
Ivan datang ke kampus, dia melihat terjadi sedikit keramaian.Ivan mendekat memastikan apa yang terjadi. Ternyata sedang terjadi perkelahian antar Ayu, sela dan Rina. Ayu di jambak rambutnya oleh sela, Sela pikir Ayu tidak akan melawan seperti biasanya.Tapi ternyata salah, Ayu kini berani melawan Sela dan Rina.
Ayu memuntir tangan Sela yang menjambaknya, sehingga Sela kesakitan.
Rina maju dari belakang ingin menolong Sela, Tapi belum sempat tangannya menggapai badan Ayu, Ayu sudah menendangnya. Kini Ayu yang menjambak Sela, dan berkata
"lu pikir aku takut hah!!! Kemudian mendorong Sela dan Rina sehingga jatuh tersungkur.
Melihat hal itu Ivan dan Rudi hanya diam tak percaya dengan apa yang mereka lihat barusan. Karena mereka tidak tau, Bahwa Nayla di kampung adalah pelatih bela diri, jadi wajar saja kalau keterampilannya sangat mumpuni. Jangankan hanya Sela dan Rina, menghadapi para preman pun sudah biasa bagi Nayla.
Nayla dan Ayu memang kembar, tapi sifatnya sangat bertolak belakang.
Ayu sangat lemah lembut, sedangkan Nayla sedikit Arogan.
Ayu sangat sabar, sedangkan Nayla tidak sabaran, jadi jika ada suatu masalah,Nayla akan lebih cepat membereskannya, Tak heran kalau selama ini Ayu Selalu di bully di sekolahnya, karena memang dia tak Pernah melawan. Sifat pemaaf nya membuat Ayu sering di manfaatkan oleh teman temannya.
"Biasanya Ayu di bully selalu diam dan mengalah, tapi sekarang dia berani melawannya, bahkan dia kelihatannya sangat ahli dalam beladiri. " Kata Rudi pada Ivan
"Aku juga gak percaya Rudi cewek bisa se hebat itu bela dirinya." Jawab Ivan
"Gak nyangka cewek baru baru itu jago juga dalam bela diri. Maklum kalau kelakuannya kayak preman. " Batin Ivan sambil senyum devil
"Ngapain kamu senyum senyum gitu?!! "
"Oh, jadi gini sikapmu saat istri" Ivan membekap mulut Nayla.sehingga Nayla tidak bisa meneruskan ocehannya. Dan membawa nya pergi menjauh dari Rudi dan orang orang
"Istri??!!! " Kata Rudi curiga
"Lepas!!!! " Kata Nayla saat mulutnya masih di bekap oleh Ivan. Ivan pun melepaskannya
__ADS_1
"Kamu jangan bilang ke orang orang kalau aku sudah nikah sama Ayu "
"Kenapa?!! "
"Biar kamu bisa geganjenan sama cewek cewek murahan itu?!! "
" Bukan bukan itu alsannya"
"Terus?? "
"Biar mereka gak tau kalau sekarang kami udah jadi duda? "
"Biar nama kamu gak rusak?"
"Dan begini sikap positif, saat mereka membully Ayu, kamu diam saja?!!"
"Hey !!Jaga mulut beomu!!"
"Kalau tidak tau apa apa jangan asal ngomong" Teriak Ivan. Sehingga Nayla menghentikan langkahnya dan membalikan badannya.
"Aku berbuat begini bukan tanpa alasan, tapi karena permintaan Ayu."
"Apa maksud kamu?! "
"Ayu yang meminta merahasiakan pernikahan ini, sampai semua keadaan baik baik saja. "
"Karena pernikahan aku dan Ayu juga belum di publikasikan, kita hanya menikah KUA saja, belum menggelar acara resmi resepsi.
"Bahkan semua orang tidak tahu kalau Ayu adalah orang kaya, pemilik kampus ini. Yang mereka tau aku dan Ayu adalah sepasang teman yang miskin "
__ADS_1
"Walaupun kita di ejek setiap hari, itu tidak Kan membuat kami sakit hati, karena sudah terbiasa. "
"Bahkan ketika Sela dan Rina membully Ayu, jika aku akan maju, Ayu yang melarangnya. "
"Kenapa?!! "
"Karena dia tidak suka kekerasan, dia sangat lembut orangnya, tidak seperti kamu, "
"Aku??!!! "
"Emang Aku kenapa?! "
"Kamu kayak cewek baru baru, preman kampus"
"Orang sabar ada batasnya, orang mengalah juga ada batasnya."
"Mengalah itu lebih baik, di banding kekerasan, Tapi tidak selamanya mengalah itu baik Karena itu akan membuat kita terlihat bodoh.Bahkan mereka tak segan segan menginjak injak harga diri kita. "
"Bagi aku, Harga diri,Harga mati! Tak bisa di Tawar tawar!!"
"Mereka sopan, Saya sopan, Tapi jika Mereka berulah, saya hajar!!. Karena itu sama saja membangunkan singa yang sedang tidur.
"Aku tidak suka mencampuri urusan orang lain, "Tapi kalau sudah menyangkut tentang keluargaku, jangan Tanya, nyawaku pun aku rela mempertaruhkannya."
Kata Ayu panjang lebar
"Tapi Aku harap kamu tetap mau merahasiakan hal ini. " Kata Ivan
"Tidak!!! "
__ADS_1