Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 80


__ADS_3

Di luar cafe,Rudi melepaskan Ayu, dan mengintrogasi Ayu.


"Siapa kamu sebenarnya?!! " Tanya Rudi Pada Ayu dengan tatapan intens


"Siapa aku?!!"


"Bukankah kamu juga tau siapa aku?!"


"Aku tau kamu punya wajah seperti Ayu, tapi kamu bukan Ayu."


"Siapa kamu?!! "


"Dan kenapa kamu menyamar jadi Ayu?! "


Ayu yang di tanya tidak menjawab, malah masih mengunyah dan meniupkan permen karetnya, membuat Rudi semakin geram.


"hey!!jawab!! Apa maksud kamu menyamar jadi Ayu?! "


"Siapa yang menyamar?!! "


"Wajah aku asli, dan bukan rekayasa ataupun editan. "


"Bohong, tapi kenapa kamu mirip dengan Ayu,selama ini aku tau siapa keluarga Ayu, dia bahkan tidak punya saudara kembar"


"Jadi kamu kenal papa Mahendra?! "


"Ya!!"


"Apa?!! "


" Kamu bilang apa barusan?! Papa?! "


"Ya,, !!"


" kamu juga tinggal di Mension Mahendra?!! "


"Ya!!"


"Apa motifmu?!! "


"Apa jangan jangan, Ayu kecelakaan itu semua ulah kamu, sehingga kamu bisa tinggal di Mension Mahendra. Dan menikmati semua fasilitas Ayu. "


"Jaga mulut kamu!! "

__ADS_1


"Aku saudara kembarnya Ayu.Tapi aku di asuh oleh ibu minah di kampung. "


"Nama ku Nayla Rahayu"


"Dan motifku, mencari dan menghukum para pembunuh keluargaku"


"Apa maksudmu?! "


"Ceritanya panjang. "


"Aku gak bisa cerita sekarang, aku harus menjaga Ivan dari nenek sihir itu"


Kata Nayla langsung pergi masuk kembali dan meninggalkan Rudi sendirian.


Rudi mengejar mengikuti Nayla.


Sampai di dalam, ternyata Ivan sudah tidak ada. Dia di bawa oleh Rina.


Nayla mencari Ivan tapi tidak menemukan juga.


"Ada apa Nay? "


"Aku mencari Ivan. aku kecolongan "


Rudi melihat aksi yang dilakukan Rina sangat geram, ternyata seperti itu yang dia lakukan padanya waktu dulu. Sehingga membuat dia tak sadar dan melakukan kesalahan fatal.


"Aku tau dia di bawa kemana "


"Ayo ikut aku" kata Rudi pada Nayla


Rudi mengajak nayla ke sebuah ruangan khusus, dimana dulu Rudi pernah di bawa Rina ke ruangan itu.


Rina membawa Ivan ke sebuah kamar. Disana Rina tersenyum puas, ternyata rencananya berhasil untuk mendapatkan tubuh satya. "Dengan ini aku, gak lama lagi bakal jadi nyonya besar di keluarga Hartono. Hahahaha" kata Rina sambil tertawa kemenangan.


Rina membuka kancing baju ivan yang sudah tergeletak di ranjang.


Tak lupa Rina memasang Kamera film meja, untuk merekam adegan adegan yang akan dia permainkan dengan Ivan. Ivan sudah telanjang dada, kini giliran Rina akan membuka pakaiannya, ada orang yang mengetuk pintu.


Ternyata pelayan membawakan minuman.


Rina meminum minuman itu. Minuman yang di pesan Ivan saat dia hendak masuk ke kamar itu.


"Malam ini, akan jadi malam kita berdua sayang,, " Kata Rina sambil meneguk minuman tadi

__ADS_1


Rina mendekati Ivan dan membelai wajah tampannya,


Saat Rina akan mencumbu Ivan, ivan terbangun . Dia terbangun dengan keadaan telanjang dada.


"Kamu sudah bangun sayang, " Tanya Rina


"Siapa yang membuka baju ku?! "


"Dimana bajuku? "


"Tadi bajumu kotor, makanya aku buka"


"Terus ngapain kamu bawa, aku ke kamar?! "


"Kita bersenang senang dulu sayang,, Aku akan layanin kamu sampai puas" kata Rina sambil bertingkah genit genit manja.


Mendengar kata kata itu, Ivan tersenyum menyingrai.


"Dasar Wanita murahan" kata Ivan dalam hati


"Jadi kamu mau bersenang senang malam ini?"


"Iya donk sayang,, kita bersenang senang sampai pagi. "


"Aku sudah mulai gerah, aku tak sabar ingin bermain dengan mu" Kat Rina sambil melucuti bajunya sendiri


Ternyata minuman yang di minum Rina mengandung obat perangsang yang sudah bereaksi. Sedangkan serbuk yang di minuman Ivan tidak ada pengaruhnya sama sekali.


"Ayolah van, kemarilah, aku sudah gak tahan. "


Kata Rina yang sudah terkontaminasi obat perangsang itu. Ivan hanya diam menatap aksi rina yang sudah telanjang bulat dan terangsang oleh obat.


Beberapa menit kemudian, Ivan memanggil seseorang. Orang itu datang dengan beberapa teman temannya.


"Kalian ingin bersenang senang?! "


"Tentu tuan,, apalagi kalau yang tuan berikan itu,,, dia. " Kata salah satu orang yang ikut masuk. sambil terus menghapus air liurnya.


"Kalian mau?!! "


"Mau mau"


"Silahkan, puaskan kalian.Aku sediakan gratis"

__ADS_1


__ADS_2