
"Heh!!! ngapain kamu disini perempuan pembawa sial?!! " Kata sela sambil mendorong Sekar yang sedang asik memandang ikan ikan yang berenang.
Sekar memandang sela dengan tatapan bingung, karena dia tidak mengenali sela, tapi sela bilang kalau dirinya pembawa sial. padahal menurut sekar, dia baru pertama kali ini bertemu dengan sela.
"Maaf, mbak kenal saya?!! "
"Halah,,, gak usah sok sok an deh kamu!! "
"Pura pura gak kenal lagi, aku tau rencana busuk lo"
"Tungu tungu!! maksudnya apa ya?!! "
"Saya baru saja bertemu dengan anda, tapi anda sudah bilang kalau saya perempuan pembawa sial, kemudian anda juga bilang kalau anda tau rencana busuk saya"
"Tolong jelaskan pada saya, apa maksud perkataan anda tadi"
"Heh!!! " bentak sela sambil mendorong pundak sekar sehingga sekar mundur beberapa langkah"
"Jangan sok pura pura amnesia deh lo!!! "
"Atau,,, jangan jangan emang lo sengaja membututi gue kan, biar gue gak bisa dekat dekat sama Ivan?!! "
"Dasar licik loh!! "
Sekar yang dimaki maki sela hanya diam tak mengerti apa yang di maksud sela.
Sementara dari kejauhan baskoro yang sedang mencari sekar, melihat sekar sedang bersama perempuan lain, yaitu sela. Kemudian baskoro menghampiri sekar, mendengar istrinya di maki maki orang, Baskoro sangat tidak Terima, karena ini sudah menyangkut martabat dia sebagai orang kaya raya.
"Siapa kamu!!! Berani membentak bentak istriku! "
"Apa?!!!! Istri?!!! "
"Jadi si kismin ini istri kamu?!! "
__ADS_1
"Wow,,, pantesan aja pakaiannya mewah, sudah pindah haluan?!! Hahaha"
"Berhasil donk,, cita citanya jadi orang kaya instan?!! "
"Apa maksudmu?!! " tanya Baskoro
"Oh ya,,, perkenalkan aku sela, temen,opss!!!bukan temen, tapi saingan Ayu."
"Siapa Ayu?!! "
"Aku tidak kenal ayu"
"Ayo Sekar kita pergi, gak penting ladenin orang gila ini"
"Lama lama kita bisa ketularan gila" Kata baskoro sambil menarik tangan sekar untuk mengajak pergi.
"Hei tunggu!!! " Teriak sela. Baskoro dan sekar pun menghentikan langkahnya.
"Iya kenapa?!! Dia Sekar istriku!"
"Dan Aku adalah Baskoro, sponsor tertinggi acara ini.Dan perlu kamu tau, ini pertama dan terkahir kali aku lihat muka kamu, jangan sampai aku lihat kamu lagi, atau kamu tau akibatnya!! " Kata Baskoro kemudian mengajak sekar kembali pergi.
Sela hanya melongo di tempat, ternyata dia salah orang. Bahkan kini dia harus berurusan dengan orang yang salah.
"Tapi kenapa wajahnya mirip sekali dengan Ayu?! Apa Ayu memiliki saudara kembar?!! "
"Atau jangan jangan dia Ayu yang menyamar jadi sekar?!! " kata Sela dalam hati yang di penuhi berbagai pertanyaan pertanyaan tentang Ayu.
Sela kembali masuk ke dalam gabung dengan Ivan. Di dalam Sela masih belum fokus tentang pekerjaan, dia masih terus memikirkan Ayu. Sela pun akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada Ivan, karena jiwa keponya terus meronta.
"Van, tumben Ayu gak di ajak. Kenapa?"
"Emang kenapa? Tumben juga kamu care"
__ADS_1
"Yah gak papa sih,,, cuman tadi aku sepertinya Ayu ada di sekitar sini"
"Jangan ngaco kamu"
"Disini hanya orang orang undangan dan yang berkepentingan yang datang,"
"Tapi beneran tadi aku lihat Ayu di sini,, Cobain deh kamu vidia call dia, "
Akhirnya Ivan menelfon Ayu karena tidak percaya dengan ucapan Sela, ternyata Ayu masih di kampus dan dia sedang makan di kantin bersama Ica.
"Ngapain telfon, udah selesai acaranya? "
"lagi istirahat, kamu di kampus?? " tanya Ivan
"Iya.kenapa emang?? " Kata Nayla sambil melihatkan Ica yang ada di sampingnya. Ivan dan Sela melihat langsung kalau Ayu sedang bersama Ica. Jadi Ivan menganggap kalau Sela salah lihat.
"Gak papa, tolong bilangin ke Adit aja, nanti suruh menjadwal ulang kegiatan besok, karena tadi aku hubungi tidak aktif. " kata Ivan pira pura
"Oh,,, iya aku sampaikan. "
"Tuh kan,, aku bilang juga apa?!! Dia lagi di kampus."
"Terus tadi siapa ya,, masak iya Ayu ada dua?!! " Tanya Sela dalam hati
"Oh iya Van, kamu tau gak dengan sponsor terbesar acara ini? "
"Tau, dia Baskoro dari perusahaan Adi jaya. "
"Brati benar dia istrinya?!! "
"Maksud kamu?!! "
"Ah enggak enggak lupakan aja. " kata Sela, karena kini dia yakin kalau tadi bukan Ayu, dan Sela telah berurusan dengan Baskoro. Sela takut kalau ivan sampai tau hal memalukan yang dia alami tadi.
__ADS_1