
Rey memilih pulau B sebagai tempat untuk mereka berbulan madu, meskipun tempat itu bukan merupakan tujuan awal yang ia inginkan namun bujukan dari Serena yang tidak mau pergi jauh dari negaranya karena mengingat putra mereka yang masih kecil membuat Rey hanya bisa pasrah mengikuti kemauan sang istri
Setelah menempuh perjalanan dua jam lamanya mengendarai jet pribadi miliknya, disini lah mereka berada saat ini. Pulau dengan sejuta keindahan yang membuat siapa saja yang melihat akan berdecak kagum di buatnya
Begitu pula dengan Serena yang tidak henti-hentinya di buat terpukau dengan segala keindahan yang baru kali ini ia saksikan. Senyuman bahkan tidak lepas dari wajahnya sejak ia menampakkan kaki di tempat ini
"Apa kamu suka dengan tempat ini bee?!"
Serena hanya mengangguk, ia tidak bisa lagi menahan diri untuk tidak menyentuh birunya air laut yang ada di hadapannya. Melihat hal itu Rey pun tersenyum senang, cukup lama ia merindukan senyum yang telah membuatnya tidak bisa berpaling dari pemilik senyuman tersebut dan kini ia bisa melihatnya lagi
"Sebaiknya kita beristirahat dulu bee, kamu pasti lelah setelah perjalanan tadi"
"Aku tidak lelah mas, aku masih ingin berada disini"
Rey tidak ingin berdebat dengan istrinya itu maka ia memilih untuk menggendong Serena dan membawanya masuk ke villa yang sudah di siapkan untuk mereka tempati selama disana
"Huuffttt...aku kan masih ingin menikmati keindahan tempat ini mas"
"Kita masih lama disini bee, sore nanti juga kamu bisa kembali lagi kesana"
"Ya sudah, aku mau mandi dulu bajuku tadi sempat basah terkena air laut"
__ADS_1
"Kita mandi bersama saja bee, aku bisa membantu menggosok punggungmu"
"Ti-dak usah mas, aku mandi tidak lama nanti kita bisa gantian saja"
"Bukannya kita kesini untuk berbulan madu bee, masa mandi bersama masih belum boleh"
"Bukan tidak boleh mas cuma bukan hari ini. Kalau begitu aku mandi duluan" Serena secepat kilat masuk kedalam kamar mandi, ia takut rencananya mandi dengan tenang terusik oleh niat terselubung Rey padanya
Cukup lama Serena berada di kamar mandi untuk memanjakan dirinya membuat Rey yang menunggu akhirnya tertidur karena kelelahan. Melihat sang suami yang tertidur pulas, ia pun ikut merebahkan dirinya di samping Rey dan memeluk tubuh kekar itu
***
Tok!!tok!!tok!!!
Setelah Rey selesai mandi dan berpakaian, mereka pun menuju ke ruang makan yang telah tersaji berbagai macam hidangan
Mereka begitu menikmati makan malam romantis serta pemandangan malam yang lagi-lagi menghipnotis mata mereka dengan keindahannya
"Terima kasih untuk surga yang indah ini mas" ucap serena tulus dengan tetap memandang laut lepas di hadapannya sedangkan Rey sedang memeluk tubuh Serena dari belakang
"Masih ada surga yang lebih indah dari ini bee, malam ini aku akan membawamu kesana" bisik Rey di telinga Serena
__ADS_1
Serena hanya tersenyum kemudian berbalik badan dan mengec*p bibir Rey perlahan. Ia sadar ini waktunya untuk ia menyerahkan seluruh hidupnya untuk pria yang telah memberinya seorang putra. Pria yang sudah menunjukkan cinta yang besar untuknya serta pria yang akan menemaninya hingga tutup usia
"Kamu yang memulainya bee, setelah ini aku tidak akan melepaskanmu"
Rey menggendong tubuh Serena membawanya ke dalam kamar. Perlahan ia menc*um bibir ranum istrinya dengan penuh kelembutan hingga keduanya saling menyecap rasa masing-masing
Rey lalu menelusuri tiap sudut tubuh istrinya, meninggalkan jejak kepemilikan disana hingga suara d*sah*n beberapa kali lolos dari bibir Serena
Perlahan ia menanggalkan pakaian yang di kenakan Serena begitu pula dengan pakaiannya, sejujurnya ia sudah tidak bisa lagi menahan diri untuk secepatnya melakukan penyatuan dengan istrinya namun ia tidak mau ketergesaannya membuat Serena menjadi tidak nyaman bahkan membuat Serena tidak mau lagi melakukan hal itu dengannya
Kelihaian Rey membuat Serena terlupa akan rasa malunya, biasanya ia akan memalingkan wajahnya saat suaminya itu tidak berpakaian tapi kini ia bahkan terlalu menikmati dan tidak sadar akan kepolosan tubuhnya sendiri
"Ini belum seberapa sayang, kita baru saja memulainya" bisik Rey saat mengetahui Serena telah beberapa kali mengalami pelepasan karena ulahnya
Wajah Serena bersemu merah, ia terlalu lelah setelah beberapa kali mencapai puncaknya namun ia juga terlalu malu untuk menyuruh Rey segera melakukan tugasnya
Setelah puas bermain-main, Rey pun mulai melakukan penyatuan menikmati kenikmatan yang dulu pernah ia rasakan bahkan kali ini jauh lebih nikmat dari yang terakhir kali ia rasakan
Entah sudah beberapa kali keduanya mencapai puncaknya yang pasti saat ini hari telah berganti dan keduanya telah tertidur dengan saling mendekap
****
__ADS_1
mohon maaf updatenya terlalu lama 🙏 akhir-akhir ini saya lagi sibuk mengurus pesta nikahan adik mungkin setelah semuanya selesai saya sudah bisa update seperti biasa