PresdiR KeciL

PresdiR KeciL
Eps 31 (Dewi keberuntungan)


__ADS_3

Setelah meninggalkan klinik bersalin itu, Leo segera melanjukan mobilnya menuju ke rumah Clara. Ia harus menggagalkan rencana Clara untuk menggugurkan kandungannya toh ia sudah siap kalau seandainya orang tua Clara meminta pertanggungjawaban padanya


Sesuai dugaannya mobil Clara sudah terparkir di halaman rumahnya, semula ia akan meminta izin untuk menemui Clara di rumahnya namun mengingat gelagat Clara akhir-akhir ini padanya ia memutuskan menggunakan cara lain supaya Clara mau menemuinya


Leo membunyikan klakson mobilnya berulang kali sampai membuat semua orang yang berada di dalam rumah itu terganggu, begitu pula dengan Clara yang sedang berbaring di kamarnya terpaksa bangun untuk melihat dari balik jendela siapa pembuat onar itu


"Itu mobil Leo!! apa yang ia lakukan disini?!" gumam Clara saat mengetahui suara berisik itu berasal dari mobil yang tidak asing di matanya


Ia lalu bergegas berjalan menuju ke depan rumahnya, ia tidak mau orang tuanya yang lebih dulu menemui Leo


"Apa kau sudah gila membuat keributan disini?! di dalam sana ada ayah dan ibuku"


"Ya aku sudah gila karena merindukanmu sayang! tidak mau kah kau memelukku seperti biasa?!"


"Jangan berlagak lupa, aku sekarang bukan kekasihmu lagi tapi seorang tunangan dari pebisnis muda yang kaya raya"


"Ck..masuk lah ke mobil, ada yang mau aku bicarakan"


"Tidak!! aku sudah tidak punya hal yang ingin di bicarakan denganmu. Sebaiknya kau pergi dari sini atau aku panggil petugas keamanan untuk mengusirmu karena sudah membuat keributan disini"


"Kau mau ikut atau aku akan masuk kedalam menemui orang tua mu dan mengatakan kalau aku adalah ayah dari anak yang ada di kandunganmu saat ini"


Wajah Clara memucat mendengar ucapan Leo, kehamilannya saat ini cuma ia dan dokter kandungan tempatnya periksa yang mengetahuinya tapi sekarang Leo pun sudah tau. Dan masih menjadi tanda tanya besar dari mana Leo mengetahui semua itu.


"O-omong kosong apalagi yang kau katakan, mana mungkin aku hamil"


"Sudah lah Clara tidak perlu berbohong padaku. Aku tadi melihatmu menemui dokter kandungan"


Clara langsung menutup mulut Leo dengan tangannya, ia tidak mau ada yang mendengar apa yang di katakan leo barusan. Ia pun mengikuti kemauan leo dan mobil itu pun membawa mereka ke tempat yang selalu mereka kunjungi ketika masih bersama.

__ADS_1


***


"Cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan denganku" Clara membuka pembicaraan ketika mereka telah sampai di apartemen milik Leo


"Minumlah dulu, sedari tadi kau tegang sekali sayang"


"Jangan bertele-tele, aku tidak ingin berlama lama berada disini"


"Hhh... baiklah!! aku harap kau mengurungkan niatmu untuk menggugurkan anak itu"


"Siapa kau berani mengurus kehidupanku?! aku tidak menginginkan anak ini jadi sudah sepantasnya kalau ia tidak terlahir"


"Dia itu adalah anakku dan aku berhak melindunginya"


"Aku tidak peduli denganmu ataupun anak ini, aku akan tetap menggugurkannya. Lagipula aku tidak butuh persetujuan mu untuk hal itu"


"Awas kalau sampai kau melakukannya, aku akan beberkan rahasiamu ini pada Rey. Aku yakin Rey tidak sudi memiliki istri yang tega membunuh darah dagingnya sendiri"


"Silahkan lakukan yang kau inginkan tapi aku pastikan hubunganmu dengan Rey akan segera berakhir"


Clara menggigit bibirnya melampiaskan kekesalannya pada Leo, ia sudah kehabisan akal untuk menentang apa yang Leo katakan


Saat ini Clara hanya bisa mengikuti keinginan leo sembari ia mencari cara lain untuk menyelesaikan masalahnya


***


Rey sedang memandangi pemandangan ibukota dari balkon kamarnya, sudah lama rasanya ia tidak bersantai seperti ini karena kesibukan yang padat membuatnya harus selalu merelakan waktu untuk dirinya sendiri


Masih larut dalam kegiatannya terdengar suara ketukan dari arah pintu kamarnya

__ADS_1


"Ada apa bi?!"


"Maaf tuan, mas Indra sudah menunggu di ruang tamu" kata perempuan paruh baya yang mengurus segala keperluan Rey di tempat itu


"Ok..sebentar lagi saya kesana"


Setelah berganti pakaian Rey menemui asistennya itu


Indra memberikan laporan terkait pembangunan Mall yang belum lama mereka lakukan bahwa semua berjalan lancar sehingga pembukaan mall tersebut bisa dilakukan sesuai dengan waktu yang telah di tentukan


Ia juga menyampaikan kalau saat ini saham mereka di perusahaan tuan Adiaksa terus bertambah di karenakan ada pihak-pihak yang juga membantu Rey untuk secepatnya menjadi pemilik perusahaan tersebut


"Saya yakin tuan, tidak lama lagi kita akan melihat kehancuran ayah dan anak itu"


"Kerja bagus!! terus buat dia terdesak sampai tidak memiliki alasan lagi untuk tidak menjual saham miliknya pada kita"


"Baik tuan akan saya lakukan sesuai perintah tuan"


"Bagaimana dengan wanita ular itu?! apa kau sudah mendapat informasi terbaru mengenainya!"


"Menurut orang suruhan kita, ia melihat Nona Clara menemui seorang dokter kandungan hari ini"


"Dokter kandungan?! untuk apa dia kesana?!"


"Saya juga tidak mengetahui alasan pastinya tuan, tapi nanti saya akan menyuruh orang yang kita tugaskan membuntuti nona Clara untuk mencari informasi lebih banyak lagi terkait hal ini'


"Jalankan sesuai rencana kita, jangan sampai ada informasi penting yang terlewat satu pun"


"Baik tuan!!"

__ADS_1


Begitu banyak hal baik yang terjadi di hidupnya belakangan ini, seakan apa yang di inginkannya selalu di kabulkan. Mungkin seperti kata kebanyakan orang kalau saat ini Dewi keberuntungan sedang berpihak padanya


__ADS_2