Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 25


__ADS_3

Ayu menangis di pelukan Ivan,


"Kenapa Rudi tega melakukan semua ini padaku van?!! Kenapa?!! hiks hiks hiks"


Ivan mencoba menenangkan Ayu, sambil mengusap usap rambutnya.


"Menangis lah , jika air mata itu bisa mengurangi bebanmu, maka keluarkan lah." Ivan melepaskan pelukannya, memegang kedua lengannya dan menatap Ayu,


"Percayalah Semuanya akan baik baik saja, kamu pasti kuat, melewati semua ini. Kalo emang dia jodoh kamu, dia pasti akan kembali jadi milikmu, tapi kalo dia bukan jodohmu,pasti Tuhan telah merencanakan sesuatu yang indah untukmu.Serahkan semuanya dengan yang Maha Pencipta.Tuhan yang mengatur semua takdir kita, Tugas kita hanya berikhtiar dan berdoa."


Ayu mengangguk tanda mengerti dengan apa yang di katakan Ivan.Kini Ayu mulai tenang, Tapi air matanya masih mengalir. Ivan mengusap air mata Ayu.


"Sudahlah jangan menangis lagi, senyum donk,, masak singa betina cengeng, gak garang donk. hahaha" Ivan mencoba menghibur Ayu.


Ayu merasa malu dan memukul mukul dada Ivan, kemudian memeluk Ivan.


"Hanya pelukan ini yang membuat gue merasa nyaman dan tenang, maksih Van, loe selalu ada buat gue." Batin Ayu dalam hati.


Sementara Ivan kini merasa sangat geram terhadap Rudi,


"Kurang ajar loe Rud, Loe udah menyiakan-nyiakan orang yang gue sayang. kini tiba saatnya gue ambil kembali Ayu dari hati loe. Dan gue tak akan pernah lagi menyerahkan Ayu pada loe, sekalipun loe sahabat gue, kekasih Ayu. Gue gak mau Ayu terluka gara gara loe, Gue akan menjaganya walaupun nyawa gue taruhannya. " Batin Ivan dalam hati, sambil mengepalkan tangannya.


"Gimana kalo gue ajak loe jalan jalan hari ini. " Kata rudi


"Kemana? "


"Ada dech... nanti juga tau. "


"Mau pake mobil apa motor? "


"Motor aja. "


"Siap tuan putri, Laksanakan. GO!! "


Ivan dan Ayu pergi ke suatu tempat, dimana jalannya sangat romantis, berkelok kelok. Ayu melentangkan kedua tangannya. Menikmati pemandangan yang indah dalam perjalanan itu.

__ADS_1


"Yu, teriak lah, biar beban loe hilang." kata ivan


"Hhaaaaaaaa!!!!!!!!!" Ayu teriak sekencang mungkin.


"Gimana? Lega kan? "


"Iya, Udah lega sekarang." Ayu memeluk Ivan dengan Erat.


"Biarkan gue merasa loe kekasih gue untuk hari ini Van. "


Ivan hanya tersenyum dan mengusap usap tangan ayu yang memeluknya tanpa menjawab pernyataan Ayu.


"Jangankan satu hari, Selamanya juga gue mau Yu.Asal loe tau, kita udah di jodohkan sama orang tua kita. Jadi cepat atau lambat loe akan segera jadi istri gue. " Batin Ivan dalam hati.


Ivan melihat Ayu dari sepion motornya, tampak Ayu memeluk Ivan dengan wajah yang bahagia. Ivan pun sangat bahagia melihat Ayu sudah bisa tersenyum.


Setelah beberapa lama kemudian, sampailah tempat yang di tuju. Sebuah danau yang sangat indah.



Lake,Como , Italia


"Sudah sampai tuan putri"


"O M G!! Indahnya,,,, " Ayu sangat menikmati indahnya pemandangan itu.


Mereka menikmati pemandangan itu dari dalam sebuah bangunan yang sangat mewah. yaa,,, sebuah vila yang berada di pinggir danau.


"Hari ini kita free. Aku mau loe temenein gue seharian full. "


"Aku ingin hari ini loe jadi pacar gue, bukan sahabat gue. "


" Loe Yakin?!! "


Ayu mengangguk. Ayu menarik tangan Ivan, dan melingkarkan di perutnya. Ivan memeluk Ayu dari belakang, mereka menikmati pemandangan alam. Tercium aroma tubuh Ayu yang sangat harum, melihat rambut Ayu yang di sampingkan,tanpa sadar Ivan mencium leher Ayu dari belakang. Ayu pun membiarkan Ivan tanpa penolakan.

__ADS_1


"Bukankah hari ini aku kekasihmu?" Ivan membisikan di telinga Ayu.


Ayu mengangguk.


"Bolehkah aku menciumu?"


Ayu mengangguk. Sambil menikmati setiap sentuhan bibir Ivan di lehernya. Kini Ivan sudah tidak bisa menahanya lagi,Ibarat kucing di kasih ikan, siapa yang menolak sih,,kucing vegetarian donk kalo menolaknya. Tangannya sudah mulai nakal, meraba kesana kemari. Seperti ada lampu hijau dari Ayu. Ketika mereka berdua sudah sampai di cumbu cumbu panas, bahkan baju Ayu sudah terbuka karena bibir Ivan sudah menjelajah di gunung kembarnya, saat itu juga Ayu ingin Ivan melakukan yang lebih pada Ayu. Ayu menyerahkan semua tubuhnya pada Ivan, saat Ayu mulai menanggalkan beberapa pakaianya,Ivan tersadar, Ivan menjauh dari Ayu. dan memakaikan dan merapikan pakaian Ayu kembali.


"Kenapa van,, kenapa kamu berhenti?!


Hari ini aku milikmu, aku kekasihmu hari ini. "


Ivan tersenyum, Aku tidak akan menodai seorang perempuan, apalagi seseorang yang ku sayang. "


"Apa maksudmu? "


"Aku tak akan menyakiti perasaanmu, apalagi menodaimu. Selama ini aku mencintaimu, tapi kamu milik Rudi, jadi aku mengalah untuk sahabatku. Tapi sekarang Rudi telah menyia nyiakanmu, maka aku sekarang akan maju lagi. walaupun aku tau hatimu tetap untuk Rudi. Aku akan tetap menunggumu. Aku akan selalu menjaga mu, begitupun dengan kehormatan mu. Aku tidak akan merenggutnya sampai kau benar benar halal untuk ku.


Aku tau, kau menginginkan ini karena kau ingin balas dendam pada Rudi, tapi semua caramu itu salah. " Ivan berkata sambil memegang kedua pipi ayu


Ayu terdiam, menunduk. Menyadari kalo semua yang dia lakukan itu memang salah, dan untung nya tadi dia melakukannya dengan Ivan, kalo dengan orang lain, pastinya Ayu akan menyesal seumur hidupnya, telah memberikan kehormatannya kepada orang lain. Ivan mengangkat dagu Ayu, dan mengecup bibir nya.


"Makasih van, kau telah menyadarkan aku."


Ivan tersenyum mengangguk.


"Maafin aku tadi yang kehilangan kesadaran. "


Ayu tersenyum mengangguk.


Aku foto in kamu deh,, buat kenangan kita.



"Cantik. Buat walpaper HP gue ya.. "

__ADS_1


"Iih... belum siap juga udah di foto. hapus hapus dulu." Kata Ayu


"Gak mau. Ini foto bidadari gue. " kata Ivan menyimpan foto itu di HP nya.


__ADS_2