Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Salah tangkao


__ADS_3

"Kamu yakin akan keluar dengan pakaian begitu" Kata Baskoro sambil senyum senyum sendiri


Mendengar perkataan Baskoro, Nayla melihat ke arah cermin. Tampak dirinya memakai pakaian yang mirip telanjang, Dia sangat terkejut dan akhirnya,,,


"Aaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!! Nayla teriak sekeras mungkin


Nayla lari dan lompat ke ranjang, kemudian menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.


sampai seperti kepompong. melihat itu baskoro tertawa terbahak bahak.


Baskoro mencoba membuka selimut nayla dan mencari mukanya, yang tp nayla memegang kuat selimut itu.


"Hey,,, kamu kenapa? "


"Kok kayak kepompong gitu? " masih terus tertawa, karena melihat nayla yang seperti kepompong sangat lucu menurut nya.


"Dimana pakaianku"


"Kamu **** tau"


"Pergi!!! pergi!!! "


"Aku gak mau pergi? "


"Dasar laki laki kurang ajar"


"Pergi gak!!! "


"Enggak! "


"Heh!!! " Nayla keluar dari selimutnya tapi hanya kepalanya saja. sementara tubuhnya masih terbalut dengan selimut


"Awas kamu ya"


"Jadi kamu beraninya sama perempuan doang"


"Dasar banci"

__ADS_1


"Apa kamu bilang?! "


"Banci?!! "


"Oh, jadi kamu sengaja menantang ku"


"Ditinggal beberapa hari rupanya kamu sudah lupa rasa permainan ku ya" Kata baskoro sambil menindih tubuh Nayla


"Heh,, jangan kurang ajar kamu ya? "


"Aku perempuan baik baik bukan pel*c*r"


"Kamu memang bukan pel*c*r bagi mereka, tapi pel*c*r ku hanya untuk aku" Dan Baskoro hendak mencium Nayla, namun Nayla berhasil mengeluarkan tangannya, dan


"POOOOKKK!!!? " Nayla Meninju muka Baskoro


"AUUWW!!!! "


"Sekar,Apa apa kamu?!! "


"Kalau bercanda jangan keterlaluan, sakit tauk" Sambil memegang wajahnya yang langsung memar karena pukulan Nayla.


"Aku bukan sekar"


"Aku Nayla"


"Siapa kamu!!"


"Berani berani nya kamu kurang ajar sama aku! "Mendengar perkataan itu baskoro terkejut dan tertawa dengan terpaksa.


"Nayla?!!!! "


"Kamu Nayla?!! "


"Iya!! "


"Dan aku gak kenal sama kamu"

__ADS_1


" Kamu salah orang'


"Kembalikan pakaianku"


"Atau.... "


"Atau apa? "


"Hem,,, " Baskoro hendak menindih Nayla lagi, namun Nayla berhasil menghindarinya.


"Jadi kamu sudah mengingat masa lalu kamu sekar?!! "


"Masa lalu??


"Sekar? "


"Apa maksudmu? "


"Aku Nayla bukan sekar"


"Dan aku tidak pernah amnesia! "


"Dasar laki laki hidung belang. Kurang ajar!!


Kata Nayla sambil menendang Baskoro, sehingga baskoro tersungkur kesakitan dan terjatuh di lantai. Nayla lari ke ruangan sebelah, ternyata tempat pakaian dan aksesoris Baskoro dan Sekar. Nayla mengunci tempat itu dari dalam supaya Baskoro tidak bisa mengejarnya.


Baskoro yang masih kesakitan akhirnya pergi keluar sambil terus marah marah karena kelakuan Nayla


" awas aja kamu. kamu tidak akan bisa keluar dari sini. Kamu tidak akan bisa lari dari aku! "


Mendengar Baskoro sudah keluar kamar, dan menguncinya dari dalam, otak Nayla mulai berfikir gimana cara dia kabur dari rumah ini.


Nayla segera mencari pakaian yang cocok buat dia, kemudian dia keluar dari ruangan itu. kali ini giliran nayla yang mengunci kamarnya dari dalam. dia menaruh meja di depan pintu nya, sehingga pintu akan susah di buka dari luar.


Kini otaknya mulai berpikir beras cara untuk kabur dari rumah itu, kemudian dia punya ide untuk lompat ke bawah. Dia melihat ke bawah kok ternyata tinggi banget, sehingga untuk melompat dia harus berpikir 2x.Akhirnya dia punya ide, dua melompat ke bawah menggunakan sprei yang sudah di gulung gulung menjadi panjang, Dia turun perlahan dan hati hati, agar tidak ketahuan baskoro dan anak buahnya. Sesampainya di bawah dia segera sembunyi di samping rumah menunggu waktu yang lengah.


Di saat para anak buah baskoro sedang istirahat, Nayla berusaha memanjat pagar rumahnya yang juga agak tinggi. Aku harus keluar dari rumah ini,"ya Tuhan,,,, tolonglah aku selamatkan aku. "

__ADS_1


Nayla berusaha memanjat untuk kabur, tapi tetap saja tiap memanjat selalu gagal karena terpeleset.


__ADS_2