PresdiR KeciL

PresdiR KeciL
Eps 35 (Pembebasan Serena)


__ADS_3

Sesuai dengan rencana yang sudah mereka susun, penyelamatan Serena akan mereka lakukan hari ini bertepatan dengan penutupan pameran seni milik Evan.


Hal ini mereka lakukan karena pada saat itu sebagian besar para bawahannya akan berjaga disana sehingga pengamanan di tempat Serena di sembunyikan akan sedikit longgar


Dengan pembagian tugas, Dani dan Frans yang akan kesana bersama sepuluh orang pengawal ayahnya sedangkan Nisa mengamati situasi di acara penutupan pameran kalau nantinya ada hal yang mencurigakan secepatnya nisa mengabari kedua rekannya itu


"Sepertinya keadaan sudah memungkinkan, sebaiknya kita bergerak sekarang" ucap Frans ketika melihat orang-orang yang sedari tadi berkumpul disana sudah pergi


"Kita tunggu 15 menit lagi, sekalian memastikan kalau disana sudah tinggal dua orang saja yang berjaga"


Kesepuluh orang yang ia bawa sudah menyebar menempati posisinya masing-masing, setelah merasa aman Dani memulai rencananya


Ia dan Frans menggunakan motor berjalan ke arah bangunan tua itu untuk menanyakan alamat dan langsung di sambut oleh salah seorang yang sedang berjaga


"Anda mencari siapa?!"


"Ah..untung saya bertemu bapak, saya mencari rumah saudara saya yang menurut alamat yang ia berikan berada di sekitar sini tapi sudah hampir satu jam saya mencari tapi alamat ini tidak juga ketemu" Dani berakting seraya memberikan secarik kertas berisikan alamat kepada orang tersebut


"Anda sudah berjalan terlalu jauh, pemukiman warga berada di sebelah sana sekitar lima kilometer dari sini"


"terima kasih atas informasinya, kalau begitu saya..."


bugh!!!


bugh!!!


Dani melayangkan pukulan ke wajah pria itu hingga ia terjatuh ke lantai, pria itu bangkit hendak melawan balik namun Frans langsung memukul bagian belakang kepala pria tersebut yang mengakibatkan ia kehilangan kesadaran


Dani lalu memberi kode kepada yang lain untuk bersiap karena mereka akan memasuki bangunan tersebut


Begitu masuk kedalam mereka di sambut oleh dua orang yang berbadan kekar yang langsung melayangkan pukulan ke arah mereka namun karena jumlah mereka yang​ lebih banyak dua pria itu bisa di kalahkan dengan mudah


Saat mendengar keributan, Serena yang masih sedikit trauma dengan kejadian yang belum lama ini ia alami di Landa serangan panik. Ia beringsut hingga ke ujung kasur lalu menutupi dirinya dengan selimut


"Sere!!!"


"Serena kau dimana?!" Banyaknya ruangan di bangunan itu menyulitkan mereka menemukan Serena

__ADS_1


Serena yang mendengar Frans dan Dani yang terus memanggil namanya, bergegas menuju ke pintu yang masih terkunci itu


"Daniiii... disini!!!! buka pintunya..." teriak serena sambil memukul pintu dengan tangannya


"Mundur Sere!!!"


Saat pintu yang di dobrak itu terbuka, Serena berlari kepelukan Dani sambil terisak.


"Kau tidak apa-apa?!" tanya Dani yang di jawab dengan anggukan oleh Serena


"Sebaiknya kita pergi sekarang sebelum Evan dan yang lainnya datang kesini"


Ketiganya lalu naik ke mobil yang sudah mereka siapkan dan langsung secepatnya pergi dari tempat tersebut, begitu pula para pengawal yang tadi mereka bawa ikut mengawal perjalanan mereka dengan kendaraan yang lain


***


Acara penutupan pameran seni itu berlangsung dengan meriah, terlihat dari banyaknya orang yang datang melebihi dari hari-hari sebelumnya


Senyum bahagia juga tidak lepas dari wajah Evan yang sejak tadi telah berada disana, ia telah menerima banyak ucapan selamat dari berbagai kalangan bahkan ada beberapa perusahaan yang mengajaknya untuk bekerja sama. Yah meskipun keberhasilannya kali ini semua berkat orang-orang kepercayaannya sedangkan ia hanya sibuk menghabiskan waktu dengan para wanitanya


