Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 64


__ADS_3

Sayang,,aku pulang telat, sekarang masih ada meeting." Kata ivan dalam telfon.


"Iya mas,, Aku minta izin mau pulang dulu. "


"Barusan ibu telfon, katanya papa sakit, "


"Sakit??? "


"Iya mas, papa syok setelah tau kalau mama Siska yang membunuh mama Dewi. "


"Tapi kamu hati hati di jalan sayang,, nanti aku jemput setelah meeting selesai. "


"Iya mas, tapi boleh gak aku bermalam di rumah papa"


"Iya gak papa"


"Sekalian mas aku bawain pakaian ya, "


"Iya sayang,, aku meeting dulu ya,udah di tunggu klien. "


"Iya mas, jaga diri baik baik. I love you,, "


"Love you too emmuach" Tut tut tut... Ayu menutup telfonnya


Ivan pun menuju ruang meeting. Saat di jalan, dia teringat pesan istrinya. (Jaga diri baik baik baik). Ivan terhenti langkahnya ketika ingat pesan itu." Apa maksud Ayu tadi ya? Kenapa dia bilang kayak gitu? " Ivan bertanya dalam hati.


"Pak, pak Ivan, sudah si tunggu klien dari tadi pak," Kata Adit mengingatkan Ivan yang terdiam di tempat

__ADS_1


"Oh Iya . " Ivan kembali menuju ruangan meeting. Di sana Ivan sudah di tunggu beberapa klien yang sudah siap.


Ketika seseorang sedang melakukan persentase, henfon Ivan berbunyi. Tertera nama my wife dalam memanggilnya.


Ivan merijek telfon itu. karena memang sedang sibuk. Ivan hanya m ngirim pesan singkat ( Bentar sayang, nanti aku telfon balik). Tapi henfon Ivan terus berbunyi, sehingga Ivan memutuskan untuk mengangkat telfon itu, dan menjeda meetingnya.


"Mohon maaf, saya potong dulu, saya angkat telfon bentar ya," Kata ivan


Ivan mengangkat telfonnya,


"Hallo, Ada apa sayang," kata Ivan


"Hallo" suara di telfon seberang, tapi bukan suara Ayu tapi suara laki-laki


"Siapa kamu? Kenapa bawa henfon istri saya


"Iya.Dimana istri saya, kenapa henfon yang ada pada anda?" Tanya Ivan panik


"Maaf Pak, kami dari pihak kepolisian, memberitahukan bahwa pemilik henfon ini mengalami kecelakaan, dengan nomor mobil ABCxxxx"


"Apa??!!! Kecelakaan?!! " Suara Ivan meninggi kerena terkejut. Sontak semua yang ada di ruangan itu menoleh ke Ivan.


"Iya Pak, sekarang kami berada di TKP. " Polisi itu memberitahukan alamat TKP itu.


Seketika wajah Ivan jadi tegang, dan mata memerah menahan air mata.


Ivan kembali ke mejanya, memutuskan untuk cencel meeting tersebut.

__ADS_1


" Maaf Meetingnya saya cencel. " Kat Ivan langsung pergi dari ruangan itu. Semua orang merasa kaget, dan gak Terima karena meeting sedang berjalan tiba tiba di cencel. Mereka semua marah dengan Ivan.Tapi Ivan tak peduli dengan mereka, Ivan tetap meninggalkan ruangan itu dengan tergesa-gesa.


Melihat hal itu Adit menyusul Ivan dan bertanya Kepada Ivan.


" Ada apa pak?" Kata Adit sambil mengimbangi langkah Ivan


"Ayu kecelakaan." Kata Ivan dengan suara serak


"Apa Kecelakaan??!!! "


Ivan menuju ke mobilnya.Adit membukakan pintu buat Ivan kemudian Adit melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Bagaimanapun Adit juga syok dengar Ayu kecelakaan, karena Adit sudah bekerja dengan Ayu sangat lama.


Antara Adit maupun Ivan bergelut dengan pikiran masing masing tentang Ayu. Mereka berdoa dalam hati Semoga tidak terjadi apa apa dengan Ayu.


Sampai Di tempat kejadiannya, Ivan dan Adit langsung turun dari mobil dan berlari menuju ke TKP. Mereka melihat kalau mobil Ayu sedang di derek dari jurang. Dengan kondisi mobil ringsek.


"Ayu,,, "


Ivan dan Adit terjatuh berlutut karena tak kuasa melihat kejadian itu.


Polisi mendekati mereka berdua,


"Apa kalian keluarga korban? " Tanya polisi tersebut


"Saya suaminya pak,Bagaimana kondisi Ayu istri saya pak? "

__ADS_1


Kami Belum menemukan korban pak,Kami menemukan henfon korban di pinggir jalan tepat di atas mobil terjatuh.


__ADS_2