
Pria itu membawa Clara ke sebuah hotel tidak jauh dari bar tempat ia bertemu dengan wanita itu. Disana lah ia mencapai puncak kenikmatannya bersama dengan wanita yang sudah menjadi incarannya beberapa tahun terakhir ini
"Terus baby..kau sungguh nikmat" pria itu semakin mempercepat gerakannya hingga akhirnya ia mencapai klimaksnya
Ia pun berbaring di samping Clara yang juga kelelahan karena pertarungan mereka yang berlangsung cukup lama. Tak lama kemudian Clara pun tertidur karena kelelahan serta masih dalam pengaruh alkohol yang di minumnya
***
Clara terbangun dengan kepala yang terasa mau pecah bahkan ia juga merasa sangat mual seakan semua isi perutnya akan keluar saat itu juga
Ia berlari ke kamar mandi tanpa menyadari kalau saat ini tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun yang menutupi. Setelah mengeluarkan semua isi perutnya ia hendak beranjak dari sana namun matanya menatap pantulan dirinya di cermin yang seketika membuatnya berteriak histeris
"Ada apa baby?! kau mengejutkanku" tanya pria itu yang langsung mendekati Clara saat mendengar teriakannya
"Ra-Rama!! apa yang kau lakukan di kamarku?!"
"Ini bukan kamarmu baby, ini hotel dan kita menginap disini semalam" ucap Rama santai sambil berjalan ke sofa dan menyalakan rokok yang di bawanya
"Hotel?! kenapa aku bisa ada disini?! cepat katakan Rama"
"Ckckckck...kau tidak sabaran sekali baby, sebaiknya cepat pakai bajumu atau aku akan kembali menerkammu seperti tadi malam" Sebelum tidur Rama sempat mengenakan boxernya kembali
Clara segera menyambar bajunya yang tergeletak di lantai kemudian secepatnya juga ia memakainya, tentu saja dengan pandangan mata Rama yang tidak lepas darinya
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan padaku Rama?! kenapa aku bisa ada disini dalam posisi polos begini?!"
"Kau mabuk baby jadi aku membawamu kesini karena aku tidak tau dimana alamatmu"
"Pembohong kau Rama!! itu hanya akal-akalanmu saja untuk menyentuhku"
"Terserah kau saja baby, tapi itulah kenyataannya" Rama menghembuskan asap dari bibirnya tapi matanya tidak sedetikpun ia lepaskan dari wajah Clara
"Bajing** kau Rama!! aku akan menuntutmu di pengadilan"
"Lakukan saja baby, aku masih punya bukti untuk membela diri karena semalam kau bahkan ikut menikmati permainanku" Rama terkekeh, ia tidak cukup bodoh dalam menghadapi gadis selicik Clara sehingga semalam ia sempat merekam aksi mereka berdua
"Itu karena aku sedang mabuk, breng***"
"Silahkan kau bermimpi karena aku tidak akan pernah mengatakan hal itu padamu"
"Apa perlu aku mengulanginya lagi supaya kau mengingat bagaimana suara desah**mu terdengar begitu menggairahkan" Rama mematikan rokoknya kemudian mendekati Clara dengan tatapan penuh na*su
"Berhenti disana atau aku akan menyuruh papaku untuk menghancurkan perusahaan orang tuamu"
"hahaha!!! kau terlalu jual mahal baby, pantas saja Rey mencampakkanmu"
"Apa maksudmu?! kau bahkan tidak tau banyak tentangku"
__ADS_1
"Semalam kau sendiri yang mengatakannya baby, apa kau lupa?!"
"Tidak mungkin!!"
"Terserah padamu, tapi sepertinya saat ini kau butuh bantuanku untuk membalaskan dendammu pada Rey. bukan begitu baby?!"
Clara tampak berpikir, akankah ia menerima penawaran Rama atau tidak namun tidak ada salahnya kalau ia menerima tawaran Rama setidaknya ia tidak harus turun tangan sendiri untuk membalas dendam pada Rey apalagi saat ini Leo juga sudah membuangnya
"Apa kau serius akan membantuku?!"
"Tentu saja baby, kau tinggal katakan apa yang kau ingin aku lakukan"
"Aku ingin kau membunuh istri Rey, apa kau sanggup melakukannya?!" tantang Clara
"Tentu saja baby, tapi semua itu harus ada bayarannya"
"Katakan saja, berapa yang kau minta pasti akan aku berikan"
"Aku tidak butuh uangmu baby, aku mau kau membayarnya dengan tubuhmu"
"Kalau cuma itu baiklah, aku terima" Clara tidak butuh waktu lama untuk berpikir yang penting keinginannya saat ini tercapai apapun akan ia lakukan
"Aku pastikan kau tidak akan menyesal baby, karena aku akan membawamu pada kenikmatan yang tidak pernah kau rasakan sebelumnya"
__ADS_1
Rama langsung membawa Clara dalam kungkungannya, menikmati tiap inci tubuh Clara yang begitu menggodanya. Kembali mencapai puncak kenikmatan untuk yang kesekian kalinya