
MENSION MAHENDRA
Ma, mama. Tuan Mahendra memanggil Siska istrinya.
Ya papa, "ada apa? "
"Ma, nanti malam keluarga Hartono mau kemari".
Tolong persiapkan semuanya dengan sempurna.
"What??? "
Keluarga Hartono mau kesini?? "Keluarga konglomerat itu".
Emang mau ada perlu apa sih pa, kok sampai keluarga Hartono mau kerumah kita.
"Mereka mau makan malam di rumah kita,,sambil membicarakan tentang perjodohan dinda dan putranya ".
"Jadi dinda mau di jodohkan sama putra Hartono?? "Tapi dinda kan belum ketemu pa? "
"Makanya itu ma, papa juga binggung. "
"Kalo sampai mereka tau kalo dinda kabur, hancur reputasi papa ma".Papa gak mau itu terjadi. Pokonya persiapkan semuanya dengan baik ya ma, masalah dinda pikir nanti.Yang penting jangan sampai mengecawakan keluarga mereka.
__________
MENSION HARTONO
"Van, kamu segera siap siap".malam ini kita mau datang makan malam di rumah pak mahendra.
Tapi ivan udah ada janji sama temen pa.
"Pokonya kamu harus ikut".
"kan papa sama mama juga bisa? "
"Karena kita mau membahas tentang perjodohan kamu dan putri Mahendra".
" What???!!!! "
Hari gini masih ada perjodohan???
"Emang ini tahun berapa pah, sekarang udah bukan jamannya siti Nurbaya pah,"
"Ivan gak mau di jodoh jodohkan. "
"Ivan sudah punya pacar pah".
"Pacar? "
Sejak kapan kamu punya pacar van?
Mama belum pernah lihat kamu jalan sama cewek van.
"Ya pokonya ivan gak mau di jodohkan".
" Titik".
__ADS_1
"Gak bisa!!" kamu harus ikut dan mau.
Ini sudah keputusan papa.
Mahendra adalah rekan bisnis papa. Kalau sampai kamu menolaknya,bisnis papa bisa berantakan.
Oh,,, jadi papa menukar ivan anak satu satunya papa dengan bisnis." Hanya demi uang papa rela menukar kebahagiaan ivan pa?? ""
Emosi ivan sudah memuncak.
Tenang dulu van,, dengarkan papa dulu nak, ibu ivan menasehati dengan lembut.
Tapi mah,,,
Udah,, dengarkan dulu.
"Van, papa mohon van,, ".Hanya kamu satu satunya harapan papa. Penerus perusahaan papa. "Apakah papa harus berlutut di hadapanmu van, agar kamu mau menuruti keinginan papa? ". Hartono sudah siap siap akan berlutut di depan ivan.
Pa,, jangan begini pa. Papa itu papa ivan.Gak seharusnya seperti itu.
Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya Ivan pun mengalah.
Baiklah pa, Ivan Terima permintaan papa.
Terimakasih van,,, kamu emang anak yang berbakti.
Udah siap belum ma,, lama banget sih. udah jam tujuh nih ma... cepetan dikit dandanya,,
Iya iya pah,, ni mama udah siap. Ivan kemana pah, kok belum kelihatan.
Ivan udah menunggu di mobil ma, udah cepet ayok. kasihan meraka udah menunggu.
"Ujang agak cepat dikit ya jalannya, kita sudah telat lima menit".
"Baik tuan"
Sepanjang jalan ivan memikirkan ayu, ivan berfikir bagaimana hubungannya dengan ayu kalo ivan udah di jodohkan.Pastinya ivan gak mau menyakiti calon ivan maupun ayu.
Ayu, aku sangat sayang padamu, tapi belum sempat aku mengutarakan isi hati ini, aku udah di jodohkan yu.
Apakah kita masih bisa berteman yu, kalo nanti aku udah punya calon. Hanya kamu temen satu satunya yang membuat aku selalu bisa tertawa yu. Kesederhanaan mu, kelembutanmu, kecantikanmu yang membuat aku tak bisa menjauh dari mu.
Mobil sudah sampai di mansion Mahendra.
"Van, van".Mama ivan memanggil.Sambil menepuk bahu ivan.
Ivan bangun dari lamunan.
Eh iya mah,,,
"Ayo turun,, sudah sampai. Kamu melamun?? "
"gak ma,, "
"Ingat, jangan bikin mama papa kecewa".
"Iya ma"
__ADS_1
___________
Selamat datang tuan Hartono, tuan Mahendra memberi sambutan hangat kepada tuan Hartono dan mempersilahkan masuk.
Begitupun Siska istri tuan Mahendra juga ikut memberi sambutan hangat.
"Selamat datang di mension kami jeng,,, "
"maaf, jeng, kami terlambat"
Oh gak apa apa jeng,, namanya juga perjalanan jauh. Maklumlah... yang penting selamat sampai tujuan.
Ayok ayok silahkan duduk...
Itu putra jeng mery, "wah tampan sekali".
Iya jeng,, ini putra satu satunya kita. Namanya satya Ivan Hartono
Selamat malam Tante,, Om,, sapa Ivan dengan sopan.
Selamat malam satya,, kamu anak yang sopan. Pantas saja ayah kamu selalu membanggakan kamu.
Ah masak sih om,,,
Beneran,,
Namanya juga anak satu satunya bagaimana gak di banggakan Hen, jawab Hartono.spontan mereka tertawa bersama.
Kalau lagi berkumpul mereka akan saling membanggakan apa yang mereka miliki. bahkan kata Tuan tidak berlaku. karena kata Tuan hanya pas mereka formal aja
"Ngomong ngomong anak kamu mana kok gak kelihatan". kata Hartono
Mahendra dan Siska pun bingung mau menjawabnya.
Oh,,, dinda lagi ke rumah oma nya, tadi katanya oma nya kangen. Jadi gak bisa ikut acara makan malam.
Hufh,,, Ivan menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan dari mulut. Syukurlah kalo dia gak ada. Ivan berkata dalam hati.
"Kenapa nak satya,,, "goda Mahendra
Eh eh gak papa om. jawab ivan, sambil menggaruk tengkuknya yang g gatal.
Walaupun Dinda nya gak ada, tapi rencana kita tetap berlanjut, aku sudah bicarakan semua ini dengan Dinda. dan Dinda juga menerima perjodohan ini. Semoga perjodohan ini aKan memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama kita ya Har,
Tapi sayangnya dia lagi ke rumah Oma nya, jadi nak Satya belum bisa melihat Dinda.
Lain kali saya ajak Dinda ke MENSION kalian.
"Benarkah??"
Antusias Mery.Saking senangnya.
Iya jeng, kapan kapan kami datang ke MENSION jeng mery bersama Dinda.
Sekarang kita lanjutkan makan malamnya yuk. sela Mahendra.
Silahkan silahkan di nikmati hidangannya.
__ADS_1
Merekapun melanjutkan makan malam dengan baik. Walaupun Mery kecewa karena gak melihat Dinda. Tapi bagi Ivan suatu keberuntungan. Karena memang Ivan belum siap untuk menerima semua kenyataan ini.