Pilihan Jemima

Pilihan Jemima
Bab 65


__ADS_3

Dengan muka bete Jemima mengikuti Gerry yang berjalan lebih dulu memasuki sebuah mall.


"Kenapa lama banget jalannya" ucap Gerry yang tiba-tiba berhenti karna sadar Jemima tidak ada disampingnya.


"Gak apa-apa Pak, yuk lanjut" Jemima berjalan kembali beriringan dengan Gerry menuju restoran yang dituju.


"Sebagai personal assistant saya kamu harus siap sedia kemanapun saya ajak pergi, apalagi ini diajak makan enak, masa muka cemberut gitu. Lagian kamu juga jomblo gak ada yang nungguin ini dirumah" Gerry berucap seenaknya kepada Jemima dan hati Jemima semakin kesal mendengar omongan bosnya.


"Terserah Bapak saja, saya kan cuma pegawai, nurut apa kata bos" padahal Jemima sudah merencanakan akan menemani Dira membaca buku malam ini dan rencananya itu gagal karna ulah bos nya yang suka semena-mena.


Mereka tiba disebuah Restoran dengan makanan Indonesia sajian utamanya. Dari jauh tampak Sela melambaikan tangan dari tempat duduknya, Gerry dan Jemima menghampiri mereka. Meja makan dengan 4 kursi sudah diduduki oleh Niko ayah Gerry dan duduk disebelahnya Sela. Berhadapan dengan mereka ada seorang wanita cantik rambut panjang sedada diberikan aksen bergelombang sedikit dibagian bawahnya mengenakan knitwear sabrina warna biru. Cantik itu yang terucap saat pertama kali Jemima melihatnya.


"Loh Jemima ikut juga" Sela kaget melihat Gerry mengajak Jemima.


"Kamu duduk situ saya minta kursi lagi" perintah Gerry meminta Jemima duduk disebelah wanita cantik itu.


"Gak usah Pak, saya urusin yang lain saja" tolak Jemima karna paham bahwa makan malam kali bukan makan malam keluarga tetapi menjodohkan Gerry dengan wanita cantik yang sedang duduk sendiri.


"Gak gak kamu duduk disitu, Mbak sini" panggil Gerry kepada pelayan disebelahnya.


"Saya mau tambahan kursi lagi atau kalau tidak pindah meja yang lebih besar "ucap Gerry kepada pelayan.


"Mohon maaf Pak kami tidak bisa menambahkan bangku lagi dan untuk pindah tempat malam ini sudah penuh" ucap pelayan tersebut.


"Pak Gerry, gak apa-apa saya tidak usah ikut. Saya ke swalayan dibawah saja. Beli kebutuhan Bapak. Bapak lanjutkan saja makan malamnya. Pak Niko ,Bu Sela saya pamit dulu" ucap Jemima cepat-cepat menemukan alasan untuk segera pergi dari sana dan Gerry hanya bisa menatap kepergian gadis yang mulai mengisi hatinya dengan kesal.


Sebagai seorang personal assistance salah satu kewajibannya yaitu memenuhi kebutuhan Gerry baik dikantor maupun dirumahnya. Sebulan sekali Jemima akan belanja kebutuhan di Apartemen Gerry, rencananya sabtu ini ia ingin berbelanja, tetapi karna ada kesempatan malam ini dia manfaatkan sehingga hari sabtu nanti dia bisa libur dengan tenang. Jemima sudah hafal apa saja kebutuhan di apartemen Gerry , dari sabun, pasta gigi, pewangi ruangan Jemima sudah tahu apa yang diinginkan bosnya itu. Merasa semua belanjaan untuk kebutuhan Gerry sudah terpenuhi ia mencari beberapa keperluan untuk dirinya. Jemima memilih barang-barang yang dia perlukan dan juga beberapa barang Dira. Tidak terasa 1 jam lebih ia memutari area swalayan itu.


"Belum selesai juga? Cewe kalau belanja memang lama ya" ucap Gerry mengagetkan Jemima yang sedang mengantri di kasir.

__ADS_1


"Loh Pak Gerry koq sudah disini, memang sudah selesai makan malamnya?" Jemima kaget melihat bosnya sudah ada disebelahnya padahal acara makan malam tidak mungkin sudah selesai.


"Belum Papi Mami masih diatas. Saya telponin kamu biar nanti pulang bareng saya, tapi gak kamu angkat jadi saya cari kamu kesini" mata Gerry tertuju dengan keranjang belanjaan yang diletakkan diatas troli.


