PUTRI PETARUNG

PUTRI PETARUNG
Chapter :Teleportasi? "


__ADS_3

...٩(●˙—˙●)۶...


Hari sudah menjelang sore, kristal beserta keluarga nya sampai didepan sebuah kediaman besar dan megah dengan sebuah halaman dan taman yang luas, kristal terlihat ke lelahan lalu berjalan gontai membuka gerbang kediaman baru nya.


Hana beserta yang lain tercengang melihat penampakan yang begitu mengagumkan, rumah ini begitu besar dan bahkan lima kali lipat lebih besar dari kediaman klan ates terdahulu. bibir ketiga bersaudara terus terbuka dan tak bergeming sedikit pun, mereka sekarang tau bahwa seperti ini lah kehidupan di kekaisaran muo.


Mereka masuk dengan perlahan memperhatikan sekitaran kediaman, dengan berjalan di halaman menuju masuk kedalam rumah tersebut. dan akhirnya mereka masuk dan perlahan memperlihat kan sebuah ruangan besar dengan sebuah propeti dan interior mewan tergeletak dengan rapi, kristal melihat itu dengan puas dan tersenyum bangga


"Waww, ini sangat mengejutkan, bagaimana ada sebuah rumah dengan dekorasi seperti ini? aku benar benar menemukan hal baru yang seharus nya aku ketahui sejak awal." hong terpana dengan dekorasi dan bahkan keadaan ruangan yang begitu indah. sementara yang lain nya hanya diam menikmati keindahan suatu karya dari istana sutong tersebut


"Kalian pasti sangat lelah?, terutama bunda, bunda pasti lelah seharian berjalan menelusuri kekaisaran muo, yakan?" kristal nampak sedih dan memeluk sang bunda dengan manja, "tak masalah sayang," ujar hana lembut memurus pipi sang putri dengan kasih sayang yang begitu tulus


Semua nya nampak berjalan kelain haluan, masing masing dari mereka menelusuri kediaman yang begitu luas, yang mampu menampung 1000 orang sekaligus. setelah dirasa cukup puas berkeliling, mereka akhir nya saling bergumpul disebuah ruangan besar yang terletak sebuah meja dan kursi makan di tengah tengah ruangan itu. wajah mereka nampak ceria dan bahkan tak jarang bercanda satu sama lain

__ADS_1


"Hmmph, kristal dan kakak berpikir jika kita harus mencari 5000 prajurit, dan 200 pelayan wanita,, kita sangat membutuh kan itu karena mengingat pada kejadian sebelum nya yang sudah terjadi, dan bahkan penjagaan dan pertahanan klan ates sangat lemah dulu."ujar kristal berbicara tentang sebuah prajurit dan pelayan yang akan ia tetap kan sebagai pertahanan dan pengurus di kediamanan klan ates yang baru. "bunda dan ayah menyerah kan semua nya kepada kalian, kalian lah yang lebih mengerti tentang ini."jawab hana lembut dan menyerahkan segala sesuatu terhadap putra dan putri nya.


Ke empat nya saling pandang dan masing masing melempar kan senyum sinis mereka, "hehe, aku tidak yakin tidur mereka akan nyenyak setelah mengetahui jika orang yang pernah mereka tindas menjadi tinggi dari pada mereka, apa lagi si wajah meili dan memey sialan itu! huhf aku ingin sakali mencincang - cincang tubuh mereka." batin kristal sinis dan memikirkan suatu pikiran licik. "kakak, bagaimana kita jalan jalan malam ini?" ujar kristal tersenyum pepsoden dan sedikit mendesak, "jalan jalan? ta-tapi ayah dan bunda pasti akan sendiri disini, apalagi kediaman ini sangat besar dan tak ada penjagaan satu pun." ujar long sedikit ragu, "ah tenang saja, kami sudah memanggil kelima pelayan setia kita dulu, dalam hitungan kelima mereka pasti akan muncul." sambar bong tersenyum merangkul kristal seolah mereka sudah lama merencana kan rencana keluar malam ini


"Satu, dua, tiga, empat, lima...


