
mulai saat itu, Ayu selalu menghindar dari Rudi, Ayu hanya ingin mengurangi rasa sakit hati, Tiap ketemu Rudi hati ayu merasa sakit, karena besarnya rasa cinta Ayu pada Rudi. Tapi Ayu harus Terima kenyataan kalo Ayu tidak berjodoh dengan Rudi, makanya Ayu selalu menghindar, agar bisa melupakan perasaannya.
Kini Ayu lebih fokus ke soal pekerjaannya, yaitu perusahaan yang dia pegang saat ini. Ivan yang memang otaknya encer, di tawarin Ayu untuk ikut bekerja di perusahaanya.
"Van elo kerja di perusahaan gue yah,, bantu gue lah,, "
"Kan gue belum kelar kuliahnya "
"Ya.. elu boleh kok sambil kuliah. itung itung buat nambah jajan lu lah van,, pliss,, " Ayu merayu Ivan agar mau di ajak kerja Sama
"Hemmm,, modus,,, bilang aja pengen selalu deket deket ama gue." goda Ivan sok ganteng.
Gak usah ge er lu,, siapa juga yang mau deket deket ama katak macam lu.
"Hah katak,,, "
"ya,, pangeran katak. "
"Ganteng ganteng gini dibilang katak. "
"Dari pada ganteng ganteng srigala??!! mau gue katain srigala.?!!! "
"Gak gak gue bukan srigala,, tapi buaya. "
"Sama aja dodol" Ayu mencubit lengan Ivan karena kesal di godain Ivan terus.
"Auw auw,, sakit tauk. deket lu lama lama memar semua nih badan. "
"Makanya jangan jail. "
"Jail gimana,,, orang tangan lu yang jail "
"Bukan tanganmu, tapi mulutmu yang jail. "
"Gue tak bisa bayangin ya,, klo yang jadi suami lo pasti lu cakar cakar mulu deh. "
"Emang gue macan." Ayu sudah siap mau mencubit Ivan, tapi Ivan menghindar
__ADS_1
"Tuh tuh kan,, gue bilang juga apa,, tangan lu yuh yang kayak macan. "
"Enggak!! "
"Kalo gak macan berati singa betina"
Ivan mengatakan ya di kuping Ayu.
"Ivaaaaaan.... awas kau!!!!!" Ayu mengejar Ivan.
Sampai di tepi jalan, ada es kelapa muda. Ivan memesan 2 es kelapa muda
2 ya pak,, yang satu pake gula Jawa yang satu lagi pake sirup. Buat singa betina
"Hah,, singa betina mas??" tukang es kelapa nya kaget,
"Bukan pak,, tapi Betina cantik di samping ku ini,,
"Oh,, kirain singa beneran mas. "
Ayu melirik Ivan dengan perasaan kesal dan ngambek.
"Iya gue bantu lo kerja di perusahaan lo,, tapi gajinya sepadan lo ya,, "
"Beres,,, tapi ada satu hal lagi.
"Apa lagi"
"Loe tetep rahasiakan status gue di perusahaan itu. " loe ku angkat jadi bos di perusahaan gue. "
Wuiiiih.. bos tampan nih. kata Ivan dengan gaya dok tampan nya
"Awas lo jangan ke ganjenan di sana"
Cemburu nih critanya.. Ivan melirik Ayu sambil senyum senyum
Terlihat Ayu jadi salah tingkah sendiri.
__ADS_1
"Gak lah. ngapain cemburu sama katak jelek kayak elu. " Ayu mengelak
"Besok kita berangkat kerja, nih kunci mobilnya." Ayu memberikan kunci mobil ke Ivan
Ivan tidak langsung menerimanya,, Ivan memandang ayu dengan intens
"lu jadi bos masih mau pake motor itu? "
"Emang kenapa kalo aku pake motor itu? "
"Gini van,,, maaf yah,, maaf banget,, bukannya gue menghina loe,,, tapi gue harap loe bisa menempatkan diri kita pada lingkungannya. loe naik mobil itu saat loe ke kantor dengan pakaian bos, doang.Kalo di luar perusahaan,loe bebas pake motor itu.
"Oke dil, gue akan berangkat kerja pake motor sampe apartemen lu, terus ganti mobil dan berangkat bareng lu. "
"Bareng gue?! "
"Setuju atau gue batalin semua ini. "
Ayu merasa bingung, karena pilihan yang berat semua. Akhirnya Ayu memutuskan untuk setuju.
"Oke dil!! " mereka berjabat tangan tanda setuju
Ke esok harinya,, Ivan datang ke apartemen Ayu. Ayu menetap di apartemennya,Sementara bu minah sudah kembali bekerja di rumah papanya, yaitu tuan Mahendra. Ivan langsung masuk ke apartemen nya, di sana Ayu masih tidur.
"Udah jam segini masih molor aja ni bocah,, "
Ivan membangunkan Ayu dengan memetes hitungnya,, tapi hal tak terduga,, saat itu Ayu bermimpi di kasih boneka yang besar oleh ayahnya, alhasil Ivan di peluk Ayu, Ivan terguling ke ranjang. Ayu memeluk dan mencium Ivan layaknya boneka kesayangan.
Sebagai pria normal, Jiwa laki lakinya bergejolak, antara ujian dan hadiah. Ivan
hanya terdiam dengan nafas yang ngos ngosan dan mata yang ke kanan dan ke kiri sambil menahan gejolak darah yang mengalir deras.
"Kuatkan van kuatkan, sadar van sadar" dalam hati Ivan menasehati diri sendiri.
Ayu terbangun, dan kaget dengan posisinya. Dimana dia sedang memeluk Ivan dengan sangat erat dan bibirnya menepel di pipi Ivan.
"Haaah,,, lu ngapain tidur disini. lu mau perkosa gue ya?! teriak Ayu
__ADS_1
"Liat posisinya tuh,, yang mau perkosa elu apa gue?!!!" tanya balik Ivan.
Ayu melihat dirinya masih memeluk Ivan dengan erat, sampai Ivan tak bisa bergerak. Ayu kaget dsn melepaskan pelukannya, ayu merasa malu sendiri.