Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 45


__ADS_3

Malam terakhir di perkemahan, para mahasiswa mengeluarkan bakat masing masing, di acara api unggun. Sela mengeluarkan bakat seni lukis nya, Ica dengan masakannya, sementara Rudi dengan puisinya. Rudi membacakan puisi romantisnya, pastinya semua juga tau itu puisi di tujukan untuk Ayu.


Membuat Ivan menjadi sangat cemburu.


Kini giliran Ivan menunjukkan bakatnya, dengan gitarnya. Membuat semua wanita terpesona dengan alunan musiknya, tiba tiba sela mendekati Ivan dan menyanyikan lagu bersama Ivan. Sontak mendapat tepuk tangan meriah dari para teman temannya.


sela menyanyikan lagu dengan sangat merdu, mereka sangat serasi di mata para tenan temannya. Tak ketinggalan para youtuber youtuber merekam aksi mereka. Melihat hal itu, membuat Ayu di bakar api cemburu. Lantas kini giliran Ayu yang menunjukan aksinya, yaitu dansa. Ayu meminta bantuan Rudi, karena Rudi sering di ajak ayu untuk mengantar di sanggarnya.


Ayu dan Rudi berdansa berdua,Mereka sangat lincah, dan serasi sekali.Melihat aksi Rudi dan Ayu berdansa, Ivan sangat marah. Dimana melihat saat Ayu di peluk dan di bopong oleh Rudi saat Dansa berlangsung.


"Kalian memang pasangan yang serasi, mudah mudahan kalian berjodoh. " Teriak salah satu mahasiswa di antara penonton itu.


Mendengar teriakan itu, hati ivan semakin mendidih. Ivan memutuskan untuk menjauh dari api unggun itu dan menyendiri di balik balik tenda, sambil menikmati secangkir kopi. Melihat ivan pergi sekarang pun mengikuti ivan, dalam benaknya ini kesempatan bagus untuk mendekatinya.


"Hei van, " Sapa sela


"Hei sel" jawab ivan


"Kok gak gabung sama mereka. Kenapa? "


"Males aja,lagi pengen sendiri"


"Aku ganggu gak? boleh aku gabung? "


"Silahkan" jawab Ivan masih dengan sikap acuh tak acuhnya


"Bay The Way, setelah kamu lulus S2, rencana kamu mau kerja dimana? "


"Ya dimana aja yang penting aku nyaman"

__ADS_1


"Emmmh... type cewek yang kamu sukai seperti apa sih. kan kamu ganteng nih, S2 lagi. "


"Sederhana, pintar"


"Pintar?!! maksud kamu? Juara kampus? "


Pintar dalam artian pintar dalam mengelola keuangan, pintar dalam hal menjaga keharmonisan rumah tangga.


"ooh... gitu," Sela manggut manggut tanda mengerti


"Kamu udah punya pandangan? "


"Udah. "


"Siapa"


"Aku udah menikah. " Kemudian ivan pergi meninggalkan Sela yang masih bengong, antara percaya dan tidak.


"Van van, tunggu aku, "Sela mengejar Ivan


Melihat Sela yang lari lari kejar ivan membuat Ayu curiga, dan mendekati Sela.


"Ada apa sel, " Tanya Ayu


"Bukan urusan loe! " Jawab Sela ketus dan kembali mengejar Ivan.


Ivan bergabung dengan teman teman nya, Sela pun mendekatinya.


"Van, jelasin dulu padaku?! Apa maksud kamu sudah menikah?!! "

__ADS_1


Sontak teman teman Ivan kaget mendengar berita itu.


"Yang bener sel, pacaran aja gak pernah, tiba tiba menikah.kalo bercanda jangan berlebihan deh." jawab salah satu temen ivan.


"Tanya aja tuh pada ivan, tadi dia sendiri yang bilang gitu padaku"


Semua mata tertuju pada Ivan dengan tatapan pertanyaan. Sementara Ivan yang di introgasi tetap santai dan tidak menjawabnya.


"Van, beneran gak yang di bilang Sela. "


" Ya"


"What!! kamu beneran udah kawin?!! Kapan?!


"Kemarin"


"Kemarin pas lu bilang pulang ada urusan itu, lu kawin?!! "


"Kenapa lu balik kesini lagi, gak kasian tuh ama bini lu, baru juga kawin udah di tinggal pergi. "


"Ya mau gimana lagi, urusan kampus belum kelar, ntar di sangka gue gak tanggung jawab."


Sela yang mendengar penjelasan Ivan tak kuasa, membendung air matanya, seseorang yang selama ini dia idam idamkan ternyata udah menjadi milik orang.Perasaan sakit hancur kecewa jadi satu.


"Tega kamu van! Kamu jahat! "maki maki Sela sambil menangis, dan berlari menjauh.


Sementara Ivan yang dimaki merasa tidak mengerti.


Ivan dan teman teman nya saling bertatap tatapan, karena tak mengerti dengan maksud sela. Iqbal mengejar sela, karena merasa kasihan pada Sela,mungkin saat ini dia butuh sandaran karena sedang patah hati. Sementara Ayu yang mendengar semua percakapan itu, hampir tak percaya, ternyata Ivan udah mengakuinya di depan tenan temannya.

__ADS_1


Hey reader, maaf ya udah 2 Hari PENYAMARAN KONGLOMERAT tidak up. karena author nya sedang sakit,Udah 2 hari gak bangun🤕.Ini aja author kuat kuatin biar bisa up, walau sedikit. maaf juga kalo dalam penulisan kata ada yang salah, Mohon di maklumi.


Do'ain saya Semoga cepat sembuh, dan bisa up lagi. 🙏


__ADS_2