Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 49


__ADS_3

"Cepat pergi dari sini!! Aku gak mau lihat muka kalian!! " ucap Satya dengan nada marah


Manager dan Lina pun akhirnya pergi karena di pecat dari SATYA BUTIQIU. Dan Ani yang karyawan baru di angkat jadi manager di butik itu, karena kepribadiannya yang baik.


"kamu,,,ya kamu, ke sini. " Satya menunjuk Ani untuk maju ke depan.


"Kamu,aku angkat jadi manager di butik ini. "


"Terimakasih Tuan, Atas kepercayaan yang di berikan pada saya. " Ani membungkuk memberi hormat pada Satya.


"Perlu kalian ketahui, Semua karyawan yang bekerja di tempat saya, harus mengutamakan sopan santun. Kinerja yang baik, dan ramah adalah kunci dalam berdagang. Kalian semua di sini di gaji dengan tinggi untuk melayani semua customer tanpa kecuali. Ingat!! pembeli adalah raja. Kejadian ini harus jadi yang terakhir.Dan jadikanlah pelajaran buat kalian"


Para karyawan mendengarkan perintah Satya, tanpa ada yang berani membantah.


"Saya akan tetap audit kinerja kalian, entah berapa watu lama, yang pasti saya akan mengirimkan orang untuk mengaudit kalian, jika hal ini terulang lagi, ataupun ada komplain dari customer tentang pelayanan kalian, maka siap siap kalau diantara kalian ada yang dipecat. " Kata Feri panjang lebar


"Baik Tuan, " jawab semua karyawan


"Sekarang, layani nyonya Dinda karena waktunya sangat mepet. pilih kan gaun yang termahal untuk di pakai besok. "


"Silahkan nyonya muda,, karyawan karyawan ini akan melayani nyonya muda dengan baik" kata Feri


"Terimakasih, tapi gak usah berlebihan.Aku biar sama Ani saja,yang lain bisa kembali ke tempat kerja masing masing." Jawab Ayu


"Baik nyonya muda, silahkan saya antar kembali. " kata Ani dengan sopan


Para karyawan kembali ke tempat kerja masing masing, dengan perasaan takut dan cemas, karena kejadian barusan.


"Gak nyangka ya, ternyata seorang konglomerat sesederhana itu."


" Wajar saja kalau mbak Lina menghinanya, orang penampilannya juga begitu. "


"Hust!! kamu ini, kamu mau di pecat kayak mbak Lina? "


"Gak lah,, untung aja tadi bukan aku yang melayani"


"Emang kenapa? "


"Ya aku bisa di pecat lah, " kata Desi

__ADS_1


Ivan dan Rudi ngobrol berdua di ruang tunggu, sementara Ayu dan Ani sibuk mencari gaun yang pas buat Ayu.


"Kamu kesini! " Perintah Feri


" Saya Tuan?! " Tanya Desi


"Iya, sini!"Desi menuju arah Feri dan Satya dengan perasaan gemetar karena tadi habis menggosip. Dan takut dipecat.


"Ya Tuan, ada yang bisa saya bantu?"


"Sampaikan pada seluruh Karyawan disini, besok semuanya di kasih cuti bersama.Dan ini ada buat kalian semua. " Kata Feri sambil menyerahkan amplop coklat pada Desi.


"Terimakasih Tuan, Pasti saya sampaikan. " Desi kembali ke tempat kerjanya dengan wajah berseri seri


"Ada apa des? Kamu di marahi? "


"Enggak,tapi besok kita di kasih cuti bersama. "


"Oh ya,,, horeee!!!" sambut para karyawan di buruk itu.


"Dan ini Tuan Satya ngasih amplop katanya suruh bagi bagi pada semua karyawan. "


"Uangnya banyak banget. " semua karyawan kaget melihat uang banyak di amplop itu


"Ternyata Tuan Satya sangat baik sekali, tidak seperti yang kita bayangkan selama ini. Beliau juga sangat sederhana."


"Iya, aku juga berpikir demikian. Biasanya orang kaya sombong, tapi Tuan Satya dan nyonya Ayu malah sebaliknya. Coba kalau tadi pak Feri tidak datang, pasti kita tidak akan tau seperti wajah asli Tuan Satya yang sebenarnya, selama ini kan memang tidak pernah muncul di depan publik. "


Sementara itu ayu telah menemukan gaun yang di anggap cocok untuk dirinya, Ayu mencoba gaun itu, tampak sangat anggun dan cantik. Ivan yang menunggu Ayu diruang tunggu pun sangat kagum dengan istrinya.


"Gaun yang ini gimana mas? Apa cocok buat aku?? " Tanya Ayu


"Kamu sangat cantik sekali sayang. Cocok sekali di tubuh kamu." Jawab Ivan sambil senyum senyum melihat kecantikan Ayu


"Terimakasih mas,, "


"Oke, Tolong kamu bungkus yang ini ya mbak, " dan langsung kirimkan ke mansion Mahendra


"Iya nyonya,, "

__ADS_1


"Habis ini kita langsung ke toko perhiasan aja. apa ada hal yang lain yang ingin kamu beli lagi?"


"Tidak"


Ivan dan Ayu menuju Toko perhiasan masih dengan motor buntutnya. Sampai di toko perhiasan mereka di sambut dengan sangat baik.


"Selamat siang mas, mbak, mau cari perhiasan yang model apa? "


"Tolong carikan kami cincin yang bagus mbak."


"Baik mas," karyawan itu mengeluarkan cincin untuk Ivan dan Ayu


"Yang lain mbak, model terbaru seperti apa"


"Ada model terbaru, tapi harganya sangat tinggi mas, "


"Gak papa mbak, keluarkan saja" karyawan itu mau mengeluarkan perhiasan model terbarunya, tapi agak ragu.


"Kenapa mbak?!! Takut saya gak bisa bayar?!! "


"Maaf mas, bukan itu maksud saya"


"Terus?!! "


"Saya takut mas hanya bercanda, karena ini barang sangat mahal, saya tidak berani mengeluarkannya,Bagaimana kalian saya panggilkan atasan saya saja. "


"Baiklah, silahkan" Kata Ivan


Karyawan itu masuk ke dalam dan memanggilkan atasannya untuk melayani Ivan, dia menjelaskan apa yang terjadi. Atasan itupun datang, melihat penampilan Ivan dan Ayu Dia juga tidak yakin, tapi setelah mendekat, dan melihat cincin yang Ayu pakai baru dia percaya. Ayu memakai cincin permata yang sangat fantastis harganya, tapi hanya orang orang high class yang tau itu cincin mahal.


Selamat siang mas, mbak, ada yang bisa saya bantu, kata atasan itu dengan ramah, dan di dampingi karyawan tadi.


"Saya mau cari cincin pernikahan, tapi yang model terbaru. "


Kata Ivan


"Baiklah mas,"


"Ini cincin keluaran terbaru, anda bisa pilih mana yang mas suka. Atasan itu mengeluarkan beberapa cincin mahal.

__ADS_1


Beberapa cincin keluaran terbaru, yang sangat indah dengan harga yang luar biasa. Dimana cincin sebagai simbol ikatan janji suci antar dua insan.


__ADS_2