PUTRI PETARUNG

PUTRI PETARUNG
Chapter : Wanita ini tak bisa diremeh kan


__ADS_3

...(๏ฝกล_ล)...


"Keparat! aku tadi nya ingin sekali bersantai santai sembari menikmati harta ku ini, tapi aku malah dihadapkan dengan kondisi seperti ini huhu." rengek nya dalam kereta dengan sebuah tusuk konde ditangan nya. tak lama kereta benar benar berhenti disuatu tempat yang benar benar sepi akan penduduk


Tiga orang berpakaian hitam keluar dari pepohonan dan semak semak. si kusir membuka gorden kereta dan secara tiba tiba saja mendapati kristal yang sedang memegang tusuk konde emas ditangan nya, kristal menusuk kedua mata pria itu menggunakan tusuk konde milik nya


Suara teriakan terdengar begitu keras, ia berlari disepanjang arah dengan memegangi kedua mata yang sudah berdarah itu. "rasakan itu!"ujar kristal tertawa lalu keluar melompat dari dalam kereta menghadapi ketiga penjahat lain nya


"Wanita sialan! balas kan dendam ku pada nya, kedua mata ku- kedua mata ku buta karena nya." pekik pria tadi kesakitan sambil berguling guling ditanah, ketiga penjahat menggeram lalu bergerak ingin menyerang kristal. kristal maju selangkah mengeluarkan ilmu bela diri yang ia pelajari dimasa hidup dulu


"Kalian para penjahat murahan! siapa yang telah menyuruh kalian hah?" tanya kristal diseling seling perkelahian. namun aneh nya kristal tidak mengeluarkan sedikit pun energi chi dan kekuatan yang lain nya, apakah ia sengaja melakukan hal tersebut?


"Kami tidak memiliki otoritas dalam menjawab pertanyaan mu, yang kami butuh hanya lah nyawa mu." jawab salah satu penjahat datar dengan terus menyerang kristal secara bersamaan. kristal berpura pura seakan ia tak mampu melawan para penjahat itu, ia sesekali menghindar supaya ketiga penjahat itu meninggal kan kesan gadis lemah pada nya


Pertarungan terus terjadi, para penjahat heran dengan kemampuan yang dimiliki oleh gadis yang menurut mereka lemah itu. kristal banyak memiliki titik lemah namun sulid bagi mereka untuk melumpuh kan kristal dan membunuh nya. kristal dengan segala kemampuan bela diri nya menyerang ketiga pria yang sudah terlihat lelah itu, "ahah, ini yang dinama kan pertahanan. meski lemah tapi aku memiliki pertahanan dalam tubuh ku." ejek kristal menendang salah satu dari mereka hingga terkapar ketanah


"Wanita ini tak bisa diremeh kan, aku harus segera menghabisi nya atau tidak aku lah yang kaan dihabisi oleh nya." batin salah dua penjahat bergerak melawan kristal dengan sebuah belati naga hitam yang ia keluarkan di kerah baju nya

__ADS_1


Kristal yang sibuk melawan salah satu dari penjahat itu, menjadi salah fokus dan kemudian bergerak dengan segera mengalah kan mereka."kalian sangat merepot kan! lihat lah jurusku ini." teriak nya mengayun kan kaki kebelakang lalu mengarah kedepan menendang pria didepan nya


"Jurus pemutus keturunan.." teriak nya menendang masa depan dari sang pria. mereka berteriak dengan memegangi fenis mereka dan tak lupa dengan segelintir cibiran memaki kristal


"Apa yang kau lakukan, kau membuat ku menjadi imponten." teriak salah tiga dari penjahat tersebut, sedang kan kedua lain nya terkapar dengan mata tertusuk dan tangan yang sudah berbalik arah kebelakang


"Jangan macam - macam dengan ku, keparat dungu seperti mu tak layak berhadapan dengan ku! aku bahkan tak mengeluarkan sedikit energi chi pun melawan kalian, tapi kalian masih tidak bisa mengalah kan ku? aku ini gadis yang berusia 16 tahun, sementara kalian sudah tua bangka!" maki kristal menginjak tubuh pria yang ia tendang fenis nya. sang pria memekik dengan kesakitan tiada tara itu