"Gak usah Pak saya pulang sendiri saja" tolak Jemima.


"Ehm kamu beli banyak cemilan, sama sabun shampo anak-anak buat siapa?" tanya Gerry penasaran dengan belanjaan Jemima.


Jemima yang ditanya menjadi gelagapan , "Buat saya pakai Pak, bagus dikulit jadi lembut" elak Jemima dengan alasan dibuat-buat. Sedangkan muka Gerry masih tidak percaya dengan ucapan Jemima.


"Pak kembali lagi sana, nanti dicari Bu Sela" usir Jemima kepada Gerry agar bisa segera pulang setelah menyelesaikan belanjaannya.


"Kamu tunggu saya, nanti kita pulang bareng" ujar Gerry


"Pak kemalaman saya kalau tunggu Bapak, saya sudah agak lelah boleh ya saya pulang duluan" Jemima mencoba menawar ke Gerry, ia juga tidak mau mengganggu acara kencan bos nya dengan wanita yang baru dikenalkan oleh orangtuanya.


Gerry menatap Jemima dengan iba hati, ia sadar sering menyuruh Jemima lembur bersama dirinya dan selama ini Jemima tidak pernah keluhkan, mungkin benar hari ini Jemima lelah, hal itu juga didukung dengan mukanya yang tampak pucat.


Mereka berdua menuju mobil Gerry meletakkan belanjaan Gerry dimobilnya setelah selesai Jemima berpamitan kepada Gerry untuk pulang.


"Pak pulang dulu ya, sukses kencannya" goda Jemima saat hendak memasuki taxi dilobby utama mall, Gerry memaksa untuk mengantarkannya hingga masuk kedalam taxi.


"Ehm hati-hati" jawab Gerry ketus setelah melihat Jemima aman didalam taxi ia kembali ke restoran, cukup lama ia meninggalkan kedua orang tuanya serta wanita yang baru dikenalkan ke dirinya bernama Mira, merupakan anak teman Sela dan ternyata 1 SMA dengan April,yang baru saja pulang dari Australia setelah menyelesaikan pendidikan S2 nya.


"Gerry lama banget kamu kemana sih" kesal Sela karna anaknya pergi meninggalkan acara makan malam tersebut.


"Anterin Mira pulang, kasihan sudah malam, Papi Mami duluan pulangnya" kemudian Sela dan Niko bangkit dari duduknya dan meninggalkan Gerry serta Mira berdua.


"Sukses Nak" ucap Niko sambil menepuk bahu Gerry.

__ADS_1


"Ehmm kamu udah mau pulang?" tanya Gerry ke Mira


"Belum kak, kakak mau makan dessert?" tanya Mira sambil menunjukkan buku menu kearah Gerry.


"Aku mau pesan ice cream boleh ya, ice cream disini enak" ujar Mira


"Iya pesan saja" ucap Gerry kemudian mengambil ponselnya dan mengetikkan pesan ke Jemima.


"Sudah sampai rumah Je?" tanya nya kepada sekretarisnya itu.


"Kak nanti gak apa-apa kan anterin aku pulang ke apartemen" ucap Mira


"Iya kamu tinggal dimana?"


"Di apartemen daerah kuningan koq kak, gk jauh dari sini. Oh iya Kak aku kan belum bekerja dan sekarang lagi belajar masak, besok aku kirimkan makan siang ke kantor Kakak boleh ya?" tanya Mira dengan antusias.


"Ehm besok ya, aku kabarin takutnya aku ada lunch meeting"


"Okey Kak, mana ponsel Kakak aku simpan nomor ku ya"


"Nih" Gerry memberikan ponselnya ke Mira.


"Ini siluet siapa Kak" Mira melihat gambar siluet seorang wanita diponsel Gerry yang digunakannya sebagai wallpaper.


"Bukan siapa-siapa" padahal itu adalah gambar Jemima yang dia gambar sendiri.


Ice cream yang dipesan Mira datang, " Kak aaaa sini aku suapin enak loh ice cream nya" ucap Mira sambil mengarahkan sendok ke mulut Gerry.


"Sini aku makan sendiri saja, aku gak biasa disuapin orang lain" tolak Gerry, eh lupa si Gerry klo tiap hari dia minta suapi makan sama Jemima. 😁

__ADS_1


---


Jangan lupa like dan komennya ya


__ADS_2