Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Kesamaanya 99%


__ADS_3

Beberapa hari kemudian,,,


Tulit tulit tulit,,, suara HP Satya berbunyi.Sebuah panggilan yang tidak ada namanya.


"Hallo,," Jawab Satya lewat HP nya


"Hallo,,Satya.Ini aku Sekar"


Satya kaget karena sekar yang menelfon nya, dia melihat layar hapenya,tidak ada foto profilnya. Kemudian melanjutkan mendengar kan telfon nya kembali.


Ya,,ada apa Sekar??


Kamu lagi dimana?


Di kantor,kenapa?Satya sedang di kantornya, karena ada urusan.


"Oh yaudah kalau lagi sibuk "


"Gak sibuk juga sih, "


" Hari ini kamu ada acara engak?


"Emang kenapa? "


"Temenin aku keliling kota ini donk."


"Temenin keliling kota?? Mau survei jalan mbak?! " ledek satya


Iiih,,, kamu nyebelin enggak lah,,, aku pengen aja keluar jalan jalan, sedangkan temen juga gak punya. orang yang aku kenal cuma kamu"


"Emang suamimu belum pulang? "


"Belum.Makanya aku ajak kamu"


"Hedech,,,, aku takut ntar ada yang cemburu nih"


"Kan Baskoro juga lagi ke luar negri"


"Oke dech,,, tapi kalau ada apa apa dengan rumah tanggamu aku gak ikut campur loh ya,,"


"Iya,,, emang ngapain sih,, kita juga gak ngapa ngapain kok. Cuma keliling kota aja.


"Oke satu jam lagi kita ketemuan di taman. "


Lalu satya menutup telponya, dan nenghela nafasnya.


Satu jam kemudian,,,,


Ayu sudah sampai di taman, Ayu menunggu Satya yang agak terlambat. Akhirnya Satya datang dengan memakai mobil lain.


Satya keluar dari mobilnya dan menghampiri Ayu.


"Hey,, bengong"


"Eh kamu udah datang"


"Kita mau kemana?"

__ADS_1


"Terserah" jawab Ayu.


Satya mengeryitkan alisnya,


"Kok terserah? " Masa cuma mau keliling keliling kota aja, ntar dikira kita mengukur jalan"Jawab satya sambil ketawa


"Aku pengen ke air terjun ujung kota itu"


"Nah,,, gitu donk,,, kan jelas tujuannya"


"Tapi,,, kayaknya gak cocok sama pakaianmu dech"


"Maksud kamu? "


"Ya masak mau ke air terjun pakai dress gitu, "Kita mampir ke butik dulu ya"


Satya mengajak sekar ke butik dan memilihkan pakaian yang cocok buat sekar. style yang sering di pakai untuk Ayu.


Satya merubah semua penampilan Sekar mulai dari atas sampai bawah.


kaos putih, diluarnya blezer hitam, dengan celana panjang, dan sepatu tanpa hak.tetap terlihat feminin namun sederhana.


Kini Satya sangat takjub melihat penampilan Sekar yang sudah menjadi Ayu. Satya sangat terpesona, sekaligus menjadi penawar rindu selama ini. Kesamaanya sangat mirip 99℅


"Ayu,,, kamu kembali??? " Bisik Satya dalam hati,sambil tersenyum sendiri. ingin rasanya Satya memeluknya, karena sangat merindukan Ayu, kini dia ada di depan matanya


"Gimana sat? " Tanya Sekar


Satya hanya mengajungkan kedua jempolnya


Di dalam perjalanan, Ayu bercakap cakap dengan Satya, "Oh ya, ngomong ngomong kenapa kamu pilih ajak aku "


"Kamu gak takut pergi sana aku"


"Enggak, sejak pertama aku lihat kamu aku merasa kamu itu familiar buat aku. aku merasa nyaman aja"


Tiba tiba Sekar melihat foto Ayu yang ada di laci mobil. Dan alangkah terkejutnya dia karena di foto itu sangat mirip dengannya..


"Sat,,, kamu nyimpen foto aku? "


"Bukan kamu, Dia Ayu. Dinda Ayu Mahendra "


"Dinda Ayu Mahendra?!! " Rasanya gak asing nama itu batin Sekar


"Dia istriku, namun ada insiden lain membuat aku kehilangannya


Dia kecelakaan,tunggal.


