
Pagi ini Jemima berangkat sendiri kekantornya, Gerry tidak mengantarnya karna ia tidak pulang ke kamar kosan dekat rumah Jemima. Bahkan Gerry datang siang hari kekantor.
"Siang Sayang" ucap Gerry saat baru akan masuk keruangan.
"Ehm" jawab Jemima dan tetap fokus dengan pekerjaannya.
"Koq ehm doang" Gerry tidak jadi masuk kedalam ruangannya, ia menghampiri kekasihnya dan mengecup pipinya.
"Pak ini dikantor" Jemima memukul bahu Gerry krna kesal dengan tindakannya.
"Kemana baru sampai, dari semalam gak ada kabar" tanya Jemima kesal.
"Semalam ketemu teman biasa bahas project baru" ucap Gerry kemudian duduk di pinggir meja Jemima sambil memeriksa ponselnya.
"Yang ditanyain Mami kapan kerumah, gak pernah main katanya" tanya Gerry
"Diajak aja gak pernah" ucap Jemima ketus
"Akhir minggu ini kerumah ya, ada perayaan anniversary Papi Mami, aku jemput kamu dan make up yang cantik okey" Gerry kemudian masuk keruangannya meninggalkan Jemima sendiri.
"Ihh seenaknya aja kasih kabar kya gini. Mana gak punya dress yang bagus lagi, nyebelin hiih" Jemima segera membuka aplikasi online shop mencari dress yang dibutuhkannya untuk acara nanti, ia tidak ingin berpenampilan mengecewakan didepan keluarga Gerry.
Setelah menghabis kan waktu 1 jam, ternyata tidak ada pakaian yang cocok. Ia segera menghampiri Gerry yang sedang mendesain sebuah rumah di laptopnya.
"Mas, aku ijin ya mau ke mall cari dress buat acara Mami kamu. Kerjaan ku sudah beres. Kamu ditinggal gak apa-apa kan" ucap Jemima sembari memeluk kekasihnya agar mendapatkan ijin.
"Tapi aku gak bisa nemenin kamu, aku lagi ada kerjaan" ucap Gerry dan memandang wajah Jemima.
"Gak apa-apa aku sendiri saja"
"Okey nanti klo sudah selesai infokan, aku susul kamu kesana, pakai aja kartu aku" Jemika tersenyum mendengar ucapan Gerry.
"Makasih sayang" Jemima mengecup pipi Gerry dan meninggalkan kekasihnya berkutat dengan pekerjan. Jemima segera pergi ke salah satu mall terbesar di Jakarta, 'Mumpung pakai uang Gerry aku pilih baju yang mahalan ah' ucap Jemima dalam hati, wanita mana yang tidak menolak jika diberi kesempatan seperti ini. Iya Jemima tidak munafik sebagai perempuan pastinya ia tidak akan menolak jika Gerry memberikannya sedikit kemewahan.
__ADS_1
Hari yang dijanjikan datang. Gerry meminta agar Jemima memakai jasa MUA untuk makeupnya diacara ulang tahun orang tuanya. Pagi-pagi Jemima sudah datang ke Apartemen Gerry. Dilihatnya kekasihnya itu masih tertidur dan Jemima membiarkannya. Ia merapikan apartemen Gerry yang sedikit berantakan tak lama MUA yang dipanggilnya datang Jemima pun mulai bersiap. Hingga waktu 1 jam lebih akhirnya Jemima selesai. Wajahnya yang cantik bertambah cantik, dengan rambut lurus terurai. Gerry tersenyum melihat kekasihnya itu.
"Cantik bgt sih Ayang aku" ucap Gerry sambil mengelus rambut Jemima
"Ih kamu sekarang alay, padahal dulu saja galak" ucap Jemima.
"Galak sama orang luar saja, kalau sama kamu alay boleh kan" Gerry membela diri.
Dress warna cream dari merk Sandro, dengan hand bag warna coklat tua dari merk brand terkenal serta heels warna hitam melengkapi penampilan Jemima sore ini. Dengan kemeja warna senada yang dipakai Gerry membuat mereka tampak semakin serasi. Gerry menggandeng tangan Jemima menuju sebuah restoran mewah di tengah kota Jakarta.
"Selamat ya Tante dan Om" sapa Jemima saat menyapa kedua orang tua Gerry.
"Makasih Je" ucap Sela sambil mengecup kanan dan kiri pipi Jemima.