Tring tring, ' suara lonceng didepan kediaman tiba tiba berbunyi dan dengan cepat hong berlari keluar dengan melewati berbagai ruangan dan waktu yang sedikit lama dikarenakan ukuran rumah begitu besar dan panjang. dan benar saja, kelima pelayan datang lalu menunduk hormat pada hong. "selamat malam tuan muda," sapa mereka begitu hormat, hong sedikit kaget namun cepat tersadar dan mempersilah kan kelima nya untuk masuk kedalam.


Kristal dan kedua kakak nya sedang asik bercanda dan mengobrol di ruang keluarga sambil menunggu hong dan pelayan tiba, "his lama sekali, bagaimana jika rencana kita gagal?" bisik bong pada kristal seolah menyembunyikan suatu hal dari kakak tertua mereka, long


"Ayo, sekarang kita sudah bisa pergi.. "ajak kristal senang merangkul sang kakak bong. "ya kita akan pergi dan bersenang senang." sambung hong menyetujui rencana keluar malam tersebut


"Seperti nya aku tidak bisa, setidak nya harus ada satu orang berjaga disini, kalian bersenang senang lah dan jangan lupa bawakan diriku oleh oleh ya."ujar long tak ingin ikut dikarenakan sebuah rasa khawatir terhadap sang bunda dan ayah nya. kristal dan kedua kakak nya sedikit kecewa namun mereka juga mengerti jika sang kakak ini memiliki rasa tanggung jawab yang teramat tinggi terhadap keluarga nya

__ADS_1


"Tak masalah, adik janji akan membawakan oleh oleh untuk kakak." ujar kristal tersenyum dengan memegang tangan bong seperti memberi tanda yang sudah mereka rencana kan,"oleh oleh apanya, kami saja keluar ingin pergi ke kekaisaran ling untuk mengerjai orang orang disana, pasti kakak long akan sangat menyesal karena tak bisa pergi dan menyaksikan hal tersebut secara langsung." batin kristal cekikikan,


Dan akhir nya mereka bertiga pergi keluar untuk segera menjalan kan rencana, kristal dan kedua kakak nya sudah berada di luar kediaman, wajah kristal terlihat serius lalu merentangkan tangan mengeluarkan sebuah cahaya putih dan mengarahkan pada bangunan itu. seketika saja bangunan hilang, karena sudah diselimuti oleh jaring jaring chi kristal, jujur saja bong dan hong sangat takjub dengan kemampuan yang dimiliki oleh adik mereka, bagaimana gadis berusia 16 tahun ini mampu memiliki kekuatan yang begitu besar? kristal benar benar seorang anak ajaib


"Adik, bagaimana ini terjadi?" gumam hong terpana karena sebuah bangunan megah yang baru saja ia lihat sekarang menghilang dan menimbul kan sebuah ilusi lahan kosong tak berisi.


Kristal dan bong saling tersenyum satu sama lain, mereka ini sangat akrab seperti seorang sahabat yang mengerti pikiran satu sama lain. "sebenarnya kita tidak akan pergi kepasar kota muo, akan tetapi kita akan pergi ke kekaisaran ling untuk bersenang senang." jujur bong terhadap adik nya, kristal mengangguk dengan senyum nakal diwajah nya


"Benarkah?" tanya hong senang seperti sudah mengerti apa yang akan mereka lakukan di kekaisaran ling nanti. "tapi, kekaisaran ling begitu jauh, kita akan lama sampai kesana." ujar hong kembali teringat sebuah jarak antara kekaisaran ling dan kekaisaran muo. wajah bong tiba tiba saja berubah bingung. benar juga, bagaimana hal ini tak terpikir kan sejak awal oleh nya


"Tenang saja, kita akan menggunakan teleportasi menunju kekaisaran ling." timpal kristal pada kedua kakak nya yang sudah kebingungan itu


"Teleportasi? "serempak mereka kaget, bagaimana mereka bisa melakukan teleportasi disaat mereka baru saja mencapai tingkat iron? kristal seperti nya sedang bercanda pada mereka

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2