Makanya saat aku bertemu denganmu aku kira kamu dia. Maaf,,,,," Kata satya panjang lebar


"Iya aku ngerti kok. Aku turut berduka cita ya,," Pantesan dia memilih style ini, mungkin dia sangat rindu istrinya.Tapi gak papa juga sih,,nyaman kok di pakainya." batin Sekar


Saat di pom bensin, Sekar melihat ada mobil satya sedang mengisi BBM di situ. Sekar memperhatikan mobil itu, takutnya dia salah lihat


"Ada apa kar? "Tanya Satya


"Coba lihat mobil itu,,, kok kayaknya mobil Baskoro dech"

__ADS_1


"Bener itu mobil Baskoro" Sekar yakin kali ini dengan no plat nya sana persis.


"Bukannya Baskoro ada du luar negri? " Tanya Satya


Ketika baskoro membuka kaca mobilnya, tampak baskoro sedang dengan perempuan lain di dalam mobil.


Sekar sangat syok melihat suaminya selingkuh darinya,ternyata seorang Casanova tidak akan bisa sembuh


Sekar menelfon Baskoro, pura pura bertanya keberadaanya.


"tulit tulit"


"Hallo" Jawab baskoro


"Hallo,,, lagi apa?? "


"Ini masih di hotel, Abis meeting tadi"


*Kapan kamu pulang"


"Ya,,, beberapa hari lagi aku pulang"


Kenapa,,, kamu udah kangen ya,, "


"Oh,, yaudah,,, kirain pulang hari ini."


"Masih banyak pekerjaannya sayang,,, "


"Kamu lagi ngapain? " tanya baskoro basa basi. padahal perempuan di samping baskoro sedang menggoda baskoro di dalam mobilnya, dan itu di lihat langsung oleh Ayu.


Tanpa menjawabnya Ayu langsung menutup telponya, kemudian dia menangis sejadi jadinya


"Ternyata dia membohongiku sat,,"tangis Ayu pecah


Satya binggung mau nenanginnya. dia mau menyentuhnya gak berani karena istri orang, mau di biarin kasihan.Sekar teetunduk sambil terus menangis . Akhirnya satya memberanikan diri menyentuh kepalanya, dia mengusap kepala Sekar dengan hati hati seraya berkata,,


"Kamu yang sabar ya,, "


Akhirnya Sekar perlahan lahan mengontrol emosinya, dan menghentikan tangisnya


Mobil baskoro melaju du depan mobil satya, baskoro tidak tahu kalau di belakang itu ada istrinya yang sedang membututinya


Baskoro sampai di sebuah hotel mewah,dia turun dan menggandeng seorang perempuan yang sangat cantik dan ****.Yah itu kekasih baskoro,Perempuan dengan body perfect namun hanya seorang pelakor.


"Apa kamu mau turun? " tanya satya


Sekar hanya menggelengkan kepalanya. "Kita lanjut perjalanan kita aja"


Satya hanya menurut perintah Sekar yang sedang hancur hatinya.


Kemudian Sekar mulai bercerita kepada Satya, tentang siapa baskoro sebenarnya. Tentang bagaimana Ayu bisa kenal dengan baskoro. Bahkan Ayu tidak bisa lepas dari baskoro karena baskoro yang udah menolongnya dari dunia malam yang sangat menyeramkan.


Mendengar semua cerita Sekar, membuat satya sangat iba. kini dia harus cari tau siapa sekar sebenarnya. Satya semakin ingin selalu mendekati sejar, karena dia ingin tahu kebenarannya, dia yakin kalau sejar adalah Ayu yang selama ini dia cari. Namun satya belum berani memastikannya, karena belum ada bukti yang kongkrit. Akhirnya teringat kalau Ayu punya tanda lahir di punggung. bagaimana cara aku melihat punggungnya ya,, kan gak mungkin. satya pun kepikiran untuk mengajaknya ke suatu tempat yang dulu pernah dia kunjungi oleh Ayu.siapa tahu membuat sekar menginggat sebuah kejadian kejadian di masa lalu, kalau memang dia Ayu.


Sampai di air terjun, Sekar sangat bahagia,,,Air yang mengalir sangat jernih,,dan percikan percikan air yang menimpa tubuhnya, membuat dia membentangkan kedua tangganya,rasanya semua beban yang ada di hatinya hilang begitu saja. Dia mendongakkan kepalanya ke atas dan memejamkan kedua matanya,,, membuat pikirannya rilexs dan bahagia


"Sat,, kemari,, " Sekar mengajak satya yang masih di pinggir. Satya pun mendekati Sekar,, kali ini satya yang khilaf karena melihat Sejar yang sama dengan Ayu. membuat Satya lupa kalau dia adalah sekar bukan Ayu.

__ADS_1


Satya memeluk sekar dari belakang dan membopong sekar, sampai kaki sejar naik di atas air. Sekar yang kaget menjerit dan tertawa. saling mekempar air, membuat Mereka terlena akan kehidupan nya masing masing,


__ADS_2