
tilililit tililililit suara hendfon Ayu berbunyi. tertera nama Ivan.
" Halo van, ada apa?"
"Halo yu, kamu hari ini sibuk gak?"
" Enggak sih, ada apa? "
"Aku ajak kamu ke toko buku kalo kamu mau."
"Boleh boleh aku mau." jam berapa berangkat.
" 1 jam lagi ya, aku lagi nyuci motor dulu. "
"Oke aku siap siap dulu ya.".
Satu jam berlalu. Ivan sampe di rumah
"assalamu'alaikum??"
" Waalaikum salam " Bu Minah membuka pintu.
"Siapa ya,, "
"Saya Ivan bu, temen Ayu".
"Mau mengajak ayu ke toko buku".
"Oh... bentar ya nak, ibu panggil akan Ayu dulu. silahkan masuk nak."
"Terimakasih bu..
Ayu, ada temen kamu tuh, di ruang tamu.
"Ya bu, bentar lagi ayu selesai."
"Ayu pergi dulu ya bu,,"
"Jangan sore sore pulangnya ya,
",baik bu.. assalamu'alaikum "
"Walaikumsalam"
"Yu, kamu mau pilih buku mana ambil aja, ntar Aku yang bayar.aku lagi punya uang nih."
hehehe
gaya ivan sambil menepuk dompetnya.
"Wuih.. lagi kaya nih,, aku beli ini aja deh."
"Tapi mata ayu masih melirik sebuah novel romantis.
" Gak mau lagi Yu, "
"Gak,,udah ini aja"
Ivan mengambil novel yang di lirik Ayu.
"Kamu cowok baca novel kayak gitu Van,
" Gak,,lah."
""itu??""
"Buat kamu."
" Udah gak usah van, ini aja."
"Udah ga papa."
"Ivan menuju kasir.
" Tambah ini ya mbak,,"
"baik mas. "..
__ADS_1
"Totalnya 100 ribu mas. ..
"Nih mbak uangnya"
,Terimaksih mas. "
"Sama sama mbak."
Dalam hati, Ayu merasa gak enak dengan Ivan. punya uang segitu saja membelikan buku Ayu sampe 100 ribu. Padahal uang Ayu jauh lebih banyak dari itu.
"Hei Yu,, kenapa bengong. "
"Ayok,,"
"OH ya.. aku sangat senang jadi melamun."
sambil nyengir.
"ooh,,, kirain melamun memuji ketampanan ku."
" Sok ge er kamu. "
"Yeeee,,, biarin emang aku tampan". hahahaha...
"Iya iya,, kamu tampan. Paling tampan se kebun binatang. 🤣🤣🤣
"Awas kamu ya,, ntar kalo kamu beneran naksir aku, resiko di tanggung penumpang"
"Kamu juga, kalo sampe naksir aku resiko tanggung sopir. kok sopir?? ya kan kamu yang nyopir motornya".ahahahaha
krucuk krucuk,, suara cacing dalam perut berdisko
"Yuk makan, aku laper. "
"Makan dimana?"
"Ivan binggung mau ngajak makan dimana.
"Tuh ada warung makan ,di sana aja yuk."
"Boleh."
Ivan tau kalo itu jam tangan sangat mahal. cuma Ivan tidak mau tanya, takut menyinggung perasaan Ayu.
Ayu tau kalo Ivan melihat jam tangan nya.
"kenapa van, "
"Ga papa."
"Jam kamu bagus. cocok di pake kamu."
Ayu mengganggap Ivan gak tau menahu soal merk
Dalam benaknya, ivan gak bakalan tau kalo ini jam mahal. jadi santai saja.
"Oh ini,, kemarin aku beli di pasar sama ibu." "Bentar ya van, aku ke toilet dulu. oke"
Di toilet, ayu di telfon seseorang. halo bos, semua perintah sudah di laksanakan.
Bagus.pindahkan semua uangnya dengan nama nama itu
Baik bos.
Bos, tapi apa tidak mau menemui papa bos dulu. sepertinya tuan mahendra sangat cemas.
belum saatnya Dit,, saya harap bos selalu hati hati.adit, kamu jaga papa . baik bos.
"Lama banget kamu ke toiletnya,,"
"Iya tadi antri."
"Setelah ini kamu mau kemana?"
"kamu mau gak anterin aku ke makam."
"Boleh. makam siapa?"
__ADS_1
"Nanti aku ceritakan"
"Tapi kita beli bunga dulu ya,, "
sampai di makam Ayu mendoakan ibunya.
"Ini ibu aku Van,, meninggal ketika aku berumur 7 tahun."
"Terus bu Minah?"
"Bu minah adalah pengasuhku sejak kecil. Dia satu satunya orang yang peduli sama aku."
Ayu terus menangis, mengingat almarhum ibunya. saat saat bersama ibunya.
"Kamu yang sabar ya,, ibumu sudah bahagia di sana. apalagi melihat kamu yang sekarang ini. cantik pintar tekun. pasti ibumu sangat bangga."
"Makasih Van." Ayu mengusap air matanya
"Yuk kita pulang, udah sore. nanti Bu Minah mencari kita."
Beberapa menit kemudian Mahendra datang ke pemakaman. dia melihat ada bu ngga yang masih baru.
"Dinda, ternyata kamu datang kemari nak.. kamu masih di daerah sini."
"Halo Alex, cepat cari dinda sekarang. "
"Dia belum jauh dari sini. dia baru saja dari sini."
"Baik tuan."
Alex pun mengarahkan semua anak buahnya untuk mencari ayu.
Semua anak buah alex menyebar untuk mencari ayu. Di perjalan Ivan dan Ayu melihat para anak buah Alex. Ayu takut kalo sampe ke tangkap Nak buah papanya.
ayu punya ide cemerlang. ayu memeluk ivan, sambil menanamkan mukanya di punggung ivan.
" kenapa kau yu,,"
"Aku mengantuk van,, makanya aku nempel di punggung kamu."
"kamu jangan marah ya,,"
"Iya gak papa. Tapi pegangan ya, ntar jatuh"
Kayak anak kecil aja kamu yu,,,
naik motor ngantuk. Ivan bicara dalam hati sambil senyum senyum sendiri.
Setelah para anak buah Alex jauh ayu mulai melepaskan pelukannya. Tapi Ivan malah menarik tangan Ayu.
Ayu memukul pundak Ivan.
" Ambil kesempatan kamu ya.."
"gak Yu, kirain kamu udah tidur terus lupa pegangan."
"Makanya aku tarik tangan kamu."
"Udah sembuh ngantuk ku."
"Hah cepet amat. ngantuk terus juga gak papa Yu, aku seneng."
" huuu maunya..."
settttt....ivan ngerem mendadak. ayu pun kembali memeluk ivan.ada apa van,,
tuh pemilik jalan lewat.
hah???anak buah papa lewat lagi??Ayu menggumam dalam hati.
"hus hus hus,,, kucing lewat. "
"Oh kucing... kirain apa."
"Iya,, kucing.. pemilik jalan."
"kalo kucing lewat kan harus di persilahkan dulu. Karena gak bisa bilang permisi Yu,,"
__ADS_1
Dasar Ivan.ayu memukul pundak Ivan