
Kehadiran sahabat-sahabat Roman menjadi obat bagi keluarga pak Rifky. Pak Rifky melangkah bergeser ke pembaringan Bu Marisa. Lalu duduk memperhatikan tiga orang sahabat Roman. Tidak lama dia bangkit lagi sambil mengajak Restu keluar dari kamar itu,
"Restu! Ikuti aku ada yang mau ku bicarakan!" ucap pak Rifky melangkah keluar yang di ikuti oleh Restu.
Pak Rifky berjalan keluar menuju lobi samping kanan rumahnya dan duduk pada sopa sambil mengitari bunga taman rumah itu.
"Bicaralah pak, kalau itu tidak merupakan rahasia penting!" pinta Restu yang duduk dihadapan pak Rifky.
"Kamu lihatlah wajah tuaku, fisikku sudah tidak kuat lagi. Aku minta kamu sebagai pengganti Roman sementara dia pulang!" kata pak Rifky langsung ketitik utama pokok pembicaraannya dengan serius memandang Restu.
Restu belum mengerti ucapan permintaan pak Rifky, "Pengganti Roman? Maksudnya...," Dahi Restu mengecil tidak mengerti.
"Sementara Roman pulang kesini menggantikan kedudukan di Satria Corp, ku minta kamu yang menduduki tempatku!" kata pak Rifky menjelaskan Restu.
Satu-satunya harapan untuk mengganti posisinya di Satria Corp adalah Roman, tetapi Roman belum pulang sampai sekarang. Padahal pak Rifky sudah tidak kuat lagi bekerja apalagi dalam kondisi seperti ini.
__ADS_1
"Kebetulan sekali pak! aku sudah masukan lamaran ke perusahaan Satria Corp, coba nanti bapak cek. Tetapi aku ini kan orang lain pak! Orang yang belum pernah sama sekali bekerja di Satria Corp. Kupikir pasti banyak karyawan lama yang memiliki rekord prestasi bagus, yang seharusnya menduduki posisi bapak, sementara Roman pulang!" kata Restu memberikan pak Rifky untuk berpikir agar memilih orang yang penting mengganti kedudukannya.
"O, iya kah! Coba aku hubungi sekretaris Lui!" ucap pak Rifky tidak menghiraukan kata-kata Restu yang menyuruhnya berpikir mempertimbangkan permintaannya.
"Halo Lui? Coba cek ada enggak nama Muhammad Restu Nasution dalam berkas lamaran yang masuk, kalau ada masukan namanya dalam daftar pegawai Satria Corp. Karena besok dia sudah mulai bekerja sebagai CEO di Satria Corp!" kata pak Rifky memerintahkan Sekretarisnya yang bernama Lui.
Kontan Restu melongo bengong kayak kerbau di cocok hidungnya melihat pak Rifky yang berani mengukuhkannya sebagai CEO di Satria Corp walau cuman sementara.
Padahal Restu belum memiliki pengalaman dan masih banyak karyawan yang memiliki reputasi bagus di perusahaan itu yang seharusnya menduduki tempat penting tersebut.
"Tak apa-apa, coba lihat Hadi! Dia cuman lepasan sekolah menengah atas. Tapi, dia bisa duduk menempati perusahaan yang didirikan Roman. Sebagai CEO lagi...," timbal pak Rifky santai tertawa kecil.
Pak Rifky bukannya tidak mempertimbangkannya terlebih dahulu, dia telah memiliki segudang pengalaman dalam hal menunjuk siapa yang layak jadi CEO dan yang tidak layak jadi CEO. Mana orang baik dan jujur dan mana orang yang tidak baik dan jujur.
"Betul..., Betul itu!" tiba-tiba Marisa berbicara. Pak Rifky dan Restu terperanjat mendengar ibu Marisa sudah bisa bicara dan telah berada didepan mereka, tidak lama Hadi dan Nadira juga keluar ke lobi tempat pak Rifky dan Restu berbicara. Ini berarti Bu Marisa senang dengan keputusan yang diambil oleh pak Rifky suaminya.
__ADS_1
Akhirnya semua mengambil kata sepakat dan memaksa Restu untuk menerima permintaan pak Rifky. Nadira dan Hadi akan bahu membahu membantu Restu dalam menjalankan pekerjaannya.
Restu terpaksa harus mengambil tanggung jawab besar untuk menangani perusahaan besar sekaliber dunia. suatu keputusan yang sangat berani dari pak Rifky menunjuk orang yang tidak ada pengalaman sama sekali walaupun hanya sementara.
Dirumah yang besar dan mewah itu berkumpul sahabat-sahabat Roman bersama kedua orang tuanya. Mereka semua tampak akrab dan menyatu dalam kebahagiaan.
Setiap manusia di berikan ujian dalam kehidupan ini. Dunia ini hanyalah persinggahan bagi kita menuju kehidupan kekal yang dinamakan akhirat. Sebagian besar umat manusia pada jaman ini hanya bisa bertahan enam puluh hingga tujuh puluh tahun.
Sisanya orang yang hidup seratus hingga dua ratus tahun itu adalah bonus, Bonus untuk memperbaiki amal. itu bisa dihitung dengan kedipan mata, karena hanya satu dan dua orang saja yang bisa bertahan sampai dua ratusan tahun.
Dunia ini hanya persinggahan bagi manusia untuk dididik menuntut ilmu dalam berbuat amal kebaikan. Baik amal kebaikan yang kita buat di atas dunia ini, maka ganjarannya sorga yang kekal.
Tetapi apabila buruk amal kebaikan yang kita perbuat diatas dunia ini, maka kita akan di jerumuskan kedalam adzab yang amat pedih dan menyakitkan sekali yang di namakan api neraka.
Untuk itu marilah kita berlomba-lomba berbuat kebaikan agar terbebas dari pedihnya adzab api neraka karena disana kita hidup kekal dan tak ada pengampunan lagi, kecuali orang-orang yang beriman.
__ADS_1
BERSAMBUNG.