Penyamaran Konglomerat

Penyamaran Konglomerat
*Jebakan rina


__ADS_3

Kini Rudi dan Rina sudah resmi bertunangan, dan Rina pun satu atap dengan Rudi. Mereka tinggal di sebuah apartemen, Rudi lebih memilih tinggal di apartemen dari pada di rumahnya sendiri. Di sebuah apartemen yang sangat mewah, Rudi membuka pintu apartemen itu.Kamu tidur di sana, Rudi menunjuk sebuah kamar di sebelah kiri. sementara Rudi masuk kamar yang sebelah kanan.


"Hei, tunggu!" panggil Rina


Rudi menghentikan langkahnya, dan membalikan badan.


"Ada apa? "


"Kenapa kita kamarnya terpisah? "


"Emang kenapa kalau terpisah? "


"Tapi kan kita udah tunangan, kita satubkamar juga gak papa kan? "


"Jangan harap!! "


"Oke,, akan ku telepon kan tante kamu" Rina mengeluarkan HP nya.


"Silahkan,, tapi jangan salahkan aku jika aku semakin membencimu. "


"satu lagi, kita baru tunangan dan belum menikah, jadi harap aku akan menyentuhmu, apalagi satu ranjang dengan mu. "


"Tapi sepertinya kamu sangat mengharapkan aku untuk satu kamar dengan mu, bahkan kamu sampai mengancam aku, kok malah aku jadi merasa ada yang aneh ya,, "


"Maksud kamu?!! "


Rudi melangkah maju mendekati Rina, semakin dekat semakin dekat, sehingga tidak ada jarak, Rudi mendekatkan mulutnya di telinga Rina, Rina memejamkan matanya, Dia pikir Rudi ingin menciumnya. ternyata Rudi hanya membisikan satu kalimat

__ADS_1


"Murahan"


Sontak Rina kaget dan melebarkan matanya, Dia tak mengira kalau Rudi bakal mengeluarkan kata kata itu. Setelah membisikan kata itu, Rudi kembali ke kamarnya.Dalam hati Rina sangat marah malu jadi satu.


Rudi mulai menurun turunkan barang barangnya, dan menatanya dengan rapi. tak lupa dia menaruh foto Nayla kekasihnya di mejanya.


Sehari harinya, Rudi tidak pernah memperhatikan Rina sama sekali. mereka seperti orang yang tidak kenal. janganlah menyapa, melihat Rina aja Rudi gak mau.


Berangkat ke kampus Rudi juga memilih sendiri, masih dengan motor sportnya. sementara Rina memakai mobil.Bahkan di kampus juga tidak pernah saling sapa. Mereka hanya sibuk dengan kehidupan nya masing masing. sebenarnya Rina selalu ingin menyapa ataupun berdekatan dengan Rudi, tapai Rudi yang selalu menghindar.


Kini perut Rina semakin hari semakin membesar, sementara Rudi tidak pernah mau menyentuh nya. itu yang m buat Rina semakin pusing, takutnya Rudi tau kalau Rina sudah hamil, dengan orang lain.


Di dalam apartemen, Rina mencari cara agar Rudi mau tidur dengan Rina, dengan demikian maka anak yang ada di rahim Rina bisa di akui anak Rudi.


Rina mencoba menaruh obat tidur di dalam minuman Rudi. Sehingga Rudi tertidur pulas. kemudian Rina mulai beraksi.


Rina melihat Rudi yang sudah bugil, membuat dia jadi terangsang.melihat wajahnya yang sangat tampan, tubuhnya yang sixpack, membuat Rina tidak tahan. apalagi Rina sudah sering melakukan enak enak itu dengan banyak orang. Rina melepas semua pakaiannya, kemudian mulai menciumi Rudi dari atas hingga bawah, dan dia pun bermain sendiri atau di sebut onani.


Rian tidur di samping Rudi, sambil memeluk Rudi, dengan keadaan Bugil semua.


Kini Rina Rudi terbangun dengan keadaan demikian, dan alangkah terkejut nya dia melihat dirinya dan Rina sama sama telanjang. Rina pura pura menangis dan menyalahkan Rudi karena memperkosanya.


"Hik hik hik, kamu jahat. kamu bilang gak akan menyentuh aku tapi apa apa hah?!! "


"Kamu menodai aku"


"Sekarang kamu telah menodai aku, terus kamu akan lari dari aku?

__ADS_1


" kamu gak akan bertanggung jawabkan? "kamu sendiri yang bilang gak akan mau menikah dengan aku?!! "


"Hik hik hik,, mama " Rina pura pura menangis, karena memang drama queen.


melihat hal itu membuat Rudi semakin bingung dan cemas.


Rudi bingung kenapa ini bisa terjadi dan dia sangat menyesal membuat rina menangis.Rudi juga menyalahkan diri sendiri karena telah mengkhianati cinta Nayla.


Mendengarkan Rina yang menangis semakin menjadi jadi, membuat Rudi tambah panik.


"Rina sorry aku gak tau kenapa ini semua bisa terjadi"?


"Gak tau kamu bilang, semalam kamu memaksa aku, lihat baju aku kau robek begini, bilang tak tau? "


Rudi masih agak pusing efek obat itu, dan memegang kepalanya.


"Oke, aku akan menikahi kamu, tapi tolong berhenti menangis, aku juga masih pusing. sakit kepalaku "


Mendengar pernyataan itu dari Rudi, Rina tersenyum puas, "akhirnya berhasil rencana ku. "


Rudi memakai semua pakainya, dan kembali ke kamarnya


Didalam kamar dia seperti orang yang linglung, karena dia harus menikah dengan Rina, itu artinya dia harus rela meninggalkan Nayla, kekasih hatinya. Kini Rudi seperti berada di jalan buntu, gak tau harus bagaimana.


Di sisi lain, Rina yang ada di kamarnya tertawa lepas, karena telah berhasil membuat Rudi jatuh ke tangganya.


"Kini kamu sudah di genggamanku Rudi, dan kamu Nayla, tunggu aja kehancuranmu." senyum devil Rina muncul

__ADS_1


__ADS_2