
Mahendra sudah membaik, tiba saatnya dia pulang. Di rumah, sekarang Mahendra hanya tinggal bersama Nayla,Minah dan para pembantu nya.
Mahendra meminta alex untuk mengantarkan Nayla ke kampus, dimana kampus tempat Ayu kuliah.
"Nay, hari ini kamu ke kampus di antar Alex,Besok kamu bisa di antar oleh sopir pribadimu. "
"Kan ada angkot pah atau taxi "
"Tidak!! Papa tidak izinkan kamu naik angkot. "
"Dan papa juga tidak izinkan kamu naik mobil sendiri"
"Tragedi yang menimpa Ayu adalah cambuk buat papa. "
"Papa tidak mau itu terjadi lagi pada kamu. Karena kamu satu satunya keluarga yang papa miliki. Dan satu-satunya pewaris papa. "
" I iya pah, "
"Satu lagi, papa juga ingin membuat dosa papa selama ini ke kamu. " Kata Mahendra sambil menyodorkan black card nya dan henfon mahal.
"Dulu Ayu selalu menutupi siapa dirinya, hanya untuk menemukan misi pembunuh ibunya. "
"Setelah misi itu berhasil, sekarang Ayu meninggalkan kita. "
"Apa pembunuh mama sudah di tangkap? "
"Belum. Dia melarikan diri"
"Apa Aku boleh tau siapa pelakunya pah?! "
"Mama tiri kamu. Siska"
__ADS_1
"Dugaanku tepat"
"Apa maksud kamu? "
"Kecelakaan Ayu, murni pembunuhan. Setelah seseorang membuang aku, giliran Ayu yang di bunuh, Untuk menghabisi pewaris tunggalnya."
"Apa papah tau siapa kelompotnan Siska?! "
"Dia bekerjasama dengan Raka"
"Siska,,Raka,, Tunggu pembalasanku. " Kata Nayla dalam hati sambil mengepalkan tangannya karena geram.
"Kalau begitu Nayla berangkat dulu pah, " Sambil mencium tangan papanya. Kemudian mencari minah, juga mencium Tangan Minah.
Walaupun sekarang dia sudah tau orang tua kandung sebenarnya, tapi baktinya kepada minah tetap tidak luntur. Nayla tetap menganggap minah sebagai ibu kandungnya, karena memang sejak bayi Nayla di asuh oleh Minah .
Di kampus,,,
Nayla turun dari mobil, setelah sopir membuka kan pintu mobilnya.
Semua kaget melihat siapa yang turun dari mobil itu Ternyata Nayla kembaran Ayu.
Mereka terkejut, melihat Nayla yang masih sehat, karena mereka menyangka Ayu.
What!!!!! Semua mata yang melihatnya rasanya akan lepas dari kelopaknya, karena kaget
"Gue gak salah liat?!! " Tanya Rudi sela rina dan beberapa teman lainnya. "
Melihat Ayu masih hidup Rudi langsung lari menuju Ayu. Rudi di panggil panggil Rina sudah tidak memperdulikannya
"Ayu,,,, " kata Rudi
__ADS_1
Kemudian memeluk Nayla
Nayla kaget mendapat pelukan mendadak dari laki laki yang tak di kenal.
Dia ingin membentak dan menampar nya, tapi dia tersadar, kalau maksud laku laki itu adalah Ayu.
"Bagaimana kabarmu Ayu?"
"Aku gak percaya ini kamu"
Kata Rudi sambil terus memeluk Ayu. Tapi Ayu tidak ada respon, bahkan dia terdiam seperti patung. Melihat Ayu seperti itu, Rudi menjadi bingung,
"Apa yang terjadi padamu Ayu? "
"Apa kamu lupa dengan aku? "
Ayu tetap diam, hanya melirik Rudi tanpa menjawabnya.
Sela dan Rina menghampiri Ayu.
"Wah wah wah,,, Si kismin sekarang udah jadi kaya rupanya,,, " kata Sela
"Kok bisa?!!! " Tanya Rina pura pura
"Ya bisa lah,,, dia kan hanya memloroti Satya. Harta dari mana lagi coba, kalau bukan dari satya. "
Tapi Ayu tetap diam, dia hanya ingin tau bagaimana kehidupan kembarannya di kampus. Bagaimana cara tenan temannya memperlakukan dia.
"Hey,,, kismin,,, elu lupa sana kita?!! Kok diem gitu?!! "
"Denger denger elu terjun dari jurang, kok bisa selamat?"
__ADS_1
"lu punya nyawa berapa sih,, ngapain gak sekalian mampus aja, jadi lu menghilang untuk selamanya. " Kata sela bisik bisik di telinga Ayu, sambil menjambak rambut Ayu.