
"Gimana keadaan papa buk?" Tanya Ivan pada Minah
"Belumlah ada perkembangan Nak, bahkan sekarang semakin melemah. " Jawab Minah
Ivan sangat sedih melihat kondisi Mahendra yang semakin hari semakin lemah.
Ivan memegang tangan mahendra, dan berkata,
"Pah, bangunlah pah, papah harus semangat, papah harus sembuh. Ivan yakin papah orang yang kuat. "
"Pah, sebentar lagi ada acara kelulusan Ivan, papah kan udah mau datang ke acara itu pah,"
"Bangunlah pah, " Kata Ivan memberi semangat pada mertuanya.
Setelah bebrapa saat, tiba tiba jari mahendra bergerak, Ivan merasakan jari mertuanya ada yang bergerak.Ivan sangat senang melihat itu, dan langsung memanggil dokter
Dokter datang lengkap dengan peralatan medisnya.
Dokter mulai memeriksa Mahendra,
"Bagaimana keadaan papah dok? "Tanya Ivan
syukurlah, keadaan tuan mahendra sudah membaik. Beliau sudah berhasil melewati masa kritisnya. "
"Alhamdulillah,," jawab Ivan dan Minah bersamaan.
Mahendra membuka matanya, dan melihat di situ ada Ivan dan Minah, tapi dia tidak melihat Ayu.
"Van, kok kamu sendirian, dimana Ayu?" Tanya Mahendra
Ivan tertunduk mendengar pertanyaan papahnya. Ivan tak kuasa untuk menjawabnya, bagimanapun Ivan juga masih terpukul dengan kematian Ayu.Bahkan Ivan tak berani untuk mengungkapkan fakta kebenarannya, kalau Ayu sudah meninggal. Ivan takut kalau mahendra akan syok, dan mengganggu kesehatannya lagi.
"Van, kok kamu diam, dimana Ayu?"
Tiba tiba dari arah pintu datang seorang perempuan cantik. Perempuan yang wajahnya sama seperti Ayu.
Ivan sangat syok melihat perempuan itu, dia bahkan tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Ivan mengucek matanya beberapa kali. Takutnya kalau ini hanya mimpi.
Perempuan itu berjalan mendekati Mahendra, sementara Ivan masih mematung kaku melihat Ayu. Ayu berjalan melewati depan Ivan, dan tanpa sengaja menginjak kaki Ivan. Spontan Ivan berteriak kesakitan.
Auw?!!! Teriak Ivan. saat kakinya terinjak oleh Ayu. Tapi yang menginjak seperti orang yang tidak kenal.
"Maaf mas, saya gak sengaja. " Jawab Ayu kemudian mendekati mahendra.
#FLASHBACK ON
Minah telfon ke putrinya, yaitu nayla dan meminta untuk datang ke kota.
"Nay, kamu datang ke kota ya nak, tempat dimana ibu bekerja." Kata Minah melalui telfonya
__ADS_1
"Tapi aku tidak tau alamatnya bu, lagian aku juga belum pernah ke kota. Nayla takut tersesat bu."
"Tenang nak, nanti asisten majikan ibu yang akan menjemputmu."
"Nayla di jemput asisten majikan ibu?!!"
"Iya, Namanya pak Alex.kamu siap siap dulu aja, Mungkin nanti sore dua sudah sampai di kampung. "
"Iya bu,,Tapi ada apa bu, kok tiba tiba Nayla di suruh ke kota?! "
"Besok ibu ceritakan kalau susah sampai di sini."
"Baik bu, "
"Yaudah kamu kemas kemas dulu ya, ibu tutup dulu telfonnya.Assalamu'alikum"
"Iya bu, Walaikumsalam"
Nayla di jemput oleh Asistennya Mahendra dan beberapa anak buahnya.
Saat Mahendra di rumah sakit, Minah bercerita ke Alex tentang putrinya, Akhirnya Alex memutuskan untuk menjemput Nayla, kembaran Ayu.
Alex datang ke kampung, dengan beberapa anak buahnya.Sampai di kampung halaman Nayla, Alex dan beberapa anak buahnya turun dari mobil mewahnya.
Alex dan anak buahnya memakai pakaian serba hitam, Mereka berjas rapi. Alex turun, dan memakai kacamata hitamnya, tampak sangat tampan dan cool. Semua warga kampung melihat rombongan Alex terkagum. Jiwa kepo emak emak kampung pun muncul.
"Siapa mereka, "
"Pastinya dia orang yang sangat kaya raya"
"Tapi kok datang ke kampung ini, mau apa ya,, "
"Duh,, tampannya,, Aku mau jadi istrinya" kata salah satu perempuan di kampung itu
"huuu,, ingat suami kamu di rumah, masih aja ngelirik laki laki lain. "
"Kamu juga ngelirik, kok masih sewo"
"Aku gak ngelirik, tapi aku melihat. "
"Sama aja"
Tiba tiba Alex mendekati ibu ibu tadi, dan bertanya
"Permisi, Maaf mau tanya, " kata anak buah Alex sambil membuka kacamatanya
"Iya mas, ada apa" jawab ibu itu dengan genit
"Rumah non Nayla Rahayu dimana ya?"
__ADS_1
"Nayla Rahayu?!! "
"Iya, "
"Emang ada apa mas, cari rumah Nayla?!" Tanya ibu ibu itu kepo
"Tolong Cepat kasih tau kami, karena kami tak banyak waktu." Kata anak buah Alex dengan nada agak meninggi karena gak sabar
Ibu ibu itu pun langsung menunjukkan rumah Ayu. Dan rombongan itu langsung menuju rumah Nayla.
"Ih ternyata serem banget ya,"
"Kira kira ngapain mereka ke rumah nayla"
"Mungkin nagih hutang kali"
"Mungkin juga, kan Nayla juga kuliah, duit dari mana coba kalau gak hutang "
"Sementara ibunya hanya jadi babu di kota"
"Duh,, bakalan seru nih,, gimana kalau kita ke rumah Nayla. Kita lihat apa yang terjadi"
"Ayok Ayok... kita kesana"
Di rumah Nayla, mereka turun dari mobil dan mengetuk rumahnya. Sementara nayla sudah mempersiapkan semua nya
Alex mengetuk rumahnya,
Tok tok tok, suara ketukan pintu rumah nayla
Nayla membuka pintu nya, dan berapa terkejutnya Nayla melihat orang orang yang jemput dia, dengan pakaian serba hitam dan kaca mata hitam.
Alex dan anak buahnya pun terkejut melihat Nayla, yang wajahnya sangat mirip dengan Ayu.
"Maaf, dengan non Nayla, " Tanya Alex
"Iya, " Jawan Nayla
"Saya Alex, asisten Tuan Mahendra,saya di utus untuk menjemput non Nayla"
"Baik saya ambil tas dulu. "
"Silahkan, kami tunggu disini."
" Apa kalian tidak masuk dulu,"
" Terimakasih non, kami disini saja"
Para tetangga di huat heboh dengan kedatangan tamu serba hitam itu. Banyak isu yang tersebar dengan kejadian itu. Mereka melihat Nayla di bawa okeh rombongan orang serba hitam itu dengan mobil mewahnya.
__ADS_1
para tangga sangat ngeri melihat kejadian itu, Mereka menganggap kalau Nayla akan di jual ke kota. Atau mau di nikahkan dengan rentenir kaya, karena banyak hutang