Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Episode 4


__ADS_3

"**Yu " Panggil Rudi, terlihat sedang Ayu duduk bersama Ica di kampusnya.


"Ya Rud, ada apa? "


"Aku mau ngomong sama kamu. Bisa gak kita bicara 4 mata. "


Saat itu juga Ayu melirik ke Ica, ada perasaan gak enak dengan Ica, karena Rudi ingin bicara 4 mata. Dan Ica pun paham maksud Ayu,


Oh silahkan kalian ngobrol dulu,kebetulan bentar lagi aku ada jam masuk.


"Aku duluan ya,, daaaa"


"Hati hati jangan bikin ulah, ntar kena omel pak Hery Ca " teriak Ayu kepada Ica.


"Ada apa Rud, "


"Ada yang pengen aku omongin Yu, " Tapi aku binggung mau ngomong dari mana.


"Ya udah tinggal omong aja, "


"Eeeem,,, gimana ya,"


Rudi garuk garuk kepala yang gak gatal.


"Kok aku jadi nerves gini ya, ngomong enggak, ngomong enggak, ngomong enggak, duuuh,,, "


Rudi bicara dalam hati. Hatinya lagi perang, antara ngomong apa tidak.


"Yu, SeBenernya aku udah lama mau ngomong ini ama kamu, cuman cari waktu yang tepat susah banget.


Ayu mengeryitkan alisnnya karena merasa binggung maksud Rudi


Sebenernya aku sayang padamu Yu, dan itu aku rasain udah lama banget. Semakin Aku pendam rasa ini, semakin aku tersiksa.


"Yu, maukah kamu jadi pacarku".


Ayu kandung melotot, antara percaya dan tidak. Dalam hati, Ayu gak percaya kalo Rudi mau menembak Ayu, karena dari segi figur Ayu hanyalah gadis kampung yang sederhana. Walaupun sebenarnya dia adalah orang yang sangat kaya raya. Tapi dalam hal ini, tak ada yang tau kecuali bu Minah. Karena selama ini yang mengasuh Ayu bu minah, sejak kecil Ayu di asuh bu Minah, jadi walaupun hanya seorang pembantu, tapi bagi Ayu bu Minah adalah sosok ibu yang sangat peduli pada Anaknya.


Dalam hati ayu bicara sendiri, "Kenapa Rudi mau menginginkan aku jadi pacarnya? padahal di kampus ini banyak yang terlihat sangat cantik dan ****. Sementara penampilan aku hanya seperti ini.


"Ayu, jawab,,, kenapa malah diam.


"Mau gak kamu jadi pacar aku. "


"Rud, kenapa kamu begitu yakin dengan aku? "


"Sementara penampilan aku hanya seperti ini.di kampus ini banyak banget yang menginginkan kamu jadi pacarnya. Kamu tinggal seleksi aja gimana yang kamu suka. "

__ADS_1


"Kamu adalah gadis yang baik dan unik.


Entah apa yang membuat aku mencintaimu. Tapi bagi aku kamu, begitu sempurna dimata aku. "


"Rud, aku aku belum bisa jawab sekarang, aku lagi fokus sama kuliah dan keluarga aku. "


"Gak papa yu, aku akan setia menunggu jawaban kamu."


"Yang penting aku udah mengutarakan isi hati ku".


"Makasih Rud atas pengertiannya. "


"Bagaimana kalo aku ajak kamu ke suatu tempat, mau gak? "


"kemana??? "


"Ada deh... pokoknya aku jamin kamu suka"


"Kalo aku gak suka?? "


"Eemmm,,, terserah kamu deh,mau kemana. Pokonya aku tunjukan suatu tempat yang bagus banget.


"Okelah kalo begitu"


Merekapun akhirnya menuju tempat yang di maksud Rudi. Mereka naik motor sport karena emang Rudi lebih suka naik motor sport, Lebih cepat sampai tempat tujuan.


