Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 38


__ADS_3

Ayu Dan Ivan pergi menuju apartemen, dengan mobil mewahnya.


Sampai di apartemen Ayu bertanya,


"Dimana apartemen mu? "


"Masih penasaran dengan apartemenku? "


"Iya donk,, mulai sekarang kamu harus transparan pada ku, tentang hal apapun."


Ivan hanya menjawab dengan senyuman. Mereka naik lift sampai lantai 10.


Yaitu lantai VVVIP, Pemilik saham gedung apartemen tersebut.


"Lantai 10?!! " Tanya Ayu Bingung


"Silahkan masuk"


"Kamu,, pemilik gedung ini?!! "


"Menurutmu?"


"O M G!! Sumpah keren banget kamu, masih muda sudah sukses. Aku gak salah pilih donk,,, punya calon suami tajir melintir. "


"Oh ya,,,, Tapi,,, sepertinya kamu tidak gila uang"


"Aku tidak gila uang ivan,, tapi gila kamu. "


"Aku juga gila kamu, sayang.. "


"Brati kita pasangan gila donk. " pecah tawa mereka berdua menggema di ruangan itu.


Mereka duduk di sofa, sambil minum kopi dan menikmati cemilan. Ayu sudah ganti baju dengan kaos putih, dan celana pendek se atas lutut. sedangkan Ivan memakai kaos hitam, dan celana pendek


"yank, gimana kalo kita nikahnya di percepat"


Kata ivan


"Kan aku belum selesai kuliahnya, kamu juga"


"Ya,, kan bisa kita habis nikah sambil kuliah. "


"Nanti aja, nunggu kuliah kita selesai, aku gak mau rumah tangga kita terganggu oleh skripsi."


"Yaudah terserah kamu aja. " ivan memencet remot TVnya

__ADS_1


"Kamu ngambek?!!" Tanya Ayu


"Enggak, ngapain ngambek, "


"kalau gak ngambek terus ngapain. "


"Nonton TV, "


Oooh,,,nonton TV?


"Kirain ngambek, karena aku pending nikahnya"


Kan kamu yang minta, Aku turutin donk,, apa sih yang gak aku turutin,,, kamu masih pengen berduaan sama Rudi pun aku turutin" Jawab Ivan sedikit kesal


"Kamu kok ngomong gitu, kapan aku berduaan sama Rudi. "


"Ya,, gak tau,, di rumah kamu, atau di rumah dia mungkin. "


"Aku tuh nganggap dia cuma sebagai temen, gak lebih. "


"Oh,, temen,, bukan mantan,,?!! " Ivan bangun dari sofanya menuju dapur.


"Ivan,, kamu cemburu?!! kamu marah?!! "


"Kalo gak marah ngapain kamu pergi,Van van tunggu. " Ayu mengikuti Ivan di belakangnya


Ivan membuka kulkas, mengambil buah anggur, dan memakannya.


Ivan memutar badannya, melihat ayu di belakangnya masih dengan banyak pertanyaan pertanyaan, tapi Ivan tidak menjawabnya


Ivan membopong Ayu, dan mendudukkan di meja dapur.


Aku gak marah sayang,, cuma aku takut aja, kalau kita kelamaan kamu CLBK sana Rudi.


"Kamu tenang aja, semua itu gak akan terjadi "


"Tapi aku gak akan tenang sebelum kamu resmi jadi milikku"


"Oke, satu bulan lagi kita kawin. Tapi pestanya kalau sudah selesai skripsi." kata Ayu


" Tujuh hari lagi" jawab Ivan


"Satu bulan lagi"


"Tiga hari lagi"

__ADS_1


"Satu bulan lagi, kan aku negoisasi nya satu bulan, kenapa malah semakin di ajukan?"


"Oke dil, satu hari lagi. Besok kita ke KUA"


What?!!! Besok?!!! Kamu gila?!!


"Kan tadi aku bilang aku gila. "


"Tapi ya jangan langsung besok kalek, kan belum ada persetujuan sama orang tua ku,, "


"Siapa bilang"


"Malam ini pun aku turutin."Ivan yang berdiri di depan Ayu, langsung membopong Ayu seperti membopong anak kecil.


kaki Ayu merangkul di pinggang Ivan, sedangkan tangannya merangkul di lehernya.


"Ivan, turunin,, "


" Apanya yang ingin diturunin? Bisikan Ivan pada Ayu"


"Aku turunin, nanti jatuh"


"Ivan nurunin Ayu di ranjangnya. "


"Van,, jangan macam macam deh" kata Ayu, karena melihat Ivan merangkak mendekatinya


"Siapa yang mau macam macam, Aku cuma pengen nidurin kamu aja, biar kamu diem, dari tadi ngomong terus gak capek"


"Kamu nganggap aku burung beo, ngomong terus gitu?! "


"Kamu bukan burung beo, Tapi burung merak. Indah indah di lihat. Yang punya beo itu aku, gara gara kamu beo ku bangun, "


"Jangan bilang aku harus tanggung jawab, awas kalo bilang gitu. "


"Kenapa?!! "


"Kamu bilang aku singa betina, kalo cuma beo, dimakan singa betina habis. Kamu mau gak punya beo lagi?"


"Kalau kamu singa betina, berati tandingannya bukan beo dong"


"Apa?!! "


"Gajah, "


"Ha,,!! "Ivan sudah langsung mencium bibir Ayu sehingga membuat Ayu diam dari ocehannya.

__ADS_1


__ADS_2