"Bunuh saja aku, kau gadis sialan tak tau malu berani sekali merusak masa depan ku." maki pria itu lirih dengan ekspresi wajah pasrah memikirkan masa depan yang suram tanpa fenis nya."membunuh mu? mana bisa aku membunuh mu, aku harus tahu dulu siapa yang telah menyuruh kalian?" ujar kristal pelan lalu berjongkok menampar nampar pipi pria itu berulang kali


"Katakan, kau tidak akan tahu akibat dari kebohongan mu, aku bisa saja menghabisi raga mu namun tidak dengan jiwa mu."jelas kristal mengolok dengan menampari kedua pipi pria itu. "sudah cukup, aku aku akan bilang pada mu." ujar pria itu yang akhir nya menyerah akan ancaman dari kristal


Kristal membola saat mendengar siapa yang ingin membunuh nya, ia menyengir sedikit lalu menendang tubuh pria itu sehingga terpelanting menghantam pepohonan. "mengapa kau menyerang ku lagi, kau sudah berjanji untuk melepaskan ku." pekik pria itu kesakitan dan memandang benci kearah kristal


"Dungu! emang aku pernah berjanji pada mu?" ejek kristal tersenyum mengejek lalu merentang kan tangan mengeluarkan elemen api ditangan nya dan mengarah kan pada tubuh sang pria


"Rasa kan sebuah kesakitan itu! kalau sudah berani membakar orang ya setidak nya harus berani dibakar oleh orang lain."ketus kristal dan terus menyalurkan api suci tingkat menengah ke arah pria itu. sang pria kesakitan dengan kulit yang perlahan menjadi kecoklatan dan rambut hangus dimakan oleh api. bau daging hangus tercium disekitaran sana,

__ADS_1


"Tak kusangka, mereka bisa seiri itu pada ku dan berniat ingin membunuh ku? kedepan nya aku harus lebih berhati hati lagi dalam mengenal seseorang." gumam nya menuju arah kereta lalu mengoyak sedikit kain gorden kereta dan memakai nya menjadi sebuah cadar. dengan terpaksa ia menjadi kusir dari kereta tersebut dan menuju arah jalan pulang ke kediaman ates


๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€๐Ÿฅ€


Didalam perjalanan kristal melewati kerumunan daerah yang terlihat begitu berantakan dengan sebuah bangunan yang hancur, kristal sedikit merasakan pirasat buruk. di jalan yang lain nya ia juga menemukan bangunan yang hangus dengan api, orang orang berkerumunan disana


Kristal menjadi semakin tidak enak hati dan dengan cepat memacu kuda menuju kediaman ates. tak lama ia sampai dan kemudia turun melompat, ia tercengang dan shock saat melihat pemandangan didepan nya


Kediaman yang tadi nya indah dan megah kini telah hancur menjadi serpihan abu. para penduduk melihat kristal dengan begitu prihatin, "ayah, bunda, kakak kalian dimana?" pekik kristal dengan mata merah hampir ingin menangis, ia masuk kedalam bangunan hancur itu dan terus memanggil keluarga nya


"Ayah, bunda, kakak kalian dimana? siapa yang melakukan hal ini?" kristal sedih lalu menangis kawatir. tak lama datang seorang wanita paruh baya berwajah teduh menghampiri kristal, ia menyentuh bahu kristal lalu berkata,"kau adalah gadis yang kuat, bersabar lah, keluarga mu baik baik saja dan sekarang mereka berada dikuil dan sedang menunggu kehadiran mu." ujar nya memberitahu dimana keluarga klan ates saat ini


Kristal bangun dan menyeka air mata nya, "si siapa yang telah melakukan ini? si siapa?" desak nya bertanya pada wanita paruh baya itu, "hmph mereka-mereka dari klan guso."ujar nya menunduk dan turut merasakan sakit yang dialami kristal


Semua mata tertuju pada kristal, mereka berbisik dan dan prihatin dengan keluarga klan ates. klan yang awal nya berjaya kini telah menjadi klan miskin dengan semua aset yang sudah hancur. bisnis mereka bahkan sudah dihancur kan oleh klan guso itu.


"Sialan! demi tuhan aku akan membalas kan dendam pada mereka." sumpah kristal murka dan dengan cepat menaiki kereta lalu memacu dengan laju

__ADS_1


Bersambung


๐Ÿฝ๐Ÿฝ


__ADS_2