Di saat dalam perjalanan....


"Ini udah pegangan Rud,


Ayu pegangan jaket Rudi,


"Mana ada pegangan kayak gitu,kayak aku ojek aja. "


Rudi pun menarik tangan Ayu, agar melingkar kan tangananya di perut Rudi.


Awalnya Ayu gak mau, karna malu, tapi Rudi malah memegang tangan Ayu agar tidak lepas.


"Rud, kita mau kemana? kok lama banget. tanya


Ayu sambil menempelkan ke telinga Rudi, agar Rudi dengar. tapi Rudi pura pura gak dengar.


"Apa yu, aku gak dengar! "


"Kita mau kemana? "


"Apa"gak dengar."

__ADS_1


sambil menoleh Ayu


"Kita mau kemana? "


Maksud Ayu mau teriak di telinga Rudi, tapi Rudi menoleh Ayu, dan tanpa sengaja Ayu mencium pipi Rudi. Ketika itu sangat malu, mungkin kalo Rudi melihat wajah Ayu, sekarang Wajahnya lagi merah seperti tomat. Rudi sangat bahagia, mungkin ini memang moment yang paling di nanti nanti. bisa berduaan di atas motor dengan romantisnya jalan yang berkelok kelok dan dinginnya suhu udara.Dan jalan pun semakin naik semakin naik, suhu udara pun semakin dingin. Yang awalnya Ayu memeluk Rudi dengan malu malu, kali ini Ayu mengencangkan pelukannya karena dingin.


Rudi tersenyum devil, dalam hati dia berkata,, terimakasih Tuhan...


Tibalah mereka di tempat tujuan. Puncak gunung yang bisa di daki dengan kendaraan bermotor.


"Kita dah sampai Yu, "


"Lihat lah ke bawah sana, indah kan?? "


Terlihat pandangan yang sangat indah, di depannya ada pemandangan danau, dan di seberang pandangan kota yang sangat indah.


Dan ini pertama kali Ayu datang ke tempat seperti ini. tempat yang sangat asri dan membuat otak dan hati fres kembali.


"Wah....indah sekali, udaranya juga sejuk,,, "


Ayu memejamkan matanya, menghirup udara dalam dalam sambil membentang kan kedua tangannya.


Tiba tiba Rudi memeluk Ayu dari belakang. Dan menaruh kepalanya di bahu Ayu, spontan Ayu kaget. Ayu mau melepas tangan Rudi, tapi Rudi malah memegang tangan Ayu. Rudi meletakan tangan Ayu di perut Ayu, dan Rudi memeluk Ayu dengan meumpuk tangannya dengantangn Ayu.


"Rud, kamu kamu,, "


"Biarkan seperti ini bentar yu,, bentar aja,,,, "


Ayupun membiarkan Rudi memelukanya.Dalam hati Ayu berkata, sepertinya Rudi sedang punya masalah.


Rudi memeluk Ayu, dan tercium aroma parfum Ayu, wangi yang sangat khas dan kalem.


"Yu,, "


"Hemmm"


Aku sangat mencintaimu,, aku begitu nyaman saat bersamamu. Aku tak peduli siapa kamu, tapi aku sangat mencintaimu, aku ingin hidup bahagia bersama mu,, I Love You Yu,,


Tapi,,,


Rudi membalikan badan Ayu, meraka berdua berhadapan.


Tapi,,,


Rudi menyentuh bibir Ayu dengan telunjuknya.


sssssttttt,,,,,

__ADS_1


Aku tak peduli siapa kamu, dari mana keluargamu, yang aku lihat,aku hanya mencintaimu. Apapun keadaanmu, Dan aku akan tetap suport kamu dalam keadaan apapun. sehingga kamu lulus dengan nilai baik, dan membanggakan kedua orang tuamu.


Mata Ayu berkaca kaca, dia pun menundukan kepalanya.


__ADS_2