tapi yang di obati malah senyum senyum sendiri, karena pikirannya sedang berkhayal kemana mana.


"Di obati malah senyum senyum gitu,, gak jelas banget dech ah,,, " sambil mengoles alkohol ke bibir Ivan dengan kapas,biar sakitnya hilang. Tapi Ayu menyentuh nya dengan sedikit agak keras.


"Auww!!! Sakit tauk,, "


"Makanya, kalo di obatin jangan senyum senyum sendiri. Jangan jangan kesamabt lu,, !!" "Hiiiiiii "Ayu menakut nakutin i Ivan. Tapi karena Ivan pangeran katak,jadi gak takut. Justru sebaliknya dia pura pura kesambet.


Tiba tiba , Hahahaaa hahaaaa haahaaa hahaaa. Ivan tertawa berbahak bahak. Ivan lagi main drama dengan akting kerasukan mahkluk halus.


"Haah,,, beneran kesambet? " Ayu mulai panik.


"Aku mbah kusumo, penunggu tempat ini, Aku ingin kopi! cepat berikan aku kopi!. Kalo tidak aku akan mengobrak abrik tempat ini. Ingat!!Harus kamu yang membuat kopi itu, kalo tidak, aku akan pindah masuk ke raga mu,!!


"Ba baik mbah,,,!" Ayu ketakutan dan pergi ke pantry untuk membuat kopi.


Sesaat kemudian Ayu membawa segelas kopi.


Ini kopinya mbah,,, silahkan. Ayu memberikan secangkir kopi pada Ivan. Ivan merasa kopi buatan ayu sangat enak.


"Enak sekali rasa kopi ini. Belum pernah aku merasakan kopi se enak ini." Batin Ivan dalam hati.


Saat minum kopi, terlihat kalo Ivan bukan sedang kerasukan. Tapi normal normal saja. Ayu akhirnya tau kalo Ivan hanya pura pura.

__ADS_1


Kini gantian Ayu yang pura pura pingsan. Melihat Ayu pingsan, Ivan langsung panik. Ivan menggendong Ayu untuk di tidurkan di sofa.


" Yu, Yu bangun! bangun! Kok malah pingsan sih,,, apa jangan jangan dia ketakutan ya? atau kecapekan. Duh.. Ayu ayolah bangun donk...gue tadi cuma bercanda." Ivan mengakui kesalahannya. Ayu tersenyum dalam hati, karena merasa sukses mengerjai Ivan balik.


"Oiya,, kalo di sinetron sinetron itu, kalo orang pingsan harus di kasih nafas buatan. Mungkin gue harus kasih nafas buatan. Maafin gue yu, gie harus lakuin ini." Kata Ivan sambil mendekatkan mulutnya ke mulut Ayu. Ayu mendengar kata kata Ivan langsung membuka matanya, dan kaget ternyata jarak mereka tinggal sedikit lagi.


Ayu menahan bibir Ivan dan mendorongnya sambil berkata.


Iiiih,,, apa apa sih loe!! Mau ambil kesempatan dalam kesempitan ya!!


"Eh siapa juga yang ambil kesempatan dalam kesempitan. Tadi gue cumau kasih nafas buatan sama loe, karena loe pingsan. "


"Apa nafas buatan??? "


"Iya aku lihat di sinetron sinetron itu, kalo pingsan di kasih nafas buatan."


"ELu nya aja yang korban sinetron! Bilang aja kalo lu, pengen cium gue, ngeles aja sukanya"


"Iya bener, gue emang pengen cium loe! pengen banget. "


Haa!!! Ayu syok mendengar pernyataan Ivan.


" Gue bukan singa betina! Kodok jelek" Ayu memukulkan bantal sofa ke Ivan.


" Tunggu tunggu,,,,Jangan jangan loe bohongin gue ya?! Loe pura pura pingsan. Ayo ngaku! "


"Iya gue bohong. Elu juga bohong. Pura pura kerasukan segala. "


Hahahaha Ivan malah tertawa terbahak bahak. "Habisnya loe lucu banget, yaudah gue kerjain sekalian. "


"Tapi sekarang udah Impas kan?!! "


"Tadi kenapa laporannya seperti itu?Tanya Ivan lembut.


Ya gue ngerjain seperti apa yang mereka kasih ke gue, gue tinggal nyalin aja.


Emmm,,, Ivan manggut manggut mendengar penjelasan Ayu.

__ADS_1


"Kamu tau, itu laporannya sangat kurang detail.Tapi dari situ aku udah bisa menebak kerugian perusahaan. Laporan ini dibuat seakan akan benar adanya, dan selisih hanya berapa koma nya saja. Tapi walaupun hanya selisih koma, kalo di kalikan hasilnya sangat banyak."


Ayu sangat kagum dengan kinerja Ivan yang sangat cekatan dan detail.


"Loe hebat banget van,, Makasih ya,, lu udah mau kerja sama dengan gue. "


"Emmmm,,, semua ini gak gartis tauk. "


"Kan gue gaji loe,?! "


"Bukan itu, masalah gaji terserah loe, gak di gaji juga ga papa. kalo loe jadi bini gue. Hahaha"


"Apa apa an sih. Mulai deh penyakit syaraf nya "


"Gak gak gak,, gue cuma beecanda. "


"Tapi sebagai hukuman loe, karena salah bikin laporan loe harus bikinin gue kopi. Tiap hari. "


Kan ada OB ??


"Gak mau,, mau nya kamu. kalo loe gak mau yaudah. " Ivan pura pura ngambek


"Iya iya oke dech,, gue ngalah. Gue bikinin loe kopi tiap hari. "


Kenapa gak mau di Buatian sama OB?


"Rasanya beda sama buatan mu. "


"Bedanya?!! "


"Ya,,, pokoknya beda. Ya beda lah. Pokoknya beda gitu aja." Ivan bingung mau njelasin nya,,


Ya beda lah bang Ivan,, orang yang bikin orang ter sayang, pastinya ya,, kopi pahit rasa manisnya cinta. Gitu aja gak bisa ngomong sih bang bang.... jujur aja napa?!!! gak usah gengsi. 😅😅😅😅


Author kasih bocoran untuk episode selanjutnya nih,,, reader tersayang,,,, jangan lupa dukung author ya,, untuk menciptakan karya karya yang baik.


__ADS_1


kira kira mereka ngapain ya??!! apa udah tinggal serumah nih?? temukan jawabanya di episode selanjutnya ya....


__ADS_2