Tamu undangan mulai berdatangan, kata Gerry tamu yang datang kebanyakan adalah kerabat dan keluarga dekat. Acara dimulai oleh MC profesional. Perayaan ulang tahun ke 30 pernikahan orang tua Gerry sangat meriah. Kue ulang tahun dengan ukuran 1 meter disiapkan oleh Gerry serta adik-adiknya, bahkan adiknya Lila dari Jepang datang untuk menghadiri acara ulang tahun orang tuanya.
Saat menikmati makan malam Gerry meninggalkan Jemima di meja makan bundar tersebut. Sekitar 15 menit kemudian ia mendengar suara yang tidak asing dari speaker di ruangan tersebut.
"Malam semuanya" ucap Gerry dengan mic digenggamannya dan semua mata saat ini terarah ke dirinya.
"Boleh kesini Dira" ucap Gerry memanggil anak laki-laki yang mengenakan kemeja berwarna cream dengan rambut klimisnya. Jemima jelas terkejut akan kedatangan anak laki-lakinya itu.
"Diraaa" ucapnya dan anak laki-laki itu tersenyum kepada Mamanya dan memberikan jempol ke Mamanya.
Saat Dira sudah dihadapan Gerry, Gerry merendahkan dirinya agar sejajar dengan Dira.
"Dira malam ini Om ingin meminta ijin untuk menikahi Mama kamu yang bernama Jemima. Om berjanji akan menjaga kalian berdua dengan sepenuh hati Om dan mencintai kalian selamanya hingga maut memisahkan. Apakah boleh Dira?" tanya Gerry sembari memegang tangan Dira.
Dira tidak langsung menjawab ia memandang Mamanya yang masih terkejut dikursinya.
"Silahkan Om, Dira memberi ijin Om Boss menyayangi kami selamanya" ucap Dira dan disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. Sedangkan Jemima dengan kakinya yang lemas ia berjalan pelan menuju kedua laki-laki kesayangannya dan tanpa terasa air mata bahagia menetes dari kedua matanya.
"Terimakasih Dira, sini sayang" Gerry menarik tangan Jemima kemudian ia memakaikan cincin berlian bermata 1 dijari Jemima.
__ADS_1
"Would you marry me Sayang?" Gerry menanyakan kembali kalimat sakral setelah mendapat ijin dari Dira.
"Iya Sayang" Jemima berucap dengan kepalanya pun mengangguk tanda ia menerima pinangan Gerry.
"Dira Mama boleh menikah sama Om?" tanya nya memastikan ke anaknya itu.
Dira memeluk Mamanya dan berucap "Boleh Mama, Dira ingin melihat Mama bahagia".
Gerry sangat bahagia dengan keluarga kecilnya didepan mata dan ia memeluk kedua orang tersebut "Aku janji akan jadi suami dan ayah yang baik untuk keluarga ini"
Gerry mengambil mic kembali " Selamat malam semua , kali ini saya mau mengenalkan keluarga baru saya, calon istri saya bernama Jemima serta anak kami Dira. Mohon doanya dari semua agar kami bisa menjalani kehidupan baru kami dengan bahagia selamanya." Papi Mami, Lila serta April memberikan selamat kepada pasangan tersebut.
"Semoga cepat menyusul ya Pril" ucap Jemima saat April memeluk dirinya.
"Doakan Kak, semoga aku bisa seperti kalian" ucap April manja.
"Mana orangnya sini suruh ketemu Abang dulu" ucap Gerry kepada adiknya.
"Siapa pacar April Bang?" tanya Sela kepada anaknya
"Tanya aja sama April Mi" April melirik kesal ke abangnya.
"Anak pengusaha mana?" kembali Sela mencecar April.
"Ihh Mami ini kan acara Abang sama Kak Jemi" cepat-cepat April meninggalkan keluarganya.
"Selamat sayang akhirnya kalian bisa segera diresmikan" ucap Magda serta Bagus kepada Jemima.
"Sel kita besanan kan, tenang nanti Mama bantu urusan pernikahan kalian ya Je" ucap Magda kembali
"Aku juga lah Magda, ini kan nikahan anak ku juga" Jemima hanya tersenyum menyaksikan kehebohan calon mertua dan Mama Darwin kemudian ia menatap lekat dengan mata yang terpancar bahagia kepada kekasihnya. Tidak ingin ada pesta meriah untuk dirinya ia hanya ingin merayakan bersama kerabat dan keluarganya saja, yang terpenting pernikahan mereka akan selalu bahagia.
----
__ADS_1
Jangan lupa like dan komennya😉