"Maaf bos, ada laporan kalau ada sekelompok orang yang membebaskan nona Serena" bisik asistennya kepada Evan yang tengah bersiap untuk memberikan kata penutup pada acara tersebut


"Siap bos, sebagian anggota kita sekarang sedang menuju kesana karena menurut laporan dari yang berjaga disana orang-orang itu baru saja meninggalkan tempat itu"


"Tunggu apa lagi, kau juga susul mereka kalau perlu bawa semua pasukan yang kita punya. Pastikan Serena berhasil kita dapatkan kembali atau kalian semua akan merasakan akibatnya"


"Baik bos, saya permisi"


Evan mengepalkan tangannya, ia terpaksa harus mempercayakan semua kepada asistennya itu karena tidak mungkin ia tidak menghadiri acara yang penting ini


***


Dani menerima pesan dari Nisa yang mengabarkan kalau tiba-tiba semua pengawal Evan yang tadi bersamanya pergi dan hanya menyisakan Evan sendiri disana


"Kita harus berhati-hati, sepertinya Evan sudah mengetahui perbuatan kita"


"Darimana kau tau Dan?!" tanya Frans yang duduk di samping Dani yang sedang mengemudi

__ADS_1


"Nisa mengirim pesan katanya para pengawal Evan tiba-tiba saja pergi padahal acara disana belum selesai"


"Pasti Evan mengirim orang-orang itu untuk mengejar kita"


Belum selesai perbincangan mereka tiba-tiba dari arah depan sebuah mobil melintang menghalangi jalan mereka


"Itu.. itu mereka Dan!! sekarang kita harus bagaimana?!" tanya Serena Dengan tubuh bergetar ketika mengenali orang yang berada paling depan adalah salah satu yang menculiknya malam itu


"Tenang Sere, aku akan membawamu pergi dari sini bagaimanapun caranya" ucap Dani menggenggam tangan Serena menenangkannya


"Kau jangan kemana-mana, tetap di dalam mobil biar kami yang urus mereka" ucap Dani kemudian lalu melangkah keluar dari mobil yang di ikuti oleh Frans dan lainnya


"Cepat kembalikan nona Serena pada kami!!" kata pria itu ketus ketika Dani telah berdiri di hadapannya


"Jangan membuang waktu kalian, cepat menyingkir dari sini kalian menghalangi jalan"


"Kami tidak akan pergi dari sini sebelum kalian mengembalikan nona Serena"


"Sampai kapanpun saya tidak akan memberikan Serena kepada kalian"


"Ck.. ternyata kalian tidak bisa di ajak berbicara baik-baik, kalau begitu ayo kita serang mereka"


Perkelahian antara dua kubu pun tidak terhidari, meskipun kalah dalam segi jumlah namun hal itu tidak menciutkan nyali Dani dan pasukannya


Itu terlihat dari banyaknya pasukan lawan yang tidak sadarkan diri setelah menerima serangan dari mereka,beberapa juga ada yang mengalami luka ringan bahkan yang paling parah mengalami luka tusukan yang cukup serius


"Anda sebaiknya segera pergi dari sini Tuan, biar sisanya kami yang membereskan" ucap pengawal pribadi ayahnya sambil membukakan jalan supaya mobil Dani bisa lewat


Dani menurut perkataan pria tersebut, ia dan Frans buru-buru kembali ke mobil namun saat hendak pergi terlihat orang-orang dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya datang dan menghentikan mereka


Dani tetap melajukan mobilnya membuat orang-orang yang tadi menghalangi langsung berlarian menghindar sampai kemudian ada mobil lain yang menghadang membuat mobil mereka bertabrakan


Brakkkk!!!


Suara benturan mobil terdengar nyaring diantara suara perkelahian yang sedang terjadi, membuat mereka menghentikan perkelahian dan menatap kearah kedua mobil tersebut


Hal ini di manfaatkan oleh para bawahan Evan yang langsung membuka pintu mobil dan membawa pergi Serena yang sedang tak sadarkan diri karena perutnya yang membentur pintu saat tabrakan terjadi

__ADS_1


Sedangkan Frans dan Dani yang sama-sama mengalami luka serius di kepala karena membentur kaca di depannya. berbeda dengan Frans yang langsung tidak sadarkan diri, Dani masih memiliki sedikit kesadaran bahkan ia masih melihat saat Serena di bawa pergi tanpa ada yang menghentikan karena saat ini para pengawalnya terlalu terfokus menyelamatkannya yang sedang terluka


__ADS_2